
*****
Di kelas araby yg masih sibuk dengan penulisan puisi oleh masing masing siswa, begitu juga dengan araby, ia nampak tengah pusing memikirkan puisi apa yg akan ia tulis dan yg akan ia bacakan nanti di hadapan semua teman teman sekolah nya
Araby pun mencoba menutup mata nya,dan mencoba memikirkan seseorang yg sudah lama ia puja, dan mencoba menyalurkan nya lewat sebuah maha karya
" Rasa gundah ini semakin menghampiri
Rasa gelisah ini semakin menghantui
Melihat mu yg terbang semakin tinggi
Tampa bisa ku sentuh sedikit pun hati mu yg suci ini
Aku seperti sudah tidak ada jalan lagi
Untuk mengejar mu yg seperti bidadari
Aku sudah pasrah untuk menerima kenyataan ini
Akan ku serahkan pada sang pemilik hati ".
*****
" Gimana kalo ini ????" Ucap Richard yg sudah membuat sebuah puisi dan ia bacakan pada teman teman nya dengan sangat berani nya
" Aku tau aku salah karena mencintai orang yg salah
Tapi mau bagaimana hati ini telah berkata
Bahwa kau yg akan selalu ku puja " ucap Richard dengan sangat bangga nya karena ia bisa membuat sebuah puisi yg ia tujukan pada 1 orang yg telah berlabuh tepat di hati nya
" Gimana menurut Lo ???" Tanya Richard dengan penuh semangat
" Ulang lagi kata pertama nya coba " ucap Bram yg merasa geli dengan kata pertama yg di tulis oleh Richard
" Aku tau aku salah karena mencintai orang yg salah " ucap Richard yg membuat Bram tertawa lepas
" Emang apa yg lucu coba ???" Tanya Richard yg melihat dengan aneh kepada Bram yg tengah tertawa lepas tanpa beban
" Kata pertama Lo tuh lucu banget tau ngak ??" Ucap Bram yg masih tertawa terbahak bahak
" Emang ada salah ya bi???" Tanya Richard ingin meminta saran pada araby
" Ngak kok chard " ucap araby dengan santai nya
" Terus kenapa sih Bram ketawa kencang kayak gitu ,??" Tanya Richard yg masih tidak mengerti
" Mungkin kata kata Lo aja yg belum tersusun rapi " ucap araby mencoba mengambil puisi yg sudah di buat oleh Richard dan mengambil sebuah pena berwarna biru
" Coba Lo baca yg ini " perintah dari araby
" Apa aku salah mencintai orang yg tepat walaupun cara ku yg masih salah
Tapi mau bagaimana, aku hanya insan manusia yg membutuhkan kata cinta " perbaikan dari araby kepada puisi yg sudah di tulis oleh Richard
*****
" Kalo kayak gini kan lebih tersusun kata nya " puji tufy
__ADS_1
" Iya nih,"
" Apa Aku salah mencintai orang yang salah , itu puisi macam apa tuh, ngak ada sajak nya,dan aneh di dengar oleh telinga "
" Masa iya Lo mau mencintai orang yg salah dalam hidup Lo " ledek Bram
" Emang puisi Lo sebagus apa sih ???" Tanya Richard yg kesal dengan ejekan dari Bram
" Lo mau denger puisi gue kayak apa ????"
" Minggu depan aja deh"
" Lo saksikan sebuah maha karya dari penulis ternama brammastarel "
" Lo akan ternganga ketika mendengar puisi gue yg indah ntar " ucap Bram dengan nada yg sombong yg membuat Richard semakin kesal dengan Bram
" Persetan dengan ucapan Lo Bram " ucap Richard dengan wajah yg sudah menghitam
" Puisi Lo gimana hir ??" Tanya Bram
" Minggu depan aja deh Lo denger ," ucap Zahir pada teman teman nya .
*****
Minggu depan check ✨✨
Acara pembacaan puisi dari para siswa dari kelas MIPA 1 pun tiba
" Buset cuih ...."
" Gue belum pernah sedeg deg gan ini dalam hidup gue " ucap Bram yg merasa jantungnya akan copot saja saking berdetak dengan sangat cepat nya
" Malah banyak banget nih orang, "
" Gue kayak nya ngak bisa deh untuk baca nih puisi " ucap tufy yg ingin mengundurkan diri dari acara yg akan di adakan sebentar lagi
" Lo ngak boleh gitu dong tuf "
" Masa iya sih laki ngak gentle " ucap Richard dengan semangat yg membara
Araby sama sekali tidak begitu mendengar kan Ucapan dari teman teman nya,ia masih seperti nya tengah mencari seseorang yg seperti nya tengah ia tunggu dari tadi
" Mana ya dia ???" Pikir araby sembari Melirik ke kanan dan kiri
"Yang ku tunggu akhirnya tiba
Yg selama ini ku nanti akhirnya menampakkan diri
Walaupun belum bisa untuk ku dekati
Setidaknya aku bisa melihat senyum nya dari sini "
"Ucap araby ketika melihat sufi dan Sani sudah memasuki lapangan sekolah,
*****
" Fi, hari ini kan kita ngak belajar " ucap Sani dengan gembira nya
" Kenapa ???" Tanya sufi yg baru tau
__ADS_1
" Lo ngak tau apa ???" Tanya Sani pada sufi
Sufi pun menggeleng kan kepala nya
" Hari nih, lokal dari kelas MIPA 1 akan membacakan puisi yg sudah mereka buat 1 Minggu yg lalu " penjelasan dari Sani
" Yg bener " Ucap sufi
" Ya bener lah, masa iya sih gue boong sama temen gue sendiri " Ucap Sani
" Lo pasti ngak liat grup wa lagi ya ???" Tebak Sani
Sufi pun hanya menggeleng kan kepala nya
" Lo emang beda tau ngak "
" Pantas aja laki laki tampan di sekolah ini mengejar cinta Lo mati Matian " Ucap Sani
" Sufi, ...."
" Apakah kamu mau menerima cinta yg tulus dari ku ini " ucap Sani memperagakan gaya para laki laki Tampan yg pernah mengungkapkan perasaan nya pada sufi
" Atau ngak kayak gini "
" Sufi ....."
" Aku janji akan membahagiakan hidup dan mati ku, hanya akan ku persembahkan pada mu seorang " ucap Sani yg membuat sufi tertawa geli dengan cara bicara dari Sani yg seperti nya i melebih lebihkan cara membawa nya .
*****
" Baiklah anak anak silahkan berkumpul di lapangan upacara sekarang" perintah pak kepala sekolah dengan sangat tegas nya
" Araby pasti akan membacakan puisi nya untuk gue seorang " Ucap yumi dengan nada yg sangat sombong
" Belum tau kali!!!"
" Araby aja ngak pernah ngomong sama Lo "
" Ya kali dia akan bacain puisi khusus untuk Lo " ledek kakak kelas yumi yg juga menyukai araby
" Awas aja tuh orang !!!!"
" Gue akan bikin perhitungan sama dia !!!" Ucap yumi dengan sangat keki nya .
*****
Araby dan geng nya juga sudah berada di lapangan, araby hanya mencoba melirik ke kelas bahasa,tempat sufi berdiri di samping nya Sani
"Walaupun aku hanya bisa melihat mu secara sembunyi sembunyi dari sini
Tapi aku berjanji,
Akan ku ungkapkan perasaan ini ketika aku sudah siap untuk memiliki
Aku berjanji
Akan ku labuhkan hati ini pada cinta mu yg suci ini
Dan aku berjanji
__ADS_1
Akan ku jaga kehormatan mu sampai ku mati ".