SAY ; YOU LOVE ME

SAY ; YOU LOVE ME
jika jodoh pasti ada jalan ( part 6)


__ADS_3

*****


"Dilema ini kembali datang menghampiri


Ketika aku sudah bisa melihat cahaya dari rembulan di malam hari


Tapi ....


Kini ia tertutup oleh awan lagi


Entah kapan ????"


Aku bisa menikmati cahaya rembulan yg begitu ku nanti ".


*****


Di kantin check ✨✨


Araby dan geng nya tengah duduk duduk santai sambil menikmati makanan yg sudah tersaji di atas meja makan kantin


" Emang bener ya chard,kalo sekolah kita tuh kedatangan tamu ???" Bram yg bertanya kepada Richard teman baik nya sekaligus ketua OSIS di sekolah


" Iya,bener kok " balas Richard yg tengah menyantap nasi goreng dengan sangat lahap nya


" Lo makan kayak kelaparan aja tau ngak sih " ledek Bram ketika melihat Richard seperti sudah tidak makan dalam waktu 4 hari saja


" Persetan dengan ucapan Lo Bram !!!"


" Gue makan kayak gini, karena tadi pagi tuh gue ngak sempat sarapan di rumah "


" Apalagi malam kemarin,gue juga belum makan "


" Lo rasain deh jadi ketua OSIS sehari aja "


" Pasti Lo tuh akan kurus kerempeng mikirin banyak hal " Richard yg masih tetap menyantap dengan sangat lahap nya .


******


" Ya udah gue pergi dulu ya " Richard yg masih ada tugas yg akan di laksanakan untuk menyambut tamu spesial bagi sekolah mereka


" Emang bangga gue punya teman Kayak Richard " Ucap tufy yg tengah asik menyantap bakso .


*****


Di kelas sufi check ✨✨✨


Sani yg tengah menyantap nasi goreng buatan sufi dengan sangat lahap nya


" Pelan pelan aja makan nya san "


" Nanti kamu ke sendat Lo " saran dari sufi


" Ngak bisa fi,"


" Gue harus makan cepat soal nya, Lo tau kan sekolah kita kedatangan tamu hari ini "


" Dan kata kepala sekolah,tamu nya itu penting banget " balas Sani yg semakin mempercepat makan nya


" Iya ,,,tapi ..." Balas sufi

__ADS_1


" Uhuk uhuk uhuk " Sani yg benar kena karma karena tidak mau mendengar kan nasehat dari sufi


" Tuh kan " sufi yg dengan cekatan nya memberikan botol minum nya pada Sani


Sani sama sekali tidak terperanjat mata nya melihat ke arah gerbang sekolah


" Kamu kenapa ???" Tanya sufi bingung yg tidak henti hentinya menatap wajah keluar jendela, sampai mulut nya Sani tidak berhenti mengangga


" Itu ....." Ucap Sani terpana


" Itu tamu kita " Sani yg seperti sudah kesambet setan saja


Sufi pun juga menatap ke luar jendela,dan terlihat lah rombongan pemuda pemuda yg cukup mapan turun dari mobil yg bermerek lomborghini


" Itu kayak bule deh " sufi yg melihat postur tubuh mereka yg menjulang tinggi,dan kulit putih yg bersih,di sertai hidung mancung dan mata biru yang bak tengah berada di negeri dongeng.


*****


" Pengumuman pengumuman,di harapkan kepada semua anggota OSIS, untuk berkumpul di ruang kepala sekolah sekarang " ucap Bram yg sekaligus menjabat sebagai ketua OSIS di sekolah favorit tersebut


" Gue pergi dulu ya fi ," Sani yg langsung keluar dari kelas nya dan dengan segera menuju ke arah kantor kepala sekolah yg berada di lantai 1


Yap, memang betul Sani juga merupakan anggota dari OSIS di sekolah,dan memegang jabatan yg sangat strategis yaitu di bidang keamanan


Sani memang sangat cocok memegang jabatan tersebut, karena Sani yg memiliki sikap yg tomboy dan juga merupakan atlet kebanggaan di sekolah


Sufi tidak tertarik untuk bergabung dengan OSIS, padahal sufi bisa saja menjabat di profesi yg sangat strategis, yaitu seorang ketua OSIS


Sufi yg sangat toleran kepada teman teman,dan juga di kenal sangat bisa untuk menstabilkan emosi seseorang.


*****


" Mau nulis puisi ...,tapi malas "


" Mau main hp,....,juga malas "


" Huh...., kenapa sih aku hari ini ???"


," Ngak bersemangat banget"


" Mager ngelakuin apapun " sufi yg segera memejamkan mata nya


Sufi pun teringat dengan ucapan dari araby kemaren sore .


Flash back check ✨✨✨


Sufi, aku boleh nanya ngak sama kamu ???" Tanya araby ketika mereka berdua tengah menunggu bis di halte


" Iya bi,kamu mau nanya apa ???" Sufi yg memberi kan respon yg baik


" Kamu suka nulis puisi ???" Tanya araby ketika melihat sufi tengah memegang buku diary nya


" Ya lumayan sih bi" balas sufi dengan tersenyum kepada araby


" Kenapa kamu ngak coba aja bikin buku ???" Saran dari araby


" Aku pengen sih bi,tapi ....,aku belum ngerti banget sama teknologi " jawab sufi yg menatap wajah indah ny araby


" Oo itu masalah nya "

__ADS_1


" Kalo gini aja gimana???"


" Aku bantuin kamu untuk nyalurin bakat terpendam yg kamu miliki ????" Saran dari araby yg ingin sufi juga bisa berkontribusi dengan skil yg dimiliki oleh sufi


" Kamu mau nulis apa ???" Tanya araby dengan semangat


" Hmmm" sufi yg tengah berpikir


" Aku pikirin dulu deh bi"


" Nanti kalo udah ketemu,aku kasih kabar deh " balas sufi, ketika mereka berdua menaiki bis yg sudah tiba di halte.


*****


Flash on


" Kemarin kan araby ngomong,kalo dia tuh mau bantu aku buat nyalurin bakat aku "


," Tapi....,aku mau nulis apa ya ???" Pikir sufi yg memang sangat ingin untuk menulis sebuah maha karya.


*****


Jika di ingat lagi,sufi memang ingin menjadi seorang penulis buku terkenal


Sufi sangat ingin, Semua orang bisa membaca hasil pemikiran dari sufi


Apalagi Sufi juga sangat peduli dengan pendidikan


Sufi ingin sekali mengubah cara belajar orang Indonesia ke arah yg lebih baik lagi,


Apalagi orang Indonesia itu di kenal sangat pemalas untuk membaca buku


Di tambah lagi ranking Indonesia yg menduduki posisi 61 dari 70 negara yg ikut tes (PISA ) programmer for internasional student assessment


Itu semua sangat membuat sufi merasa sangat prihatin dengan pendidikan bagi anak anak muda di Indonesia, terutama anak anak muda dari Indonesia timur,yg masih sangat banyak memiliki keterbatasan untuk belajar,di karenakan fasilitas yg belum memadai,dan guru yg tidak atau belum bisa mengajar ke daerah terpencil seperti Kalimantan bagian dalam,dan Papua


Padahal jika di ingat lagi, orang orang dari Indonesia timur, memiliki intelegensi yg sangat tinggi,


Mereka semua pengkritik yg hebat, mereka semua adalah orang orang hebat, yg saja belum bisa mendapatkan pendidikan yg layak untuk masa depan bangsa dan negara


" Ingin ku teriak untuk mengubah negeri ini


Ingin ku teriak untuk bisa melihat senyum manis di hati para napi


Ya napi ...


Napi dari korban reformasi


Kata nya kita sudah merdeka


Tapi mengapa masih banyak yang menderita


Kata nya kita sudah merdeka


Tapi mengapa masih saja terdengar suara minor di pelosok negeri


#MERDEKA TAPI BINGUNG


#atau BINGUNG TAPI MERDEKA

__ADS_1


__ADS_2