Sang Penakluk Hati Mas Bulan

Sang Penakluk Hati Mas Bulan
Prolog


__ADS_3

Adelia cepat cepat mematikan lampu, lalu berpura pura tidur setelah mendengar jejak kaki di luar. ia merasa takut karena ia sedang di tinggal sendiri, sang ibu sedang pergi beberapa hari ke rumah paman nya.


Tubuh nya mengeluarkan keringat dingin, ia berharap ada seseorang yang bisa membantunya. Sekarang ia sudah merasakan cukup tenang, namun ia masih merasa takut. Tiba tiba, di luar rumah seperti ada yang melempar batu setelah ia mengintip dari jendela ternyata tidak ada siapa siapa.


Ia mulai mengabaikan semua itu, Adelia merasa haus akibat tadi ia lupa minum setelah makan. Lalu ia memberanikan diri untuk keluar dari kamar nya hanya ingin membawa segelas cangkir es teh dan makanan ringan kembali agar ketika ia merasa lapar ia tidak perlu untuk pergi ke dapur.


...~ π‘Ίπ’Œπ’Šπ’‘ π’‘π’‚π’ˆπ’Š~...


Matahari yang cerah menyilaukan mata Adelia, sedikit demi sedikit ia membuka mata akibat silau. Setelah membuka mata ia masih merasa takut, tanpa pikir panjang Adelia langsung menelpon teman nya.


"Lo bisa nginep di rumah gue gak? gue gak ada temen di rumah" mohon nya kepada Joy. Yes, teman nya ialah Joy. Joy adalah teman SMP, ia adalah cucu kolongmerat. Joy adalah gadis yang sangat cantik, good looking dan body goals. Banyak sekali pria yang menyukai nya, hampir semua pria ia jadikan pacar. Namun, berbeda dengan Adelia. Ia memiliki muka baby face, cute, and good looking. Hanya saja ia memiliki badan yang sedikit gemuk, tapi dengan keadaan nya yang seperti itu ia tidak pernah insecure kepada teman nya.

__ADS_1


Setelah Joy sampai di rumah nya, Ia merasa lega karena Joy membawa para pembantu nya untuk ikut menginap. Joy kemana mana memang harus membawa pembantu nya, ia memang sedikit manja.


"Hi Joy" Sapa Adelia, Joy sedikit kaget dengan rumah yang di tempati oleh Adelia.


"Kenapa Joy?" tanya Adelia yang tidak tau ada apa yang terjadi pada Joy.


"Aaaa Adelia gw kangen banget, terakhir kali ketemu pas lo mau jenguk nenek lo ke palembanh. sekarang lo udah balik lagi ke sini" ucap nya sangat gembira.


"Iya gapapa sans aja, btw lo kenapa kayak takut gitu waktu nelpon gue?" tanya Joy penasaran.


"Semalem gw itu kayak di ganggu, gw semalem denger ada suara orang kayak jalan di depan rumah. Kamar gw kan di bawah tuh deket sama taman rumah nah suara nya tuh di deket situ. makanya gw minta di temenin biar ada temen." jelas Adelia.

__ADS_1


"Ouh gitu, yaudah sekarang lo jangan takut okay. Di sini ada gw, ada bibi Mirnah, Bibi Wisya, Bibi Jasmine, Bibi Tika, dan ada paman Mahmud" ucap nya.


"Eh sampe lupa aku, ayok masuk kuta ngobrol di dalem aja biar enak" ajak ku


Aku pun menyuruh mereka untuk masuk ke dalam rumah, para pembantu Joy sangat sibuk membantu ku membereskan rumah. Aku sangat bahagia dengan kedatangan teman smp ku.


"Joy mari kira nonton di bioskop" ajak ku kepada nya.


"wah boleh tuh, ayo ayo bentar aku siap siap dulu" ucap nya, Adelia menunggu di ruang tengah nya yang mewah. Tidak butuh waktu lama untuk menunggu nya, ia sudah siap dengan tampilan nya yang sempurna.


"Penampilan aku gimana? bagus gak?" tanya Joy. Adelia hanya mengacungkan jempol kepada nya, ia kegirangan denagn respon Adelia.

__ADS_1


__ADS_2