
Araby yg tengah menuju jalan pulang ke rumah nya , tanpa sengaja melihat sufi yg berada di antara tumpukan sampah bersama para anak anak pemulung
" Itu kan dia ???"ucap araby
" Tapi kok sama pemulung ???" Tanya araby pada diri nya sendiri
Araby yg ingin turun dari mobil untuk memastikan jika yg ia lihat memang sufi , tapi tiba tiba saja ponsel nya berdering
" Iya ma " ucap araby
" Kamu lagi di mana ???" Tanya mama nya araby
" Lagi di jalan ma , emang ada apa ???" Tanya araby , dengan tatapan menuju ke seorang yg mirip seperti sufi
" Kamu bisa cepat pulang ngak ???" Tanya mama nya araby
" Emang ada apa ma , tumben mama nyuruh aku untuk cepat pulang ??" Ucap araby
" Ada yg mau mama bicara kan sama kamu "
" Penting !!" Ucap mama
" Ok deh ma ,"
" Kalo gitu aku matiin dulu ya ma " ucap araby dengan mematikan hp nya.
" Huh ,ngak jadi pastiin dia deh " ucap araby
" Tapi mama mau ngomong apa ya ??" Pikir araby yg kembali menghidupkan mobil nya ,
Sufi yg mengarah ke arah mobil nya araby yg tengah berada di simpang jalan ,pun lantas bergumam
" Itu kan mobil nya araby "
"Tapi apa benar ya itu mobil dia ????" Pikir sufi
Sufi yg masih berada dalam lamunan nya ,pun tiba tiba tersadar oleh suara anak kecil yg tengah memulung di samping nya
" Kak !!! " Ucap gadis kecil yg seperti nya berumur 7 tahun
" Iya " balas sufi yg kaget
" Maaf ya kak , aku bikin kakak kaget aja " ucap gadis kecil yg berumur 7 tahun
" Eh ngak apa apa kok " ucap sufi
" Wah ..."
" Kayak nya kita udah dapat banyak nih " ucap sufi yg gembira di saat melihat ke arah karung yg berisi barang rongsokan yg telah mereka kumpulkan
Sufi memang sangat gemar sekali membantu orang lain , bahkan ada suatu saat sufi yang terluka ketika menolong seorang kakek paruh baya dari aksi perampokan .
*****
Flash back
Ketika sufi masih duduk di kelas 10 , ia sangat sering pergi ke pasar buku untuk menambah koleksi buku milik nya ,dari yang membahas masalah ringan sampai yang membahas masalah berat ,sufi pasti akan membeli nya
__ADS_1
Karena suatu saat ,ia pasti akan mengetahui hal yang kurang lebih tidak pernah terpikirkan oleh seorang remaja berusia belasan tahun
Bahkan Sufi sempat membeli buku kitab dari Agama lain , walaupun itu semua merupakan hal yg tak pernah terpikirkan oleh seorang gadis yg baru berumur 16 tahun tersebut
Tapi lain halnya dengan sufi ,ia sangat tertarik akan hal itu , karena ia yakin ,ada suatu masa buku buku yang ia baca akan menjadi penolong bagi nya .
*****
Ketika itu adalah hari Jumat ,hari selepas sufi pulang sekolah ,ia sempat mampir untuk melihat apakah ada buku yg bisa ia beli
Bukan nya buku yg ia dapat , melainkan jeritan minta tolong yg terdengar oleh sufi ,
Sufi pun secara respect langsung berlari ke arah suara jeritan minta tolong tersebut
Dan terlihat nya banyak orang orang yg tengah mengejar sang perampok yang kabur masuk ke area pasar
Entah apa yg terjadi ,sufi pun langsung mengejar sang perampok yg berbadan kekar tersebut ,
Sufi yg sama sekali tidak bisa bela diri ,terus mengejar perampok yg membawa sebuah tas hitam
Di karenakan perampok tersebut masuk ke dalam area pasar , membuat sufi dan orang orang yg tengah mengejar nya kehilangan jejak perampok tersebut
Sufi melirik ke arah kiri dan kanan untuk menemukan perampok tersebut
Sufi yakin jika perampok tersebut masih ada di sekeliling mereka
Di karenakan sufi sangat jeli untuk hal yg sangat simpel ,ia dengan sangat cepat bisa menemukan perampok yg tengah menyamar menggunakan pakaian daster ibu ibu
" Itu dia !!!" Ucap sufi yg berlari mengejar perampok tersebut
Terjadi nya aksi kejar mengejar antara sufi dan sang perampok ,
Di karenakan sang perampok tersebut mempunyai benda tajam ,ia sempat berhasil melukai tangan sufi
" Awww.." ucap sufi merintih kesakitan
Darah pun bercucuran dari tangan nya sufi , walaupun tidak terlalu banyak , darah tersebut meninggal kan bekas di lengan baju nya sufi
Sufi yg sebenarnya tengah merasakan kesakitan di karenakan terluka oleh benda tajam ,ia tetap berusaha mengejar sang pelaku sampai pelaku tersebut tertangkap
Akhirnya sufi pun berinisiatif untuk melempar tas yg ada di punggung nya ,
Dan tembakan yang sangat tepat ,sufi berhasil mengenai pelaku tersebut dengan tas milik nya
Untung saja barang bawaan sufi banyak hari ini ,
Sufi yg tadi nya sangat kesal dengan barang bawaan nya tiba tiba saja sangat merasa beruntung ,
" Yes , kena " ucap sufi gembira
Sufi pun langsung mengambil tas berwarna hitam tersebut dari perampok yg tengah merasa kesakitan di kepala nya , akibat benturan dari tas berat nya sufi ,
Sufi pun segera meninggalkan perampok tersebut bersama massa yg hendak menghakimi nya .
*****
" Ini tas nya pak ," ucap sufi seraya menyerahkan tas tersebut ke arah kakek paruh baya tersebut
__ADS_1
" Coba di cek dulu pak ," ucap sufi
" Puji Tuhan , semua nya lengkap nak " ucap kakek paruh baya tersebut
" Makasih ya nak " ucap kakek paruh baya tersebut seraya menyerahkan beberapa uang kepada sufi
" Eh ,ngak usah pak " ucap sufi menolak
" Ya Tuhan ,"
" Tangan kamu terluka !!" Ucap cemas kakek paruh baya tersebut
" Oh , cuman luka dikit aja pak " ucap sufi yg sebenarnya tengah menahan rasa sakit
" Ya udah kalo gitu ,saya permisi dulu ya pak " ucap sufi yg segera meninggalkan sang kakek paruh baya tersebut .
*****
Flash on
Sufi yg masih berada dengan anak anak pemulung tersebut , tengah menghitung penghasilan mereka hari ini ,
" 10 ,20, 30 ,40,50,60 ,70 ,80 ,90 ,92 "
"Wah Alhamdulillah ,kita dapat 92 RB "ucap sufi dengan gembira dengan anak anak pemulung tersebut
Terlihat jelas dari raut wajah anak anak pemulung tersebut , mereka sangat senang di karenakan penghasilan hari ini yg cukup banyak
Sufi pun mencoba membagi uang tersebut sama rata kepada anak anak pemulung tersebut yg berjumlah 4 orang
Sufi bahkan sempat menambah 8 RB untuk mencukupkan uang nya genap 100 RB , sehingga nya masing anak anak dapat 25 RB perorang .
*****
Tampa sufi sadari , rupanya ada yang tengah memperhatikan nya dengan senyum manis ,
Seorang pria dengan jas putih , seperti seorang dokter dari dalam mobil berwarna silver
" Itu dia rupanya " gumam pria berjas putih tersebut dengan senyum manis di bibir nya.
*****
Sufi yg sangat senang ketika bersama anak anak pemulung tersebut ,dan bisa merasakan kegembiraan yang tengah di rasakan oleh anak anak pemulung tersebut ,yg berhasil membuat sufi tersenyum bahagia ketika bersama mereka
" Aku hanyalah pendatang
Datangi kota ini
Yang riuh dan berisik
Aku hanyalah pendatang
Seperti angin di lembah
Yang mencari dedaunan
Agar mereka dapat terbang
__ADS_1
Seperti hatiku
Setiap kali kau datang ".