
*****
Flash on ✨✨✨
Araby yg segera menuju ke arah parkiran untuk mengejar sufi dengan raut wajah yg serius
" Gue ngak akan pernah biarin itu semua terjadi !!!!"
" Gue akan pastiin jika sufi adalah orang yg akan selalu bersama dengan gue sampai tua nanti !!" Araby yg mempercepat langkahnya untuk mengajak sufi pulang dengan naik bis saja.
*****
Sufi "
" Kita pulang naik bis aja " araby yg segera menggenggam tangan nya sufi dengan begitu erat, seperti takut jika akan kehilangan sufi
" Tapi....,pak Agra ???" Tanya sufi yg bingung ketika araby langsung menarik diri nya keluar dari lingkungan sekolah tempat perlombaan musikalisasi puisi di adakan
Araby sama sekali tidak menjawab pertanyaan dari sufi,ia hanya semakin erat saja menggenggam tangan nya sufi
" Gue ngak akan pernah biarin itu semua terjadi !!!!" Ucap araby dalam hati.
*****
Pak Agra yg sudah berada di area parkiran
" Hmm " pak Agra yg segera masuk ke dalam mobil nya seraya seraya mengangkat telfon dari papa nya
" Kamu di mana sekarang Agra ???" Tanya papa nya pak Agra lewat sambungan telepon
" Iya pa "
" Agra tengah menuju ke rumah sakit sekarang " pak Agra yg dengan segera menghidupkan mobil nya dan melaju dengan kecepatan tinggi untuk menuju ke rumah sakit.
*****
Sementara itu araby dan sufi yg sudah berada di dalam bis, membuat sufi heran dengan sikap nya araby yg masih saja menggenggam tangan ny sufi dengan begitu erat,
" Araby kenapa ????"
" Apa araby lagi ada masalah???" Pikir sufi sembari melihat araby yg mengengam begitu erat tangan nya sufi
" Kamu kenapa bi ???"
" Apa kamu lagi ada masalah ???" Tanya sufi yg ingin melepaskan tangannya dari genggaman araby,tapi tidak bisa
Bukan nya menjawab pertanyaan dari sufi,araby malah berucap yg membuat pipi nya sufi memerah
" Aku ngak akan pernah pergi dari sisi kamu fi "
" Aku pastikan itu " araby yg menatap mata nya araby dengan begitu dalam dan hangat
" Kenapa kamu tiba tiba ngomong seperti ini ????" Tanya sufi dengan pipi yg masih saja memerah
" Bukan nya menjawab,araby malah mempererat genggaman tangan nya.
*****
" Kamu aku antar pulang sampai rumah ya " ucap araby ketika mereka berdua hampir tiba di perhentian bus
" Araby kenapa ????"
" Tidak biasa nya Araby seperti ini ???" Pikir sufi
" Nggak usah bi "
" Lagian mama juga belum pulang balas sufi menolak
" Oo gitu "
" Hm"
" Kamu sibuk ngak sekarang ????" Tanya araby yg sudah mulai tenang
" Enggak " balas sufi
" Kamu mau ke rumah aku ngak hari ini ???"
" Paman aku lagi ada di rumah " ucap araby dengan ekspresi berharap supaya sufi mau untuk di ajak ke rumah nya araby
" Paman ????" Tanya sufi
" Iya "
" Orang yg ada di hotel tempat kejadian perkara kemarin " balas araby
__ADS_1
" Oo itu "
" Boleh " sufi yg mengingat orang yg di maksud kan oleh araby .
*****
" Oh iya fi ".
" Aku boleh nanya ngak ???" Tanya araby
" Iya "
" Kamu mau tanya apa???" sufi yg mempersilahkan araby untuk bertanya
" Setelah tamat nanti, kamu mau kuliah di mana ???"tanya araby
" Belum tau sih bi "
" Tergantung nilai aja sih " balas sufi yg memang belum tau ingin kuliah di mana
" Kalo jurusan nya gimana ?" Tanya araby
" Sebenarnya sih.....,aku tuh mau ambil jurusan jurnalistik "
" Tapi...., karena ibu aku suruh nya ambil jurusan pendidikan aja,"
" Seperti nya aku akan ambil jurusan pendidikan aja nanti nya " balas sufi
" Emang kamu minat ambil jurusan pendidikan ???" Tanya araby
" Kalo sebenernya sih enggak "
" Ya...., walaupun waktu SD cita cita aku ingin jadi guru "
" Tapi...., semakin bertambah nya usia ,aku ngak ada minat lagi jadi guru" balas sufi
" Terus kalo kamu ngak minat, kenapa kamu masih ingin ambil jurusan pendidikan ???" Tanya araby dengan ekspresi bingung nya
" Hmm"
" Karena mama aku " balas sufi dengan senyum
" Karena mama kamu ????" Araby yg masih saja bingung
" Iya "
" Lagian mama aku juga udah berumur kan, ngak mungkin lah aku akan ninggalin mama aku sendirian " balas sufi yg sebenarnya belum ikhlas untuk mengambil jurusan pendidikan nanti nya
" Berarti....kamu kuliah nya ????" Tanya araby
" Hm, seperti nya sih di kota ini aja"
" Yg aku bisa pulang pergi nanti nya "
" Aku cuman ngak ingin ninggalin mama sendiri " Ucap sufi yg membuat araby kagum
" Dimana lagi aku bisa nemuin cewek yg berbakti kepada ibu ny seperti kamu " ucap araby dalam hati nya dengan perasaan kagum yg begitu mendalam.
*****
Bentar ya, paman aku nelfon " araby yg meminta izin untuk mengangkat telfon dari paman nya
" Iya " sufi yg mempersilahkan
" Assalamu'alaikum paman "
" Tunggu sebentar lagi ya paman "
" Araby masih ada di jalan, 10 menit lagi sampe kok " ucap araby
" Nggak usah ke rumah bi "
" Langsung aja ke TKP,"
" Paman kirim alamat nya " balas paman nya araby
" Oh iya. " Balas araby.
*****
" Kenapa bi ????"
" Apa ada masalah ??" Tanya sufi Ketika melihat araby memasang wajah serius nya
" Iya "
__ADS_1
" Paman aku nyuruh langsung ke TKP " araby yg memperlihatkan alamat tempat kejadian perkara yg di kirim kan oleh paman nya ke sufi
" Ada kasus lagi ??" Tanya sufi
" Hm" balas araby
" Kamu mau ikut ????" Tanya araby
" Mau " balas sufi sebagai begitu semangat
" Kok kamu semangat banget sih ???" Goda araby dengan wajah yg di buat lucu
" Ya.....,aku cuman mau tau aja, gimana cara kamu mecahin masalah "
" Padahal yg kemaren itu susah banget Lo "
" Tapi ....,kamu bisa pecahin dengan gamblang nya" sufi yg salut dan bangga kepada araby
" Hmm "
" Apa kamu mau jadi detektif nanti nya ???" Tanya sufi
" Enggak " balas araby dengan menatap mata nya sufi begitu dalam dan hangat yg membuat pipi sufi memerah kembali
" Terus ????" Tanya sufi yg penasaran araby ingin mengambil jurusan apa dengan otak se jenius diri nya
*****
" Sebelum itu aku boleh bertanya ????" Araby yg meminta izin terlebih dahulu kepada sufi
" Boleh " balas sufi yg heran araby mau bertanya apa
" Kamu ingin pekerjaan suami kamu nanti nya apa ?????" Tanya araby yg membuat sufi membelalakkan matanya
" Suami ????" Tanya sufi heran
" Hmm "
" Kamu ingin suami kamu berprofesi apa ???? " Tanya araby
" Oo " sufi yg berpikir
" Aku ingin.....,suami aku nanti nya sih dokter " balas sufi
" Dokter ????" Tanya araby memastikan
" Hmm, sebenarnya sih ngak perlu dokter,tapi yg penting ngerti kesehatan aja udah cukup " Sufi yg menjelaskan secara detail
" Kenapa kamu ingin suami kamu berprofesi dokter ????" Tanya araby yg ingin mengetahui alasan nya sufi
" Oo itu "
." Soal nya.....,aku ingin ngajar di daerah terpencil nanti nya " balas sufi
" Daerah terpencil ???"
" Kenapa ngak di kota aja. ????" Tanya araby bingung
" Hmm,aku cuman ingin ilmu aku benar benar Bermanfaat nanti nya "
" Apalagi udah mau 75 tahun Indonesia merdeka, masih banyak anak anak di pelosok negeri yg masih buta huruf "
" Maka nya aku ingin sekali...., orang yg bersama aku juga mau aku ajak berbakti ke daerah terpencil nanti nya "
" Jika aku nanti nya bisa membantu lewat pendidikan, aku ingin orang yg bersama aku sampai tua nanti bisa membantu lewat kesehatan "
" Kan pendidikan sama kesehatan nomor 1 " penjelasan dari sufi yg membuat araby benar benar semakin kagum saja
" Ok deh "...
" Kalo gitu aku akan jadi dokter nanti nya " ucap araby dengan nada yg penuh semangat ,yg membuat sufi semakin membelalakkan matanya karena heran sekaligus bingung
" Kenapa ????"
" Emang salah ya...,kalo aku tuh ingin mewujudkan keinginan dari istri masa depan aku " ucap araby yg membuat pipi sufi benar benar kembali memerah setelah mendengar kan gombalan araby
*****
Harapan ku di masa depan
" Jika aku bisa membangun Indonesia melalui pendidikan
Maka aku ingin orang yg akan bersama dengan ku sampai maut memisahkan
Bisa membangun Indonesia melalui kesehatan "
__ADS_1
( Sufi ).