Sang Pembelah Hati

Sang Pembelah Hati
Perang Batin Dan Cinta


__ADS_3

Andri yang tak tahu harus kemana ia melangkah setelah melalui malam romantisnya dengan Citra, akhirnya pilihan Andri jatuh untuk bermalam di sebuah masjid, setelah meminta izin kepada marbot masjid untuk menginap disana dengan alasan ia datang dari teemoat yang jauh dan sudah terlalu malam untuk mendatangi rumah saudaranya. Marbot masjid yang baik hati menerimanya dengan baik dan memyiapkan tempat yang aman buat motor Andri dan Andri segera mengucapkan terima kasih dan segera melaksanakan sholat isya.


Andri tak bisa tidur memikirkan kedua wanita yang sekarang mengisi hatinya. Citra sudah jelas memberi tanda-tanda sudah tinggal menunggu Andri mengungkapkan cintanya, tapi benih cintanya kepada Julia justru semakin berbunga-bunga kembali beberapa pekan terakhir ini. Dari awal pertemuannya dengan Julia ia begitu mencintainya, tapi perjalanan rumah tangganya setelah ia menikahi Julia selama ini Andri merasakan sulit mendapatkan cinta Julia seutuhnya. Kehadiran kedua anaknya yang menghiasi hubungan mereka berdua menambah cinta dan tanggung jawabnya untuk terus bertahan dan mencoba berbagai macam cara untuk membahagiakan dan mendapatkan hati Julia. Kehadiran Citra telah membuat komitmennya goyah


Andri teringat masa lalu ketika ia harus memilih antara meniti masa depannya setelah lulus SMA sesuai harapannya, bekerja sambil kuliah menggapai titel insinyur mesin yang didambakannya atau menyelamatkan Julia yang saat itu sudah depresi dan akan bunuh diri karena mengandung seorang anak hasil hubungannya dengan Guntur. Ketika ia memutuskan untuk meyelamatkan Julia tentu saja menjadi perdebatan antara dia dan kedua orangtuanya. Ibunya menangis karena anak lelaki harapannya harus menanggung beban hidup orang lain diusia yang masih sangat muda, tapi untunglah ia memiliki ayah yang luar biasa bijaksana.


"Kau yakin dengan keputusanmu Andri? Karena kau harus bertanggung jawab seumur hidupmu Andri, bukan cuma sampai anak itu lahir." Ayahnya menatap tajam kepada Andri.


"Apakah kau benar-benar mencintainya ataukah kau hanya kasihan? Kalau kau hanya kasihan aku sarankan kau batalkan keputusanmu, perasaan kasihan itu sangat lemah." Kembali ayahnya bertanya.

__ADS_1


"Aku mencintai Julia sejak dahulu Ayah!" Andri menjawab mantap.


"Apakah ia mencintaimu Andri? Ibunya bertanya dalam isak tangisnya, Andri tak bisa menjawab, ia tak tahu perasaan Julia terhadapnya, bahkan Julia selama ini menarik batas kepada Andri. Baru setelah ia tahu sedang hamil Andrilah yang Julia cari sebagai teman tempat mencurahkan segala persoalannya dan Andri yakin itu bukan karena cinta tapi karena hanya Andri yang tahu rahasia Julia.


"Itu tak penting Bu, cinta wanita bisa datang dan tumbuh nanti kalau Andri benar mencintainya, yang penting Andri mau bertanggung jawab dan berjuang untuk hidupnya dan hidup Julia. Kau sendiri dahulu tak mencintaiku kan? Tapi lihatlah sekarang kau bahkan tak mau jauh dariku." Ayah Andri menggoda istrinya, istrinya tersenyum dan tertawa disela tangisannya.


"Ah Mas! Kau masih meragukan cintaku setelah kuberikan kau tiga anak yang luar biasa?" kali ini Ayahnya andri yang teraenyum dan menggengam tangan istrinya. Ibunya Andri membalas gengamamn suaminya dan melanjutkan ucapannya.


"Betul Andri, apalagi kami tak bisa bantu banyak kecuali memberi restu dan doa saja bagimu, dua adikmu masih harus Ayah perjuangkan untuk bisa tamat sekolahnya. Kau harus benar-benar mantap dengan pilihanmu Andri." Andri langsung menghampiri dan memeluk ayahnya, Kemudian ia memeluk ibunya.

__ADS_1


"Doa dan restu Ayah dan Ibu sudah cukup buatku, Aku akan berusaha sedapat mungkin tidak merepotkan kalian."


Menghadapi orangtua Julia lain lagi peroalannya dan lebih menguras emosi Andri. Apalagi sebelum Andri datang kerumah orang tua Julia, kehamilan Julia sudah diketahui oleh kedua orangtuanya. Yang lebih parah lagi ternyata Guntur tak pernah sekalipun datang memperlihatkan batang hidungnya memperkenalkan diri sebagai pacar kepada orangtuanya Julia. Akibatnya Andri menjadi sasaran tembak emosi dan kekecewaan orangtua Julia. Baik Andri atau Julia tak mengatakan kalau Anak yang dikandung Julia adalah anaknya Guntur. Niat baik Andri yang siap bertanggung jawab menjadi bumerang buatnya. Hampir saja terjadi perkelahian diantara mereka andaikata tak dilerai oleh adik lelaki Julia dan sekurity mereka.


Andri datang menghadapi orangtua Julia ketika Julia sudah terusir dari rumahnya dan datang kerumah Andri sambil menangis tak tahu harus berbuat apa. Andri menghadapi sendirian kemarahan orangtua Julia yang menuduhnya telah mencemari anaknya dan merusak reputasi mereka. Apalagi saat itu ayahnya Julia sedang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.


Begitu juga ketika Andri dan kedua orangtuanya datang untuk melamar Julia. Mereka sudah tak perduli nasib anaknya dan bersikap masa bodoh. Jadilah pernikahan mereka tak dihadiri oleh kedua orangtua Julia. Begitu juga setelah anak dikandungan Julia sudah lahir. Mereka pernah mencoba datang untuk menyambung kembali silahturahmi yang terputus namun kedatangan mereka ditolak mentah-mentah oleh kedua orang tua Julia, bahkan Andri dan keluarganya tak berhasil menembus pintu gerbang yang dikawal penjaga.


Andri mengeluarkan ponselnya dan melihat foto kedua anaknya. Ia begitu mencintai mereka dan kerinduannya akan memuncak ketika satu hari saja tak bertemu keduanya. Andri tak bisa mengerti bagaimana orangtua Julia bisa mengabaikan satu-satunya anak perempuan mereka hanya karena kepentingan pencitraan, karier dan harga diri.

__ADS_1


Membandingkan perbuatan orangtua Julia yang meninggalkan anaknya demi karier bagaimana dengan dirinya sendiri? Yang akan meninggalkan Julia karena nafsu syahwatnya. Meninggalkan Julia juga berarti memutuskan hubungan langsung dengan anak-anaknya, anak -anak yang orangtuanya berpisah pasti memiliki masalah psikologis dikemudian hari. Kalau ia lakukan artinya ia tak jauh beda bejatnya seperti orangtua Julia. Kalau orangtua Julia beruntung karena anaknya ada ditangan Andri bagaimana kalau anak-anaknya malah terjerumus kepada pergaulan yang salah? Bulu kuduk Andri langsung berdiri ketika membayangkannya.


Jam sudah menunjukkan pukul dua pagi. Matanya tak bisa dipejamkan. Kepala Andri menjadi semakin berat ketika sosok Citra yang tadi malam bersamanya dengan gaunnya yang indah yang menunjukan sisi feminim dan sensualitasnya, kecantikannya, senyumnya yang mempesona, tawa riangnya tak juga mampu hilang dari benaknya. Andri tahu hanya ada satu solusi untuk menyelesaikan persoalannya. Ia bangkit berdiri mengambil air wudhu dan mengerjakan sholat malam dan sholat istikharah memohon petunjuk dan jalan yang terbaik buatnya.


__ADS_2