
*****
Pukul 16.30
Di tempat kejadian perkara ( TKP )
" Selamat sore araby " ucap polisi yg tengah menjaga di area TKP
" Selamat sore pak "
" Kapan kejadian nya berlangsung pak ??" Tanya araby Ketika melihat sebuah apartemen yg cukup megah hanya menyisakan abu saja
" Kejadian nya terjadi pukul 02 dini tadi " balas polisi yg Tengah menjaga di area TKP
" Ok pak, makasih atas informasinya"
" Kalo begitu saya akan menemui inspektur dulu " araby yg berpamitan dengan sopan kepada polisi yg cukup berumur tersebut
" Iya araby " balas polisi.
*****
" Selamat sore paman " araby yg menyapa
" Selamat sore araby"
" Akhirnya kamu datang juga "
" Eh pacar kamu juga datang rupanya " ucap Paman nya araby Ketika melihat sufi berada di samping araby
" Iya paman,aku yg ajak " balas araby dengan tersenyum manis kepada sufi yg membuat pipi sufi memerah kembali.
*****
" Apakah sudah di temukan petunjuk nya paman ???" Tanya araby yg berkeliling melihat lihat situasi TKP
" Sudah araby " ucap seorang detektif dari arah belakang araby
" Oh sudah ???"
" Petunjuk apa yg sudah di temukan ???" Tanya paman nya araby
" Sebuah diary " ucap detektif yg menunjukkan sebuah buku diary yg belum hangus terbakar secara utuh
" Diary ???" Tanya araby
" Iya, seperti nya ini diary dari pemilik rumah ini " balas detektif lain yg membuka lembar diary yg hampir saja hangus terbakar.
*****
Detektif yg memegang buku diary tersebut mencoba membaca tulisan yg ada di dalam nya
" Diary ini di buat pada jam 12.00 malam, tepat 2 jam sebelum kebakaran terjadi "
" Ada 3 orang penghuni apartemen, tetapi ketiga nya sedang keluar ketika kebakaran terjadi "
" Keluar ????" Pikir araby dalam hati seraya menyimak buku diary dari sang korban
Isi diary korban yg penuh misteri πππ ;
" Cuaca buruk hari ini,aku hendak keluar pergi bekerja,tapi si merah sedang tidur sampai siangΒ "
__ADS_1
" Apa maksudnya dengan si merah ???" Pikir inspektur yg merupakan paman nya araby
" Ohh, hari ini aku jatuh di depan teras rumah, ketika pulang bekerja,dan untung nya aku bertemu dengan si putih "
" Hari ini si merah si putih si kuning, semua nya keluar dari apartemen,hanya ada aku dan istriku malam ini"
" Siapa ya itu tadi, seorang pulang di tengah malam, berbuat keributan dengan istri ku, itu si kuning "
" Seperti nya istri ku menyadari kebiasaan aneh yg di lakukan oleh si kuning " baca inspektur polisi yg membuat bingung semua orang yg ad di TKP
" Jadi....., pelaku nya pasti si kuning " balas inspektur lain nya
" Inspektur,apa aku boleh bertemu dengan ketiga penghuni apartemen ini ???" Tanya araby yg penasaran dengan ketiga penghuni apartemen
" Iya , boleh " balas paman araby yg segera mengajak araby untuk bertemu dengan ketiga penghuni apartemen tersebut
" Kamu selalu ada di sisi ku ya " pinta araby pada sufi dengan menggenggam tangan nya sufi dengan penuh kasih sayang
Sufi hanya mengangguk,di karenakan pipi nya selalu memerah ketika araby memegang tangan nya,atau menatap sufi Dengan begitu hangat.
*****
Sufi yg berjalan di samping araby,juga melihat ketiga penghuni apartemen yg tengah di interogasi oleh detektif lain nya
" Hah !!!!"
" Itu....., tatapan seorang pembunuh " sufi yg merasa sangat ketakutan, sampai sampai araby bisa merasakan nya
" Ada apa ???" Tanya araby yg semakin menggenggam tangan ny sufi dengan begitu erat.
*****
" Aku sungguh heran pak inspektur, kenapa para penghuni apartemen di beri julukan dengan warna???
" Kalau ku perhatikan secara seksama,isi tulisan buku ini,si kuning pasti pelaku nya," Tanya detektif lain nya
"Oh iya,tapi...,kita masih belum bisa menentukan siapa si kuning yg di maksud oleh korban " balas paman nya araby
" Ketiga penghuni apartemen ini tidak ada yg memiliki nama warna di identitas mereka "
" Dan juga tidak ada yg memakai pakaian berwarna kuning "
" Dan..., pekerjaan mereka tukang kayu, mahasiswa,dan pekerja paruh waktu"
" Tidak ada yg bisa di hubungi dengan warna tersebut ???" Inspektur yg merasa sangat kebingungan ketika mencocokkan antara tulisan buku diary korban dengan ketiga penghuni apartemen tersebut.
*****
Baiklah,di karenakan araby sudah berada di sini,mari kita mulai interogasi nya " perintah inspektur
" Sepenting ini kah araby dalam kasus ini ???" Pikir sufi dengan kagum sekaligus bangga pada araby,
Sufi tidak pernah menyangka,jika araby bisa memecahkan teka teki masalah yg sangat rumit dengan begitu mudah dan logis nya, bahkan orang dewasa pun masih belum bisa menyaingi kerasionalan cara pikir araby.
*****
Jawaban dari si tukang kayu ;
" Ya ampun,berapa kali aku harus mengulang nya !!!"
" Saat kebakaran terjadi,aku tengah makan malam dengan bos ku dan beberapa teman sesama tukang kayu " ucap si tukang kayu
__ADS_1
" Tapi...., setelah aku periksa, kamu sempat menghilang sebentar sebelum pukul 01. 10,iya kan ????" Paman araby yg memastikan
" Iya,"
" Aku sangat pusing, lalu aku ketiduran,dan saat aku bangun, ternyata sudah pagi " balas si tukang kayu
" Itu berarti, tidak ada orang yang bersama mu,dari pukul 02. 00, saat kebakaran terjadi " argumen dari paman nya araby pada si tukang kayu
" Tidak " balas si tukang kayu
" Maaf ,apa yg terjadi"
" Plester di wajah anda,apa anda habis berkelahi ????" Tanya araby
" Wajah ku tidak sengaja tertancap kayu balok saat aku tengah bekerja,aku kan masih anak baru,jadi ....,aku mendapat kan banyak luka"
" Ngomong ngomong apa warna kesukaan mu ???" Paman araby yg menyela
" Warna ????"
" Warna biru laut " balas si tukang kayu.
*****
Jawaban dari mahasiswa ;
" Ketika kebakaran berlangsung,aku tengah menyetir sendirian,aku pergi menyetir setiap kali aku buntu saat skripsi yg aku berikan pada profesor " jawab si mahasiswa
" Kamu pergi menyetir ke mana malam itu ???" Tanya inspektur
" Ke taman kota, karena di sana banyak tanaman hijau yg membuat ku nyaman dan tentram "
" Aku lah orang yg menyiram tanaman apartemen ini setiap hari "
" Karena,aku perhatikan tuan rumah seperti nya tidak tertarik untuk merawat halaman nya " tambah si mahasiswa
" Ouwh"
" Jadi, apakah warna kesukaan mu adalah hijau ???" Tanya inspektur
" Bukan "
" Jika aku di minta memilih warna,aku lebih suka warna hitam,"
"Warna itu menyembuhkan bagian dari diri ku yg aku sembunyikan dari orang lain ".
*****
Jawaban dari si pekerja paruh waktu ;
" Aku pergi ke bioskop kemaren malam sendirian , karena temanΒ internet ku mendadak tidak muncul"
" Teman internet ????" Tanya inspektur
" Ouwh,hobi ku adalah jual beli saham,aku punya teman internet, untuk bertukar informasi"
". ouwh, jadi maksud mu kamu adalah penjual beli saham???" Tanya paman nya araby
" Tidak "Β balas si pekerja paruh waktu.
gimana ngak idaman coba, udah tampan, romantis, punya IQ tinggi lagi π π π
__ADS_1