
Drrrtttttt, bunyi handphone di atas meja kerja azwar.
"assalamu'alaikum, ada apa mam. " tanya azwar
"Walaikumsalam, kak mama masuk rumah sakit sekarang, mama akan di rawat karena kata dokter yang memeriksa mama,mama terkena stroke ringan dan darah tinggi.kak azwar bisa nggak kesini karena mama tidak mau di rawat di kamar VIP. Mama takut di kamar sendirian jadi mama di rawat di kamar yang memiliki 2 tempat tidur. "jawab imam
"kakak segera ke sana sekarang. " ucap azwar.
azwar segera menuju parkiran mobilnya, Dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. tak butuh waktu lama azwar sudah sampai di rumah sakit dan langsung memarkirkan mobilnya. azwar langsung menghubungi imam adiknya.
"assalamualaikum, imam kamu sekarang di mana kakak udah di rumah sakit. " ucap azwar.
"Walaikumsalam, kak aku sekarang di bagian administrasi kalau mama sudah di kamar rawat inap. kakak langsung ke administrasi aja ya karena imam bentar lagi ada jam kuliah. " jawab imam
"baiklah kamu tunggu kakak di sana. " ucap azwar.
azwar langsung pergi ke tempat bagian administrasi, dan dilihat nya imam sedang mengisi formulir rawat inap.
"imam." panggil azwar.
"ehhhh kakak udah sampai. kak formulir nya udah imam isi tinggi kakak tanda tangani aja." ucap imam sambil memberikan berkas rawat inap mamanya.
"baiklah biar kakak yang menyelesaikannya, " ucap azwar sambil ngambil berkas yang di kasih imam.
"kak, imam langsung mau kuliah ya, kakak jaga mama dulu," pinta imam
"ya udah pergi sana biar kakak yang jaga mama. " ucap azwar sambil menanda tangani berkas rawat inap mamanya
imam langsung berpamitan kepada kakaknya. setelah administrasi selesai azwar langsung menuju kamar rawat inap mamanya. sampai di kamar mamanya azwar melihat mamanya sedang di papah seorang gadis, dilihat nya gadis kecil itu. dengan telaten gadis itu membantu mamanya kembali berbaring di atas ranjang nya.
azwar mendekati mereka sambil tersenyum.
"Terima kasih, " ucap azwar kepada gadis yang telah membantu mamanya
terdengar suara dari ranjang sebelah.
"nis ganteng tu anak ibu itu lebih ganteng dari dokter bawel yang ngerawat aku lho. "ucap gadis yang terbaring di ranjang sebelah.
gadis yang di depan azwar itu langsung menundukkan pandangannya. dan kembali ke kursi yang berada di samping ranjang gadis itu.
" kamu ini apa-apaan si amira bikin malu aja. "ucap Annisa sambil memanyunkan bibir nya.
azwar yang melihat tingkah Annisa tersenyum
"mulailah ini merajuk nya, " jawab amira sambil memutarkan bola matanya.
Tiba-tiba mama memperkenalkan diri dan juga memperkenalkan aku. dan selanjutnya gadis itu juga memperkenalkan dirinya dan sepupunya. ternyata nama gadis itu Annisa dan sepupunya bernama Amirah.
******
Azwar mendengar suara azan dari ponsel Annisa, Annisa langsung beranjak pamit kepada amira untuk shalat azhar.
"Amira aku ke masjid dulu ya mau shalat kamu nggak apa kan aku tinggal kan udah ada teman kamu disini. itu ada ibu aisyah sama anak nya yang kamu bilang ganteng itu, " kata Annisa kepada sepupunya amira.
Azwar yang mendengar itu langsung mamanggil Annisa yang handak pergi.
__ADS_1
"nisa, " panggil azwar
saat itu Annisa langsung menoleh ketika azwar memanggilnya. jantung Azwar langsung berdegup kencang. saat melihat wajah Annisa.
"iya kak ada apa? ,"sahut Annisa
" mau shalat ya, boleh kita pergi bareng karena aku tidak tahu jalan menuju masjid. "jawab azwar gugup, dan untuk menutupi gugup nya azwar tersenyum kepada Annisa.
" ayo kak kalau mau bareng. "jawab Annisa.
membuat senyum terbit lagi di bibir azwar.
Tiba-tiba terdengar sorakan dari amira.
" ciee cieee yang mau bareng, "teriak amira
" apaan kamu ini amira, bikin malu aja
. "sahut Annisa.
Azwar yang mendengar itu hanya tersenyum.
Azwar dan Annisa berjalan beriringan, azwar memandangi Annisa sepanjang jalan,azwar melihat rambut hitam panjang Annisa.
" sial kenapa hanya melihat rambut hitam panjangnya hatiku ini tambah kacau. "batin azwar.
azwar mulai menanyakan nama lengkap Annisa.setidaknya basa basi untuk menutupi perasaannya saat ini.
" dek siapa nama lengkap mu kalau boleh kakak tau? . "tanya azwar
tapi yang di tanya hanya diam. azwar berani kan diri untuk bertanya lagi
" Nama lengkap aku Annisa Al Latif kak, "jawab Annisa
Azwar tersenyum senang mendengarnya.
" emang ada apa kak azwar bertanya nama lengkap ku. "tanya Annisa kembali.
Azwar gelagapan dengan pertanyaan Annisa.
" Nama kamu bagus nis seperti orang nya, perempuan lembut, tapi akan lebih cantik lagi jika rambut yang hitam panjang ini di tutup dengan hijab nis. "jawab azwar gugup, karena takut kalau Annisa tersinggung.
Azwar melihat Annisa yang mengerjitkan kening.membuatnya bingung.
"apakah Annisa tersinggung dengan ucapan ku kenapa pula aku berkata seperti itu, sial. " batin azwar.
"maksudnya kak apa? , "Annisa kembali bertanya.
"nis kakak liat nisa yang sudah berpakaian tertutup tapi kenapa belum pakai hijab. "
"kamu akan lebih cantik luar dalam jika kamu menjaga dirimu dari pandangan laki-laki. apa lagi kamu seorang perempuan yang mengerti soal agama. "jawab azwar kepada Annisa.
Azwar lihat Annisa hanya diam dan itu membuat Azwar menyesal mengatakan itu.
"nis, kok diam apa kakak menyinggung nisa? ".tanya Azwar dengan rasa bersalah.
__ADS_1
"tidak kak, kakak benar kok. " jawab nisa.
"ayo kak kita sudah sampai, di sana tempat wudhu laki-laki nya. "ucap Annisa kepada azwar
Azwar tersenyum dan beranjak menuju tempat yang ditujukan oleh Annisa.
setelah Azwar melaksanakan shalat, Azwar melihat Annisa yang melamun sambil melipat mukenah nya.
Azwar keluar dari masjid dan menunggu Annisa. tak lama kemudian Azwar melihat Annisa keluar.
"nis udah shalat nya, kok kamu jadi ngelamun gitu abis shalat? " tanya azwar sambil melihat Annisa yang sepertinya masih ngelamun.
"kak azwar masih disini? " tanya Annisa tanpa menjawab pertanyaan dari azwar
aku menarik nafas sambil melihat Annisa, ada rasa penyesalan di hati karena kata kata yang tadi ia ucapkan kepada Annisa.
"nis kita pergi nya bareng kok pulangnya sendiri sendiri. " jawab azwar, azwar merasa Annisa sudah tak nyaman dengannya.
"ah bener juga ya kak. " ucap Annisa sambil tersenyum.
senyuman Annisa membuat Azwar sedikit lega paling tidak mengurangi rasa bersalahnya kepada Annisa. Azwar menggerutui dirinya yang sok menasehati nya.
"ayo kak kita pulang ke kamar nanti Amira ngambek lagi karena lama. " ucap Annisa kepada azwar
Azwar dan Annisa berjalan beriringan, tetapi azwar masih memperhatikan Annisa, azwar hanya merasa ada yang beda dari Annisa. entah mengapa azwar merasakan jantungnya berdetak kencang disaat melihat bahkan dekat dengan Annisa.ketika azwar sibuk memperhatikan Annisa, Azwar merasa Annisa mulai merasa tidak nyaman.
"nisa masih seorang pelajar SMA?" pertanyaan itu azwar keluar kan untuk mencairkan suasana.
Dan di jawab dengan anggukan dari Annisa.
"ah mungkin Annisa sekarang merasakan takut, lagian kenapa pula aku ini. " batin azwar
"nisa sekarang kelas berapa? " tanya azwar kembali
" kelas 3 kak. "jawab Annisa.
"tidak salah ini perasaan, menyukai gadis remaja yang masih SMA bahkan masih duduk di kelas 2," batin azwar
Azwar terus menggerutui dirinya dan perasaannya, tapi bukan kah cinta itu fitra setiap manusia. apa salahnya jika Ia menyukai nya. bukankah perasaannya itu pada gadis remaja yang masih sendiri, bukan pada wanita yang telah bersuami, pikir azwar.
Tak berapa lama azwar dan Annisa sampai di pintu kamar dan terdengar suara teriakan dari amira.
"ciee cieee yang shalat bareng. "terik amira.
Azwar melihat Annisa melotot kan mata ke amira, sungguh tingkah Annisa membuat azwar semakin gemas.
"nisa kenapa kamu melotot begitu, apa kamu kesambet ketika habis shalat, " teriak amira.
"mana ada amira. kamu itu sedang sakit tapi kamu tetap saja suka jahil. " jawab Annisa dengan kesalnya
tapi menjadi pemandangan yang menarik buat azwar.
"kak azwar, kakak tau ngga kalau Annisa ini jomblo berkarat, " ucap amira
yang membuat senyum di bibir azwar.
__ADS_1
Azwar melihat Annisa mencubit pipi amira sehingga amira merasakan kesakitan,
"auu sakit nisa. " teriak amira.