SAY ; YOU LOVE ME

SAY ; YOU LOVE ME
awal malapetaka di mulai ( part 2 ).


__ADS_3

Araby yg sudah berada di kafe tempat ia ingin bertemu dengan Richard


" Kenapa Richard ngajak gue ketemu secara mendadak seperti ini ???" Pikir araby yg tengah naik tangga ke lantai paling atas


Belum sempat araby menyapa Richard,ia malah sudah mendapatkan pukulan di daerah pipi nya


" Aww " araby yg tengah kesakitan


" Lo kenapa chard ???"


" Kenapa Lo pukul gue kayak gini ???" Araby yg benar benar merasakan rasa sakit di pipinya karena terkena pukulan dari Richard secara mendadak


" Dasar penghianat !!!!"


" Dasar musuh dalam selimut Lo !!!" Richard yg melayangkan kembali pukulan ke arah pipi nya araby, membuat pipi araby terluka dan lebam akibat terkena pukulan dari Richard.


*****


" Maafin gue chard "


" Gue ngak bermaksud untuk......" Araby yg berhenti berbicara karena Richard tiba tiba saja memegang kra baju milik nya dengan sangat keras


" Lo !!!!"


" Gue kira ....,Lo tuh teman baik gue!!!"


" Tapi...., rupanya !!!!"


" Lo malah nikung gue dari belakang !!!!" Richard dengan mata penuh murka nya


" Gue ngak ada maksud sama sekali untuk nikung Lo chard " ucap araby yg hanya pasrah menunggu Richard melayangkan kembali pukulan ke wajah nya araby


" Terus kenapa ????"


" Hah !!!!!" Richard dengan wajah yg benar benar penuh murka


" Karena gue juga jatuh cinta pada sufi "


" Jauh sebelum Lo kenal dengan dia !!!!" Balas araby


" Tapi.....,gue masih belum bisa jujur tentang perasaan gue pada sufi kepada Lo semua !!!" Araby yg sangat berusaha untuk menenangkan emosi nya


" Lo tau kalo gue tuh suka sama sufi kan !!!!" Kecam Richard


" Gue tau !!!"


" Oleh sebab itu,gue ngak bisa ngomong secara jujur sama Lo Tentang hubungan gue sama sufi !!!"


Balas araby .


*****


" Maafin gue chard "


" Gue ngak bermaksud untuk nutupin ini semua dari Lo " araby yg banyak sekali menerima pukulan dari Richard tapi araby tak pernah melawan nya,ia tahu bagaimana perasaan Richard sekarang


Tiba tiba saja sebuah tangan memberikan obat antiseptik pada nya


" Nih " ucap Bram yg ternyata membuntuti araby dan sufi sedari tadi


" Bram ???"


" Lo kenapa ada disini ???" Tanya araby yg dengan segera membersihkan luka nya


" Udah Lo obatin aja dulu luka Lo " balas Bram


"Apa Lo juga berpikir sama seperti Richard kepada gue ???" Tanya araby


" Iya "


" Tapi.....,jika gue ada di posisi Lo,gue pasti juga akan bingung,antara ungkapan atau pendam " balas Bram

__ADS_1


" Huh " araby yg menghela nafas panjang


" Menurut Lo ??"


" Apa gue salah ???" Tanya araby yg meminta saran pada Bram,


Bram walaupun terkenal dengan sikap ceplos ceplos nya,yg paling selalu bercanda,tapi...Bram adalah seorang teman yg sebenarnya sangat bisa mengerti tentang perasaan teman teman nya,


Sebenarnya bram sudah tau jika araby sangat jatuh cinta pada sufi,dan juga mengetahui jika araby tengah berpacaran dengan sufi walaupun hal itu araby sembunyikan kepada nya dan teman teman nya .


*****


" Huh " araby yg sangat sering menghela nafas panjang karena masalah cinta dengan sahabat nya sendiri


" Lo dari tadi,gue perhatiin Hela nafas panjang terus deh "


" Ngak Usah di ambil pusing kali " Bram yg mengeluarkan kata ceplas ceplos nya


" Lagian sih Lo !!!"


" Kenapa Lo ngak curhat aja sih sama gue "


" Kan gue bisa bantu Lo " Bram yg sangat percaya diri


" Palingan juga ...., masalah gue tambah ruwet kalo gue cerita nya sama Lo " ledek araby


" Wah wah ,Lo berani ledekin gue ya "


" Ya udah,gimana kalo kita taruhan lagi "


" Hah "


" Lo berani ngak ???" Tanya Bram


" Taruhan ???" Tanya araby


" Iya taruhan "


" Kalo gue bisa bantu masalah Lo,"


" Gimana ???"


" Lo setuju ngak sama tawaran bagus gue ???" Tanya Bram dengan ekspresi yg sangat meyakinkan


" Ok " balas araby


" Deal nih ya " Bram yg menjulurkan tangannya sebagai tanda kesepakatan antara araby dan Bram terjadi


" Deal " balas araby yg setuju dengan penawaran dari Bram.


*****


Sedangkan di tempat lain,sani nampak nya tengah menginterogasi sufi


" Sufi !!!"


Kenapa Lo ngak bilang sama gue kalo Lo tuh pacar nya Araby,sang idola di sekolah kita " Sani yg benar benar menginterogasi sufi dengan nada yg cukup berat yg membuat sufi hanya bisa menelan ludah nya sendiri


" Kok Lo diam sih fi ???" Tanya Sani yg langsung duduk di sebelah nya sufi


" Kamu seperti detektif ya sama kayak araby" sufi yg keceplosan


" Araby???" Sani yg mengangkat alis nya yg membuat sufi kalang kabut akan menjawab apa


" Aduhhhhhh"


" Kok aku bisa keceplosan kayak gini sih ??"


" Ngapain lagi aku mikirin araby ??" Pikir sufi dengan menggeleng kan kepala nya


" Tuh kan, udah jelas deh di antara kalian berdua " goda Sani .

__ADS_1


*****


" Emang araby detektif ???" Tanya Sani


" Iya " balas sufi yg masih saja malu untuk mengungkapkan jika dirinya pacaran dengan araby


" Wah,,,, hebat banget ya Lo "


" Bisa dapetin yg kayak araby " Sani yg mengancung kan nya.


*****


Tapi.....,gue masih penasaran deh,"


" Araby nembak Lo dimana sih ???"


" Sampe sampe gue, teman Lo sendiri ngak tau tentang berita yg sangat menggemparkan ini ???" Tanya Sani


" Hmm "


" Gimana ya ???" Pikir sufi


" Lo kenapa ???"


" Jangan bilang kalo Lo tuh sebenernya terpaksa untuk menerima araby jadi pacar Lo ???" Tebakan Sani yg ternyata sangat tepat dengan alasan nya sufi untuk menerima araby


" Iya " balas sufi dengan suara lembut nya


" What !!!!!"


" Lo terpaksa pacaran sama araby yg bak idola itu ???" Tanya Sani yg masih saja tidak percaya .


*****


" Sebenarnya gini san " sufi yg ingin menjelaskan semua nya kepada Sani, teman baik nya tentang alasan ia mau menjadi pacar nya Araby


" Huh " sufi pun menghela nafas panjang sebelum ia bercerita


" Pas kamu bilang,araby tuh kurang mendapat kan kasih sayang dari orang tua nya "


" Aku sangat merasa simpati dengan kondisi mental nya Araby " penjelasan sufi yg membuat Sani menyimak dengan sangat serius ucapan dari sufi


" Apalagi...., Waktu itu " sufi yg mencoba mengingat kejadian di mana araby dan dirinya berpacaran di lingkungan sekolah


" Aku lihat araby sangat depresi,"


" Dan masalah nya itu karena araby berkali kali menyebut nama aku san "


" Akhirnya, untuk saat ini aku cuman punya satu alasan untuk menerima araby," penjelasan dari sufi


" Ooo, karena itu "


" Aku ngerti perasaan Lo fi " Sani yg sudah paham dengan alasan ia mau menerima araby sebagai pacar nya


" Tapi....., apakah Lo ngak ada perasaan cinta sedikit pun sama araby ???"


" Padahal tadi.....,aku tuh liat ....,araby sangat romantis deh orang nya "


" Pake buat emoticon love lagi dengan tangan nya " tanya Sani dengan menggoda sufi


" Ohh itu ......." Sufi yg tidak tau harus menjawab apa


" Hati hati Lo fi "


" Nanti Lo beneran jatuh cinta lagi sama araby " goda Sani.


*****


Ketika bunga bunga cinta tengah bermekaran di dalam jiwa


Rupanya bencana sudah terpampang nyata di ujung mata

__ADS_1


Sanggup kah aku dan dia menghadapi badai cinta yg akan mengombak ambikkan cinta sejati antara 2 insan manusia "


( By ; Sufi and araby ).


__ADS_2