
dua bulan kemudian
"lang, galang!" panggil nya dengan lembut ketika Galang sedang syuting.
"apa sayang? Mau apa hm?" tanya galang lembut.
"aku pengen bakso lang, beliin." pinta Adel, entah mengapa ia akhir akhir ini sering merasa lapar dan emosional nya sangat naik turun.
"itu es krim aja gak kamu makan loh, cuman di makan sedikit. Makan itu aja dulu," ujar Galang.
"aku mau nya Bakso Galang!" rengek nya, ia benar benar ingin bakso.
"yaudah minta ke menejer buat beliin bakso," titah galang.
"pak menejer, aku boleh minta beliin bakso gak?" tanya Adel pada menejer Galang.
"boleh," jawab nya lalu menyuruh orang untuk membelikan bakso.
"perasaan di sini gw status nya menejer, tapi gw di suruh beli ini itu mulu ma ni orang!" batin pak menejer.
skip makan bakso
"pelan pelan bu makan bakso nya," ucap pak mrnejer.
"jangan panggil ibu, aku bukan ibu ibu." kesal Adel.
"iya iya maaf," sahutnya.
"oke istirahat," ucap sutradara.
"sekarang anda harus memakai pakaian ini tuan," ucap desainer di sana.
"saya istirahat dulu ya," ujar galang.
"baik tuan," sahutnya.
"minta dong, bu." pinta Galang.
"gak boleh," tolak Adel dengan mulut yang sibuk mengunyah.
"kamu kenapa sih? Akhir akhir ini banyak makan, beli ini itu tapi gak di makan. Kamu kenapa hm?" tanya Galang heran pada Adelia.
"gak tau " jawab nya.
"boleh gak aku ke markas nanti malem, aku pengen main." izin Adelia pada Galang.
"boleh tapi aku ikut ya?" ucap Galang.
"iya boleh," jawab Adel.
skip malam
"hi guys, aku comeback." teriak Adelia.
"ibu bos!" teriak mereka kesenangan.
"ibu pinjem dulu ya temen nya, ganteng banget soalnya." izin Uci.
"iya uci bawa aja," sahut Adel.
Namun tiba tiba Adelia merasa mual, dan pusing. Ia meminta bantuan pada Galang, dan Galang dengan sigap langsung berlari pada nya.
"kamu kenapa?" tanya galang khawatir.
"mual, huek!" ucap Adel, dan berlari menuju kamar mandi di sana.
"kamu kenapa sayang?" tanya nya lagi.
"aku mual, sama pusing. Gak tau kenapa, ah mungkin aku kurang tidur!" jawab nya santai.
"haikal, miras nya jangan lupa ya." pinta Adelia pada Haikal.
"lang, dia hamil kayak nya. Dia mual sama pusing lang, bawa dia kedokter ya nanti. Tapi lo sekarang jangan larang kemauan dia, nanti bayi nya ileran mau lo." bisik Haikal yang sudah berpengalaman.
"gak, kamu gak boleh minum miras. Minum susu aja," tolak Galang.
"pokoknya gw mau minum itu hari ini, titik gak pake koma lagi." elak Adel.
"tada, ini minuman nya. Silahkan di minum ya," ucap haikal.
"biar gw yang minum," sahut Galang lalu ia meneguk gelas yang berisi minuman alkohol itu.
"huaaa, mama aku pengen itu mama." tangisan itu terdengar di kamar mandi.
"bawa dia pulang lang, udah gak bener kalo gini. Bawa lang," titah Haikal pada Galang.
__ADS_1
"gw cabut dulu ya," ucap Galang dengan dirinya yang sempoyongan karena meminum alkohol satu gelas penuh.
"gw anter lo deh," ucap Jans.
"oke makasih." sahutnya.
"hiks...,mama Galang jahat. Huaaa!" tangisan ktu semakin keras.
skip di hotel
"awas jangan deket deket!" usir Adel.
"sayang, aku dimana?" tanya Galang.
"bodo amat gw marah sama lo!" batin Adelia.
skip pagi
"aduh pusing" keluh Galang.
"sayang," panggil nya setengah merengek.
"lang gw mau pergi, lo di sini dulu ya. Kalo mau makan ada di meja, gw mo pergi bentar aja." ucap Adelia selepas tu Adelia melenggang pergi.
"kenapa sih tu anak?" batin Galang.
skip
"kak aku kenapa?" tanya Adelia pada Garnia.
"dek serius?" tanya Garnia balik.
"aku kenapa kak?" tanya nya lagi.
"kamu hamil dek, selamat!" ucap Garnia sangat bahagia lalu memeluk sang adik.
"arggghhhh!" teriak Adelia.
"Gw gak suci lagi?! Gw hamil?" ucap nya spontan ia shock mendengar ucapan kakak nya.
"kamu gak seneng hamil?" tanya kakak.
"aku gak mau hamil, tolong siapa yang bisa gugurin kehamilan gw. Gw gak mau!" ucap Adelia.
"del kakak kasih tau ya ke mama sama ayah," ujar Kakak.
skip
"udah pulang yang?" tanya Galang.
"keliatan nya?" ketus Adelia.
"gak biasanya ni anak," batin Galang.
"udah makan sayang?" tanya nya lagi.
"diem!" bentak Adelia.
"halo bun, iya kenapa?" tanya galang yang tiba tiba mendapatkan telpon dari bunda.
"galang ajak istri mu ke sini, mama mau ketemu dia!" teriak mama.
"loh mama juga ada di sana?" tanya Galang.
"cepet bawa dia ke sini atau mama sama bubda seret kalian ke sini!" ancam mama.
"iya iya ma!" sahut nya, lalu mengajak Adelia pergi ke rumah bunda namun ia tetap tidak mau.
Namun pada akhirnya ia pun mau pergi, walaupun ogah ogahan.
skip rumah bunda.
"bunda, mama ini Adelia nya!" teriak Galang memanggil mereka.
"anak mama!" ucap nya kegirangan.
"menantu bunda, sini sayang." panggil bunda.
Adelia hanya tetap diam dan bersembunyi di punggung besar Galang. Entah mengapa ia tiba tiba merasa takut dengan mereka semua.
"aku takut lang," rengek nya.
"iya sayang iya," sahutnya.
"mama, bunda. Dia ketakutan liat kalian, kalian jangan kayak gini dia nya jadi takut." lerai Galang.
__ADS_1
"ouh iya maaf ya sayang!" ucap bunda dan mama kegirangan.
"jadi gimana? Udah ada perkembangan?" tanya mama.
"perkembangan apa?" tanya Galang polos.
"itu loh," ucap bunda aneh.
"what?! Siapa yang hamil?!" teriak Ayah dari arah dapur.
"hah? Siapa?" ucap ayah.
"ADELIA?!" tanya ayah.
"mah, adelia hamil mah. Kita harus pukulin pelakunya ma, ayo!" ajak ayah spontan.
"anak nya ada di sini," ucap mama.
"kamu hamil anak siapa?" tanya ayah geram.
"stop! Bentar bentar, jadi kamu hamil?" tanya bunda dana mama serempak.
"kata siapa kamu?" tanya mama pada ayah.
"Garnia!" jawabnya.
"sayang kamu hamil?" tanya Galang.
"huaaaa.... maaaf aku udah gak suci lagi hiks....huaaaa" tangis Adelia terdengar keseluruh ruangan yang besar.
"jangan nangis sayang!" lerai Galang.
"yeay kita punya cucu" ucap mereka semangat.
"huaaaa..... Aku gak mau punya anak!" teriak nya.
"cup cup jangan nangis, kamu mau apa nanti aku beliin?" tanya Galang.
"samyang karbonara ya?" pinta nya.
"apalagi?"
"olate," pinta nya lagi.
skip selesai belanja
"adel!" teriak Galang di ruang keluar bunda.
"mana adel?" tanya galang.
"gak tau tadi di ada di dapur sama si jack," ucap daddy.
"ngapain sih mereka?!" cemburu Galang.
skip di dapur
"sayang?!" teriak Galang.
Galang sekarang sedang melihat Jacj dan Adelia sedang membuat kue, mata nya terbelalak ketika melihat mereka berdua sangat dekat.
"gak boleh deket deket!" ucap nya.
"kenapa sih?!" geram Adel.
"kamu gak boleh deket dia!" larang nya sambil menunjuk Jack.
"jack orang kita lagi bikin kue ya buat kamu, marah marah mulu." ucap Adelia membuat Galang luluh.
"eemm iya aja deh," pasrah Jack, karena jack dan Adelia sedang membuat kue untuk mantan Jack.
skip selesai bikin kue
"aduh jack baru gini aja gw dah ngerasa capek mulu," keluh nya pada Jack.
"derita ibu hamil emang gitu, lo jangan kecapean ya. lo juga harus makan makanan yang bergizi biar nanti anak lo sehat, kuat dan pinter kayak lo. Dan banyak banyak minum susu bumil ya," saran Jack pada Adelia.
"dia juga tau kali, gak usah si kasih tau lagi. Ribet lo!" ketus Galang.
"lo yang ribet, baru kayak gini aja dah cemburu berat lo." kesal Jack.
"del kamu mau apa?" tanya Galang.
"gw lagi gak mau liat lo, gw juga mau makanan pedes, gw juga mau susu milo, gw juga mau liar ronaldo secara langsung." pinta Adelia.
"permintaan pertama itu gak bisa bu!" ucap Jack.
__ADS_1
"yaudah," pasrah nya.