
*****
Di ruangan kepala sekolah
Araby dan sufi hanya bisa duduk di ruang tamu, tanpa ada pembicaraan yg terdengar
" Aduhhhhh, kok gue jadi nerveus kayak gini sih ?????"
" Gue mau ngomong apa sama sufi ??" Pikir araby yg tetap saja jantung nya berdetak dengan sangat kencang nya
Yap,sama hal nya dengan sufi,ia juga tidak tau mau berbicara apa dengan araby, apalagi status mereka yg bukan hanya sebatas teman lagi, membuat sufi merasa jika araby orang baru di kehidupan nya
Sufi hanya bisa duduk diam sambil memainkan jari telunjuk nya
Araby pun yg sedari tadi memperhatikan sufi pun bergumam " apa sufi masih malu ???" Pikir araby karena status baru mereka.
*****
Tiba tiba saja pak kepala sekolah pun datang dengan pak Agra yg akan menjadi guru pembimbing mereka selama araby dan sufi ikut kompetisi di sekolah lain
Araby pun menatap pak Agra dengan cukup sinis,
" Apa pak Agra guru pembimbing kami ???" Pikir araby dengan rasa cukup kesal
" Maaf, sudah membuat kalian berdua menunggu " ucap pak kepala sekolah dengan kharismatik
" Iya,ngak apa apa kok pak " balas sufi dan araby serentak
" Baiklah, sebelum nya bapak mau minta maaf, karena sudah menganggu jam pelajaran kalian,"
" Tapi...,ada hal penting yg ingin bapak sampaikan pada siang ini "
" Seperti yg sudah di umumkan oleh pak Darwin di lapangan sekolah Minggu kemarin,"
" Bahwa lomba musikalisasi puisi nya akan di adakan 2 hari lagi"
" Jadi, bapak ingin kalian berdua untuk latihan mulai dari hari ini " penjelasan dari pak kepala sekolah
" Oo iya satu hal lagi,"
" Seperti yg sudah kalian ketahui juga,jika sekolah kita kedatangan guru baru,yaitu pak Agra yg mengajar untuk kelas 11 MIPA dan bahasa"
" Saya sudah kenal kok pak sama sufi ," ucap pak Agra yg membuat araby semakin sinis saja menatap nya
," Oh..., benarkah ???"
" Bagus lah kalo begitu "
" Jadi,pak Agra akan menjadi guru pembimbing kalian selama acara perlombaan tersebut di adakan "
" Oh iya,satu hal lagi,pak Agra yg juga akan melatih kalian berdua untuk lomba musikalisasi puisi,yg akan di mulai sore ini "
" Mohon di bantu ya pak " ucap pak kepala sekolah
" Baik pak,saya akan berusaha semaksimal mungkin, supaya sekolah kita bisa menang nanti nya " pak Agra yg berbicara dengan optimis.
*****
Di luar ruangan kepala sekolah
" Tunggu dulu sufi " pak Agra mencegah
__ADS_1
" Iya,ada apa pak ??" Tanya sufi dengan santai nya,tapi lain hal nya dengan araby,ia malah semakin sinis menatap pak Agra, karena rasa cemburu, maklum lah,nama nya juga baru pacaran 🤣🤣🤣,
" Kamu nanti ke sini nya sama siapa ???" Tanya pak Agra
Araby yg semakin cemburu pun membalas sebelum sufi berbicara
" Sufi pergi nya sama saya pak !!!"
" Benar kan sufi ???" Tanya araby dengan menaikkan Alis nya
Sufi yg tak mengerti maksud dari perkataan araby, hanya mengangguk karena tidak tau harus menjawab apa,lagian sufi juga tidak ingin Araby memikirkan beban nya sendiri, sampai sampai araby di buat frustasi
" Ya udah, kalo gitu kami masuk kelas dulu ya pak " araby yg langsung menarik tangan kanan nya sufi untuk pergi menjauhi araby
Sufi yg masih bingung dengan sikap nya araby, hanya mengikuti araby yg menarik tangan nya sufi
Sampai di suatu tempat,araby melepaskan genggaman tangan nya ke sufi dan lantas berucap
" Maafin aku sufi "
" Aku cuman ngak suka kamu dekat sama pak Agra " araby yg berusaha berbicara santai,tanpa memperlihatkan rasa cemburunya
" Kenapa ???"
" Kan pak Agra guru kita ???" Tanya sufi dengan ekspresi polos nya
Araby pun teringat jika sufi masih belum mengerti tentang rasa cemburu dan tentang apa itu sebenarnya pacaran
" Aduh....,gue sampe lupa lagi !!!"
" Sufi kan masih polos banget untuk mengetahui ini semua " araby yg geleng geleng kepala
" Kamu kenapa ????" Tanya sufi bingung
" Ya udah,kalo gitu aku masuk kelas dulu ya " balas sufi
" Iya " balas araby
" Eh,sufi tunggu dulu " cegah araby
" Iya,ada apa Bi ???" Tanya sufi
" Nanti.....,kita pulang bareng ya " ajak araby
Sufi sebenarnya ingin menolak,tapi ia kembali terpikir dengan kejadian tadi pagi,di mana araby sangat frustasi karena sufi
" Iya " balas sufi
" Kamu tunggu aku di sini aja ya nanti "
," Iya " balas sufi.
*****
Di dalam kelas nya araby
Kelas araby yg masih free, membuat suasana kelas pun seperti tengah berada di pasar tradisional saja
" Hai araby,sini " lambai Bram
Araby hanya mengikuti dan segera duduk di sebelah Bram yg tengah memainkan ukulele
__ADS_1
" Ngomong apa aja bi ??" Tanya Richard
" Oo itu, ngomong untuk acara perlombaan musikalisasi puisi nya "Â balas sufi
" Pake guru pembimbing juga ???" Tanya Richard
" Iya " balas araby
" Siapa guru pembimbing nya ???" Tanya Bram yg masih saja memainkan ukulele nya
" Pak Agra " balas araby
" Pak Agra ???"
". Siapa tuh ???" Tanya tufy yg baru pertama kali mendengar nama pak Agra di sebut
" Guru baru di sekolah kita "
" Kalo ngak salah,dia tuh ngajar fisika sama olahraga sih " balas araby
" Tapi...,kok gue ngak pernah liat ya ???" Pikir tufy
" Gimana Lo ngak liat dia coba ???"
" Lo aja asik di buku Lo aja "
" Jadi nya Lo tuh kurang update deh !!!" Ledek Bram
" Persetan dengan ucapan Lo Bram !!!!"tufy yg menghitam.
*****
" Lo semua tau ngak ???"
" Kalo pak Agra tuh idola baru di sekolah kita "
" Kayak nya araby akan ada saingan nih di sekolah kita " goda Bram dengan mengangkat satu alis nya
" Emang iya ???" Tufy dengan ekspresi tidak percaya sama sekali
" Kalo ngak percaya...,Lo liat aja bukti nya ntar"
" Besok kan kita fisika, udah pasti pak Agra akan ngajar di kelas kita " Bram yg kembali memainkan ukulele nya.
*****
Bel pulang pun berbunyi 🔔🔔🔔
Seperti yg sudah di janjikan,sufi menunggu araby di tempat terakhir mereka berbicara 1 jam yg lalu
Hampir 20 menit sufi Masih menunggu di tempat yg di janjikan 1 jam yg lalu
Araby yg melihat sufi masih menunggu dengan setia di tempat mereka berdua janjian tadi, di buat kagum,
Bagaimana tidak kagum, padahal dalam jarak 1 meter,ada bangku siswa,tapi sufi malah memilih berdiri di tempat yg sudah di janjikan
" Jika rasa tercipta untuk di rasakan
Untuk apa ia harus di ungkapkan
Jika sebuah pilihan tercipta untuk di pilih
__ADS_1
Untuk apa ia harus di jelaskan "
( Roman picisan ).