Sang Penakluk Hati Mas Bulan

Sang Penakluk Hati Mas Bulan
Chapter 17


__ADS_3

Keesokan paginya, adelia bangun pagi buta. Ia mrnatap cermin, dan terus berpitar putar di depan cermin. lalu ia pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan bersiap untuk lari pagi.


ketika di jalan, banyak sekali yang menertawakan nya hanya karena ia berbadan gemuk.


"buat apa ya dia olahraga, gak bakal ngecilin badan nya juga" ucap orang orang yang sedang berolahraga dengan nada meremehkan nya.


"stt gak boleh gitu"


"ih liat deh, ngapain si gendut ini olahraga ya"


Banyak sekali orang yang meremehkan nya, ia hanya bisa menahan rasa sakit di dalam hati nya.


"sabar sabar, mereka hanya bisa menilai tanpa melihat perjuangan orang lain" batin adelia.


Setelah selesai ia berolahraga, ia kembali ke rumah. Kali ini dia benar benar olahraga dengan sangat serius. Keringat bercucuran di seluruh tubuh nya. Ketika sampai di rumah, ia ambruk di ruang tamu sedangkan. Ah ini sangat memalukan pastinya. Sedangkan rumah sedang menerima tamu, ia rekan kerja ayah.


"KAMU KENAPA ADELIA?!" tanya ayah panik.


"hah....hah..." hanya terdengar nafas Adelia yabg masih terengah engah.


"i'm... O-okay." ucap nya .


"siapa dia?" tanya tamu ayah.


"anak saya yang kedua, Adelia." jawab ayah santai.


"loh bukan nya dulu badan kamu kecil nak?! Kok sekarang jadi kayak gini. Ya ampun, nanti om bantuin kamu biar qcepet kurus lagi." ujar tamu itu sangat khawatir.


"maaf om Darlen aku bisa sendiri kok," sahut Adelia, dengan nafas yang belum teratur. keringatnya terus bercucuran.


"udah sekarang kamu mandi, terus istirahat ya." titah Ayah.


3 bulan berlalu


"ah udaranya seger banget, ngapain ya hari ini?" ucap Adelia.

__ADS_1


"bosen kalo lari pagi, ngapain ya? nonton sofia aja deh di kamar." gumam nya.


ia membuka ipad nya dan mencari film Sofia the first di you tube. Ia asik sendiri hingga tak sadar bahwa kakak Garnia memanggilnya sedari tadi.


"ADELIA KAMU DENGER GAK SIH?!" teriak Garnia dari luar kamar Adelia.


Tok....tok....tok...


"BUKA PINTUNYA ADELIA GLORIA!!" teriaknya lagi.


"ih kakak kenapa pula teriak teriak?" gumam nya lalu buru buru membuka pintu kamarnya itu. Sudah terlihat dari wajah kak Garnia ia marah besar pada Adelia.


"maaf tadi lagi nonton sofia soalnya," ucap nya pelan.


"kamu niat gak sih ketemu sama mereka?! Mereka udah nunggu kamu loh di cafe, kamu dari tadi malah santai santai?!" omel kak Garnia.


"aku gak niat, yang niat banget kan mama. Bodo amat biarin aja mereka nungguin aku." ucap nya tak acuh.


"pakai baju ini, kakak bakal tunggu kamu di kamar!" titah nya dengan penuh amarah sembari menyodorkan dress yang indah yang cocok di tubuh Adelia.



"BURUAN ADELIA GLORIA, BUKAN FOTO FOTO TERUS KAMU!" omel nya lagi.


"hah iya iya, bawel" ucap nya lalu kabur sebelum ia kena amukkan ganas kakaknya.


Sesampainya di cafe, cafe benar benar penuh, ini sepertinya mereka mengadakan pesta di cafe ini. pertemuan pertama tapi kayak sekalian lamaran besar besaran. Adelia hanya bisa menganga di depan pintu masuk. Orang yang akan ia temui mereka semua juga hanya menganga melihat penampilan Adelia.


"itu yang di tweet tadi gak sih?" tany Galang.


"iya anjing, itu orang nya. Lebih cakep real anjir serius," ucap Jack.


"gila sih dia di suruh milih di antara kita loh, nanti kalo di antar kita yang kepilih kita jangan sampe musuhan ya?" ucap Denis anak yang benar benar so sweet.


"mama aku pulang aja ya?" rengek Adelia.

__ADS_1


"ngadi ngadi kamu, udah ayo sini." ajak nya, Adelia hanya pasrah mengikuti semua kemauan mama.


"halo jeng, ini anak kamu. Astaga cantik banget!" ucap tante yunita. orang yang glamor tapi sangat baik hati.


"kalo aku di suruh milih mending milih tante yunita sih tapi anak nya yang mana ya?" batin Adelia.


"ih udah besar kamu? Cantik banget tuhan, udah makan belum? Nanti ikut tante belanja yuk?" ajak tante Wisya, orang yang cerewet, tukang foya foya.


"enggak tante makssih." jawab Adelia.


"ya tuhan baik banget," puji tante Ririn, orang licik. Ia pernah merebut harta dan suaminya tante Wisya.


"hahaha makasih tante juga jelek," ucap Adelia keceplosan.


"eh maksud nya itu, cantik iya cantik." ralatnya.


"sini sini kami kenalin kamu sama anak kita." ucap nya.


"ini Galang, dia seumuran sama kamu. Dia anak tante Yunita." ucap Mama.


"ini Jack, dia juga seumuran sama kamu. Dia anak tante Wisya. " sambung mama.


"Dan ini, pria lucuk sedunia, so sweet sekali, seumuran lagi sama kamu. Dia anak tante Ririn." sambung mama lagi.


"jadi kamu mau ajak date yang mana?" tanya tante Yunita penasaran.


"bingung, gak tau deh. Gimana nanti aja," ucap nya lalu pergi mencari tenpat duduk.


"hahah maaf ya, nanti saya bujuk dia dulu." saran mama.


"kamu yang bener aja, masa gimana nanti. Tapi kalo kata mama sih mending Galang serius," saran mama.


"tau ah pusing aku." pasrah Adelia.


"ayo cepet pilih," paksa mama, ia menarik Adelia agar bangkit dari tempat duduk nya dan harus memilih dianatar mereka atau pilih semua nya.

__ADS_1


"gila mama suruh gw pilih semua, mati kali gw anjir." batin nya tertekan.


__ADS_2