
*****
Hampir 30 menit sufi bercerita kepada anak anak kecil tersebut di masjid selepas selesai solat ashar seperti yg sudah di janjikan oleh sufi
Araby yg juga masih berada di ruangan masjid tersebut di saf laki laki, memperhatikan sufi dengan rasa kagum dan bangga nya terhadap sufi
" Semakin ku tau kamu
Semakin kuat juga cinta ku
Ingin ku dekati hati mu
Tapi ...., Aku masih sangat malu
Seperti tak layak bersama dengan bidadari yg ku puja dari dulu " .
*****
Jam telah menunjukkan pukul setengah 5 sore, sufi yg sadar punya janji untuk bertemu dengan pak ban dalam hal latihan bermain gitar, pun berucap
" Ok Adek Adek semua nya, sampe di sini dulu ya kakak cerita nya, soalnya kakak masih ada janji sama orang hari ini " ucap sufi dengan senyum manis
" Ya ...., Baru sebentar kak " ucap anak anak tersebut dengan sangat sedih
" Gimana...., Kalo kita lanjutin nya besok aja, " saran sufi agar semua anak anak kecil tersebut tidak bersedih hati
" Beneran kak " ucap anak anak kecil tersebut dengan semangat
" Bener dong "
" Kan kita sebagai umat muslim tidak boleh berbohong dan harus tepati janji "
" Kakak janji, insyaallah besok kakak akan ke sini lagi "
" Tapi ......., Adek Adek semua juga harus janji sama kakak " ucap sufi
" Janji apa kak ???" Tanya anak anak kecil tersebut dengan serempak
" Janji kalo Adek semua nya akan solat berjamaah di masjid pas waktu ashar masuk "
" Gimana ??? " Tanya sufi
" Janji " ucap semua anak anak kecil tersebut dengan serempak .
*****
" Huh, udah telat nih " ucap sufi yg segera masuk ke kafe tempat ia dan pak ban akan bertemu dan akan latihan bermain gitar
" Maaf ya pak, saya telat " ucap sufi menunduk kan kepala nya
" Tidak apa apa "
" Ya udah silahkan duduk "
" Kamu mau pesan apa ???" Tanya pak ban dengan suara serak nya
__ADS_1
" Terserah aja pak " ucap sufi yg masih tidak enak kepada guru yg akan mengajarkan diri nya bermain y , tapi malah dia yg tidak on time
Guru yg akan mengajarkan sufi bermain gitar adalah seorang laki laki yg seperti nya sudah berumur, di lihat dari rambut nya yg sudah memutih,dan dari jenggot yg lumayan tebal,
Pak ban guru baru yg akan mengajarkan sufi bermain gitar juga memakai kacamata berwarna hitam, dan juga memakai topi yg hampir menutupi mata nya, akibatnya sufi tidak terlalu jelas melihat wajah pak ban .
*****
Jam telah menunjukkan pukul setengah 6 sore
" Baiklah sampai di sini dulu ya kita latihan nya hari ini "
" Kamu udah ngerti kan???"
" Tentang apa yg barusan saya ajarkan kepada kamu ??" Tanya pak ban
" Sudah pak " balas sufi dengan sangat senang nya
" Bagus lah kalo begitu"
" Apa kamu mau saya antar pulang??" Tanya pak ban
" Ngak usah pak, saya pulang sendiri aja " tolak sufi dengan sangat lembut nya
" Tapi kan ini udah sore banget " ucap cemas pak ban
" Ngak apa apa kok pak, saya udah biasa pulang jam segini "
" Ya udah kalo gitu,saya pulang dulu ya pak " ucap sufi
*****
Sufi yg sudah tiba di rumah nya sekitar jam 18 lewat 15 menit, langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur empuk milik nya dan berucap
" Ternyata sesusah ini ya dewasa itu ???" Ucap sufi dengan menghela nafas panjang
Sufi seperti nya mendapatkan sebuah inspirasi dari rasa penat yg di alami nya hari ini
Sufi pun segera bangkit dari tempat tidur nya dan segera menuju ke tempat belajar nya, langsung mengeluarkan buku yg biasa tempat sufi menulis semua hal yg di pikirkan oleh sufi
Seperti dengan sangat gampang nya sufi menulis maha karya dengan susunan kata yg sangat bagus
Semua nya mengalir seperti air, tak ada hambatan dan rintangan yg di rasakan oleh sufi Ketika sufi menulis maha karya
" Rasa penat ini akan terbayar kan nanti nya
Rasa susah ini akan jadi tawa bahagia
Walaupun kata orang, dewasa itu adalah hal yg curang
Ia merampas semua tawa dan bahagia menjadi derita yg tak ada ujungnya
Tapi bagiku, ini adalah jalan sesungguhnya
Jalan menuju masa depan yang cerah
__ADS_1
Akan ku buktikan pada dunia
Bahwa aku bisa menaklukkan nya
Akan ku buktikan pada dunia
Lewat sebuah maha karya " .
*****
Araby yg tengah terbaring lelah di atas tempat tidur nya, berusaha menutup mata nya, tapi tiba tiba suara ponsel nya berbunyi, yg membuat araby terbangun dengan kaget nya
" Iya halo " balas araby dengan tidak ada gairah semangat
" Maaf den, perusahaan kita tengah mengalami masalah keuangan " ucap staf perusahaan keluarga nya araby
Keluarga araby merupakan keluarga terpandang, selain ayah nya seorang dokter, keluarga araby juga memiliki sebuah perusahaan mebel yg tersebar di beberapa negara maju, seperti Amerika, Jerman dan Inggris
Di karenakan araby merupakan anak laki laki tertua di keluarga nya, ia juga memainkan peran yg sangat besar dalam memegang masalah keuangan perusahaan mebel milik keluarga nya
Walau masih berumur 17 tahun, araby memang memiliki otak yg sangat jenius dan seksi dalam menghadapi Krisis keuangan di Perusahaan keluarga nya
Bahkan para milyarder yg bekerja sama dengan perusahaan keluarga nya araby, memberikan gelar kepada araby dengan sebutan " the brain sexi boy "
Karena dengan usia yg masih di bilang sangat muda, araby mampu menstabilkan keuangan perusahaan keluarga nya dengan ide ide yg kadang tidak masuk logika bagi sebagian orang .
*****
Jam telah menunjukkan pukul setengah 8 malam
Sufi yg tengah duduk di meja belajar nya, nampak tengah membaca sebuah buku yg berjudul " Jago Kuasai Bahasa Jerman "
Sufi sangat menyukai bahasa, sufi berpikir bahwa bahasa adalah elemen yg tidak bisa di pisahkan dari manusia,
Karena bahasa adalah alat komunikasi yg paling independen, sufi mencoba menguasai banyak bahasa dunia
Sufi sudah sangat fasih berbahasa Inggris, Prancis, dan Rusia
Dalam 1 Bulan ini, sufi ingin sekali menguasai bahasa Jerman
Sebenarnya ada banyak alasan yg membuat sufi sangat menyukai bahasa, salah satu nya adalah sufi ingin sekali melanjutkan pendidikan ke luar negeri, dan ingin sekali berdebat dengan para orang luar negeri, terutama orang yg berbeda keyakinan dengan nya
" Semua orang berhak punya mimpi
Dan mewujudkan mimpi nya
Dan itu yg tengah aku alami saat ini
Untuk bisa mengubah cara pikir dunia
Untuk bisa membuat Indonesia bangga
Mengharumkan nama bangsa di kancah dunia "
" Berani lah bermimpi, karena orang orang jenius terlahir dari pemikiran pemikiran yang extrem dan berani mengatakan pada dunia jika semua anak terlahir dengan kemampuan yg berbeda "( hidayatus suffiyullah )
__ADS_1