
════ ⋆★⋆ ════
Adelia sudah sampai di bandara, Ia masih tidak ingin berpisah dengan keluarga nya. Rasanya sangat sedih sekali harus berpisah, ya walaupun ini hanya sementara tetap saja berpisah dengan keluarga itu suatu hal yang sangat menyedihkan.
"Gw masih belum rela ninggalin rumah" batin nya.
Air matanya hampir saja menetes, namun ia dengan gercep menahan tangisan itu. Adelia di rumah memang nakal, manja namun salah satu keinginan nya adalah tidak pergi jauh dari keluarga tercinta nya.
"Ma harus sekarang?" tanya Adelia dengan rasa sedih nya. Mama hanya menggangguk lalu mencium kening nya, begitu pula sama dengan Ayah.
Garnia hanya menatap nya dengan sedih, ia merasa kasian dengan adik nya yang malang ini. Ia menjadi terbawa bawa masalah dia.
Adelia seperti tertekan dengan masalah yang kali ini dia hadapi, ia bergegas masuk ke dalam pesawat tidak lupa dengan melambaikan tangan nya kepada mereka orang tersayang nya. Setelah masuk ia mencari tempat yang akan ia duduki.
Ia duduk santai namun hati nya sangat tidak ingin berpisah dengan mereka. Tapi ia berusaha untuk biasa saja. Para pramugari dan pramugara sibuk melayani para penumpang, di sini Adelia merasa insecure karena badan nya yang sedikit gemuk.
skip sampai di palembang
"Astaga cucu nenek sudah besar sekarang, sekarang kamu kerja apa Garnia?" tanya nenek, saat Adelia baru saja sampai di rumah nya.
"Aku Adelia nek, bukan Garnia" jawab ku.
"Ouh iya itu Adelia maksud nenek" elak nya.
__ADS_1
"Masih kuliah nek" jawab ku.
"Wah pinter, jurusan apa?" tanya nya lagi.
"Jurusan lupa nek" jawab nya sangat konyol.
"Emang ada? kok nenek baru tau ya" ucap nya seperti heran.
"Nenek mending istirahat aja yuk, nenek kan lagi sakit" ajak Adelia. Di rumah nenek nya memang sangat sepi, tidak ada siapapun selain dia dan nenek nya.
"Yang lain pada kemana nek?" tanya Adelia.
"Paman, bibi kau semua nya mereka hanya mengandalkan nenek di sini. Nenek sering merasa capek, karena nenek hanya di jadikan babu di sini. Sini kita lihat CCTV di rumah ini" jelas nya, lalu menuntunku ke ruang CCTV.
"Nenek nanti ikut aku aja ya ke Jakarta, aku gak mau nenek jadi kayak gini lagi" ucap ku.
"Biar mereka tau rasanya di tinggal sang ibu seperti apa, mereka sangat tidak menghargai nenek. Aku gak suka dengan sikap mereka" lanjutku lagi dengan nada sangat marah kepada mereka.
"Nenek gak bisa ninggalin rumah ini, banyak kenangan di sini sama kakek kamu." tolak nenek, nenek seperti belum bisa melepaskan mendiang kakek.
"Nenek, aku gak mau loh nenek kenapa napa lagi di sini" rengek ku kepada nya.
"Nenek gapapa kok di sini, nenek juga mengikhlaskan perilaku mereka kepada nenek" sahut nenek. Badan nenek menjadi sangat kurus, sebelum nya nenek itu sangat bersih, selalu wangi, wajah nya sangat cerah. Namun sekarang seperti tidak di urus oleh paman dan bibi, padahal mereka berjanji akan mengurus nenek dan menjaga nya. Tapi mereka hanya berbohong pada Ayah, mereka hanya menikmati harta warisan dari kakek dan mengingkari janji mereka. Padahal sebelum ayah berikan warisan nya kepada paman mereka sudah mengatakan janji itu. Benar benar tega mereka.
Nama nama tokoh
__ADS_1
Adelia Gloria Marion
foto dia sebelum berubah menjadi gendut, ia memang cantik, cute. Dia berusia 18 tahun, dia adalah putri dari Jack Marion keturunan palembang. Ia sekarang sedang kuliah di bidang psikolog dan ia sedang berencana akan kuliah kembali di jurusan desain.
Garnia Gloria Marion
anak pertama dari Jack Marion, dia sekarang sudah menjadi dokter di rumah sakit ternama. Dia sudah berumur 25 tahun, seharusnya dia sudah menikah namun selalu gagal karena dia selalu di ghosting begitulah nasib Garnia.
Jack Marion
se
selalu terlihat muda, pantas saja Queen selaku cemburu jika dia sedang berbicara dengan wanita lain.
Queen Gloria Aqeela
Nakal, sama seperti Adelia always nakal. Dia sekarang sudah berumur 46 tahun tapi wajah tetap terlihat masih muda, dia anak jaksel(jakarta selatan)
__ADS_1