SAY ; YOU LOVE ME

SAY ; YOU LOVE ME
H-1 ( ending )


__ADS_3

*****


5 tahun berlalu


Hari ini seperti biasa nya pak Agra mampir lagi di rumah nya sufi


Hampir setiap hari,pak Agra selalu menjemput sufi untuk sekedar menghantar sufi berangkat ke kuliah


" Pagi Tante " sapa pak Agra dengan begitu sopan


" Eh nak Agra "


" Masuk dulu " ajak mama nya sufi


" Ngak usah Tan,aku tunggu di sini aja," tolak pak Agra


" Ya udah kalo gitu,Tante panggilin dulu sufi nya " mama nya sufi yg kembali menuju kamar nya sufi


" Iya tan " balas pak Agra yg menerima telfon dari sekretaris pribadi nya .


*****


" Ya halo " balas pak Agra


" Maaf mengganggu waktu nya dokter,tapi rumah sakit kita kedatangan tamu istimewa hari ini,"


" Dan dokter istimewa tersebut akan datang 20 menit lagi " sekretaris pribadi pak Agra yg memberi kan informasi akan kedatangan dokter profesional di rumah sakit papa nya


" Baiklah,saya akan segera ke sana sekarang " pak Agra yg menutup telfon karena sufi sudah menghampiri dirinya.


*****


" Kamu hari ini jadikan mampir ke rumah sakit ???" Tanya pak Agra dengan begitu berharap


" Iya pak,"


" Ya udah yuk berangkat " ajak sufi


Tapi pak Agra sama sekali tidak melangkah kan kaki nya,pak Agra malah lebih memilih untuk tetap diam,yg membuat sufi bertanya


" Ada apa pak ???" Tanya sufi


" Nggak usah panggil bapak juga dong !!"


" Emang aku udah setua itu apa ???" Pak Agra dengan memasang wajah jutek nya


" Maaf pak "


" Tapi kan pak Agra itu guru aku,jadi aku ngak sopan rasa nya pak " balas sufi yg menunduk kan kepala nya


" Mulai detik ini,kamu ngak usah panggil saya bapak lagi ya,lagian ini udah 5 tahun loh !!!, Masa iya kamu masih manggil aku bapak,"


" Padahal umur kita kan cuman beda 3 tahun doang "


" Mulai sekarang kamu panggil nama aja ya kalo ngak nama mas juga boleh,atau apapun itu,tapi ..., ngak boleh panggil saya bapak lagi !!"


" Gimana setuju kan " pak Agra yg memberi tawaran


"Iya pak "balas sufi yg sudah begitu terbiasa memanggil dengan sebutan pak Agra


"Tuh kan " pak Agra yg benar benar memasang wajah cemberut nya


" Maaf "


" Saya belum terbiasa pak " sufi yg kembali menunduk kan kepala nya


" Ya udah, mulai sekarang,coba kamu panggil Agra aja ya "


" Ngak usah ada tambahan bapak nya " ucap pak Agra


" Iya " balas sufi yg hampir kembali keceplosan memanggil bapak lagi.


*****


Di rumah sakit ✨✨✨


" Maaf,bukan nya kita kedatangan dokter baru ya sekarang ??"


" Tapi kok saya ngak lihat ??" Tanya pak Agra dengan sufi yg berada di samping nya


" Maaf pak,tiba tiba saja dokter nya ada urusan mendadak,"


" Jadi untuk meeting pertama di tunda dulu sampai dokter nya tidak sibuk lagi dan ada kesempatan untuk datang ke rumah sakit " balas asisten pribadi nya pak Agra.


*****


Dokter profesional yg akan datang di rumah sakit nya pak Agra adalah araby,ada alasan kuat kenapa araby tidak bisa menemui pak Agra, karena ia melihat di samping nya pak Agra ada sufi, perempuan yg sama sekali tak bisa hilang dari pikiran nya walaupun itu semua 5 tahun berlalu


" Apa mereka berdua sudah menikah ???" Pikir araby yg tengah mengendarai mobil nya dengan begitu gundah


" Lebih baik gue tanyain Bram " araby yg segera menelepon Bram untuk bertemu


" Halo bram "


" Kita bisa ketemu di tempat biasa ??"


" Oh iya,kita ketemu di sana" araby  yg menutup telfonnya yg hanya memikirkan tentang sufi.


*****

__ADS_1


" Kenapa Lo tiba tiba ngajak gue ke sini sih ??"


" Udah gue mau meeting lagi,"


" Emang ada urusan apa ???"


" Seperti nya begitu penting ???" Tanya Bram dengan stelan CEO nya


Yap Bram telah menjadi seorang CEO di sebuah perusahaan ternama di Indonesia,


" Gue mau tanya hal penting sama Lo nih "


" Apa sufi Sudah menikah ???" Tanya araby yg membuat Bram begitu tersendat ketika mendengar kan ucapan dari araby


" Uhuk uhuk uhuk "


" Lo ngomong apaan sih ,??"


" Ya kali sufi Udah menikah, punya pacar aja dia ngak punya " balas Bram dengan begitu santai nya


" Jadi sufi ngak punya pacar dong Sekarang ???" Tanya araby dengan begitu semangat


" Enggak "


" Tapi.....,kok tumben Lo tanya hal seperti ini ??"


" Jangan bilang kalo Lo ketemu lagi sama sufi ya ??"


" Makanya Lo tanya hal ini ????" Tebak Bram


" Enggak kok "


" Gue cuman mau tanya aja " balas araby yg begitu senang karena Sampai detik ini sufi masih belum pacaran setelah di putuskan oleh araby secara sepihak.


*****


Pukul 20.00


Hari ini araby tengah menuju ke taman kota,ia nampak begitu gelisah


Hari ini adalah hari pertama setelah 5 tahun berlalu,ia bisa berbicara dengan Richard, teman lama nya araby, selama di Oxford, Richard sama sekali tidak ada menghubungi araby


Tapi hari ini, entah apa yg terjadi, Richard tiba tiba saja mengajak Richard untuk bertemu secara langsung.


******


" Maafin gue araby "


" Jika gue ngak bisa miliki sufi,maka Lo juga harus ngak bisa miliki sufi " Richard yg seperti sudah menjadi orang gila saja setelah penolakan yg selalu ia dengar dari mulut nya sufi.


*****


Sehari sebelum kedatangan nya araby


" Kamu ngapain ngajak aku ke sini chard ??" Tanya sufi bingung


" Hari ini akan menjadi hari paling bahagia buat Lo fi " Richard dengan membawa bunga yg begitu indah


Richard berlutut dan berucap


" Will you marry me ??" Tanya Richard


Sufi yg begitu kaget hanya bisa terdiam


" Maaf chard,aku belum kepikiran soal itu " balas sufi


" Kamu ngak perlu jawab sekarang fi, berapa pun lama nya,aku akan selalu setia nunggu kamu " Richard yg tak henti nya berharap dan membujuk sufi agar mau menjadi istri nya


" Tapi......" Sufi yg kehilangan akal


" Apa ini karena pak Agra ???" Tanya Richard


" Enggak "


" Ini sama sekali ngak ada hubungannya dengan pak Agra " balas sufi yg takut jika Richard akan berpikir yg macam macam


" Apa ini semua karena araby ???" Tanya Richard yg membuat sufi hanya bisa diam


" Berarti ini benar,ini semua karena araby ???" Tanya Richard dengan begitu murka


" Maafin aku chard,aku ngak bisa bohong tentang perasaanku"


" Aku sadar bahwa aku benar benar telah jatuh cinta pada araby " jawab sufi yg segera keluar dari kafe mewah tersebut.


*****


" Ada apa Richard ??" Tanya araby


Belum tau apa sebabnya,tapi tiba tiba saja Richard memandang araby dengan begitu murka ny


Dasar kurang ajar Lo araby!!!!!" Sumpah serapah dari mulut Richard yg tak henti henti nya,di sertai dengan pukulan di wajah araby,yg membuat araby babak belur di buat nya


" Kenapa Lo ngak lawan gue ???!!!!" Richard yg sudah kerasukan setan, ingin rasa nya melayangkan pisau ke perut araby


" Pushtttttt " pisau pun tertancap ke arah wanita yg melindungi araby dari murka nya Richard ( teman ny sendiri )


" Lo udah gila chard !!!!!" Araby yg membawa sufi dengan derain darah yg tak henti hentinya mengalir


" Lo harus selamat fi "

__ADS_1


" Kenapa Lo lakuin ini ????, Kenapa  ????" Araby yg sudah gila ketika mengendarai mobil nya dengan kecepatan yg sangat tinggi di jalan raya, pikiran nya tidak dapat di kendalikan,araby hanya berpikir tentang keselamatan sufi


" Gue ngak bisa hidup tampa Lo sufi ??" Araby yg menangis sejadi jadinya


" Serahkan kepada saya " ucap pak Agra di luar ruang operasi


" Gue  ngak bisa nyerahin sufi ke Lo   !!!"


" Biar gue yg operasi sufi


" Gue  juga dokter di sini  !!!" Araby yg ingin masuk ke dalam ruangan operasi,tapi di cegat oleh pak Agra


" Saya lebih mahir dari pada kamu !!!"


" Lagian,darah saya yg akan mengalir ke darah nya sufi " pak Agra yg langsung masuk ke dalam ruangan operasi


" Siapkan semua peralatan,kita cuman ada waktu 1 jam untuk mengoperasi pasien " perintah pak Agra yg tak henti hentinya menatap wajah nya sufi .


*****


2 jam berlalu


" Lo tenang dulu bi"


" Sufi pasti akan baik baik aja "Bram yg senantiasa selalu menemani araby


Pak Agra pun keluar dari ruangan operasi


" Bagaimana ??" Tanya araby dengan begitu berharap


" Kamu tenang aja, operasi nya berjalan dengan lancar " pak Agra yg segera meninggalkan araby.


*****


Sufi , kenapa Lo yg harus seperti ini ???" Araby yg tak henti hentinya menangis


" Karena....,sufi beneran cinta sama Lo bi " balas Bram


" Maksud Lo ???" Tanya araby yg menyeka air matanya


" Saran gue, lebih baik Lo ungkapin perasaan Lo pada sufi secepatnya"


" Supaya ini bisa kelar dengan baik " saran dari Bram.


*****


1 jam kemudian


Araby yg tengah berada di ruangan nya sufi, menatap dalam dalam Wajah nya sufi, wajah yg selalu ingin ia lihat setiap detik nya


" Seandainya gue bisa setiap hari menatap wajah indah Lo fi "


" Kamu tau ngak, selama aku di Oxford,aku selalu berusaha supaya bisa cepat kembali lagi ke Indonesia,ke sini, tempat perempuan yg tak pernah berhenti bernafas di jantung ku "


" Tapi....,itu sangat begitu Sulit bagi ku untuk kembali"


" Tapi mengapa???"


" Ketika aku sudah kembali,kamu Malah seperti ini ???" Araby yg tak henti hentinya menyesal di sertai tangis


" Nggak usah nangis dong "


" Nanti banjir lagi nih rumah sakit " sufi yg berbicara tapi mata Nya yg masih ia pejamkan


" Sufi, kamu udah Sadar ??" Tanya araby dengan segera menyeka air matanya


" Maafin aku ya fi,kamu selalu mendapat masalah karena aku "araby yg begitu menyesal


" Kenapa kamu selalu minta maaf, padahal kamu Sama sekali ngak salah "


" Aku yg harus nya minta maaf sama kamu "


" Maafin aku karena sudah begitu egois, sampai sampai aku sama sekali ngak nyapa kamu selama ini "


" Aku benar benar minta maaf sama kamu araby " sufi yg menatap wajah pria yg selama ini ia rindukan, tengah berada di samping ny


" Aku benar benar minta maaf, karena sudah putusin kamu secara sepihak waktu itu " araby yg mengingat kembali di mana ia mengatakan kata putus pada sufi


" Kamu juga ngak butuh minta maaf soal masalah itu "


" Aku sudah tau alasan nya "


" Bram sudah menjelaskan semua ny sama aku "


" Jika aku berada di posisi kamu,aku pasti juga akan melakukan hal yang sama seperti kamu


" Jadi......,"


" Will you marry me ???" Tanya araby


Sufi pun membalas nya dengan senyum manis terulas di bibir indah nya sufi


" Ini bukan kisah cinta Romeo and Juliet


Ini juga bukan kisah Rama dan Shinta


Ini hanya cinta kita dari manusia sederhana tapi punya rasa seluas samudera


Akhir cerita begitu indah, setelah ribuan halangan dan rintangan kita lalui bersama

__ADS_1


Sampai akhirnya takdir berpihak pada kita ".


( Serpihan rindu ku  )


__ADS_2