
*****
Tidak semua yang dapat di hitung di perhitungkan
Dan tidak semua yang di perhitungkan dapat di hitung
Albert Einstein
Ucap Bram dengan sangat puitis , membuat teman teman nya melongo Tampa sebab
" Buset dah !!" Ucap Richard di sertai tepuk tangan dan geleng geleng kepala seakan tidak percaya dengan ucapan yg baru saja ia dengar dari Bram.
" Tuh Lo ngerti maksud gue " ucap Zahir.
" Ngerti apa ???" Tanya Bram .
" Ya maksud dari gue lah " ucap Zahir yg tidak mengerti dengan ucapan dari Bram.
" Tadi Lo baca kata bijak dari salah seorang yg berpengaruh di dunia kan ??" Tanya Zahir.
" Oo itu ,gue cuman lagi baca quetes doang " ucap Bram dengan polos .
" Ha!!!" Ucap teman teman Bram seakan tidak percaya
" Kalian kenapa sih ???" Tanya Bram.
" Ya Tuhan , gue kira Lo ngerti maksud dari perkataan Zahir , tapi rupanya Lo ngak ngerti sama sekali "
" Rupanya Lo cuman lagi baca quetes doang "ucap Richard yg berhenti mengagumi Bram yg ternyata Bram hanya tengah membaca sebuah quetes
*****
Sufi yg tengah berjalan kaki menuju ke arah sebuah perpustakaan keliling yg berseberangan dengan kafe andalasia , tempat di mana araby dan teman teman nya tengah berkumpul sepulang sekolah.
Araby yg hanya menjadi pendengar yang baik dari perselisihan antara teman teman nya ,Tampa berbicara sepatah kata pun dengan teman teman nya .
Araby yg duduk di samping kaca kafe , lantas memalingkan pandangannya ke arah luar kafe
" Eh itu kan dia ???" Ucap araby dalam hati ketika melihat seorang gadis berhijab berwarna putih yg tengah berjalan mendekati perpustakaan keliling
" Dia mau ngapain di sana ???"
" Apa gue ikutin aja ???" Tanya araby pada diri nya sendiri ,tanpa menghiraukan perkataan dari teman teman araby yg tengah bersenda gurau .
" Eh gue pulang dulu ya " Ucap araby
" kok Lo cepat banget pulang nya ???" Tanya Richard
" Iya nih , baru juga ngumpul " balas Bram
" Sorry ya ,gue masih ada urusan soalnya " ucap araby yg langsung keluar dari kafe dan langsung menuju ke arah mobil mewah yg bermerek Ferrari warna putih .
*****
" Tumben banget sih araby ??" Tanya Bram yg tengah menyantap steak daging
" Iya ,dari tadi pagi dia tuh aneh banget " ucap Richard
" Biarin aja lah ,"
" Itu kan urusan nya araby , ngapain juga kita yg kepo " ucap Zahir dengan sangat bijak.
*****
Araby tengah memarkir kan mobil nya di tempat parkiran yg tidak bisa di lihat oleh teman teman nya ,
Araby memang tipikal orang yang tidak ingin orang lain tau tentang kehidupan pribadi nya , walaupun itu teman teman nya .
__ADS_1
Bagi araby tidak ada orang yg bisa di percaya selain diri nya sendiri , walaupun itu teman teman nya sendiri .
Dia ngapain di sini ???" Tanya araby yg masih tengah mengikuti sufi masuk ke dalam perpustakaan keliling .
*****
Sani yg tengah berada dalam perjalanan menuju ke tempat latihan teukondo nya ,Tampa saja bertemu dengan guru baru yg sangat memikat hati para gadis di sekolah di sebuah supermarket
" Eh bapak " ucap Sani yg tengah mengambil air dingin dari tempat pendingin
" Eh kamu " ucap pak Agra
" Kamu mau pergi latihan teukondo ???" Tanya pak Agra ketika melihat Sani tengah memakai pakaian teukondo yg berwarna putih
" Iya pak " balas Sani
" Kamu latihan nya di mana ,???" Tanya pak Agra
" Di dekat jalan ketedral pak " balas Sani
" Oo ,di sana , rumah saya searah di sana ,kamu mau bareng sama saya ???" Tanya pak Agra
*****
Flash back
" Fi ,kita jadi kan ntar malam pergi nya ??" Tanya Sani
" Iya ," balas sufi
" Ya udah kalo gitu ,kita ketemu di sana aja ya "
" Soalnya gue mau latihan teukondo dulu " ucap Sani
" Ok " balas sufi
" Kayak nya itu deh teman baik nya " pikir pak Agra yg masih membuntuti sufi sampai ke arah parkiran
*****
Flash on
" Gimana ???" Tanya pak Agra ke Sani yg ingin bertanya tentang sufi ke pada diri nya
" Ok deh pak " balas Sani Tampa beban
" Wah ini mobil bapak " ucap Sani yg kagum dengan mobil Ferrari warna silver milik pak Agra
" Iya ,ya udah yuk masuk " ajak pak Agra
" Iya pak " balas Sani
Sani langsung membuka pintu mobil bagian belakang , walaupun Sani di kenal dengan sifat tomboy nya ,ia mengerti tentang batasan antara seorang pria dan wanita
Sani seorang pemeluk agama Kristen Katholik , walaupun pemeluk Kristen ,Sani selalu bertanya ke pada sufi yg memeluk agama Islam , tentang apa saja yg menurut Sani ,agak sedikit aneh yg di lakukan oleh seorang muslim.
*****
Flash back
Ketika awal sekolah ,Sani pertama kali bertemu dengan seorang yg memeluk agama Islam dalam hidup nya , yaitu sufi , gadis cantik yg memakai sebuah hijab berwarna putih yg menambah keayuan sufi
Sani yg penasaran dengan apa yg di pakai oleh sufi , lantas membuntuti sufi dari arah belakang
Sufi yg merasa jika diri nya tengah di buntuti oleh seseorang , lantas merasa sangat was was ,sufi takut jika orang yg tengah membuntuti nya adalah orang yg ingin berbuat senonoh dengan nya
" Kayak nya ada yg lagi ngikutin aku " ucap sufi yg langsung mengeluarkan sebuah buku yg cukup tebal dari dalam tas nya yg akan di gunakan untuk memukul orang yg tengah membuntuti sufi .
__ADS_1
" Bukkk " suara pukulan pun terdengar
Sufi yg sangat kaget ,jika orang yg tengah membuntuti nya itu adalah seorang perempuan lantas meminta maaf .
" Eh maaf " ucap sufi
" Iya ngak apa apa " balas Sani yg merasa kesakitan di bagian punggung sebelah kanan akibat pukulan dari sufi.
" Sini saya obatin " ucap sufi merasa bersalah
" Ngak apa apa kok , cuman sakit sedikit ," balas Sani
" Sekali lagi saya minta maaf ya " ucap menyesal sufi
" Iya ".
"Btw nama kamu siapa ???" Tanya Sani yg ingin akrab dengan sufi
"Nama aku sufi "
" Kalo kamu ???" Tanya balik sufi
" Nama aku Sani "
" Yg lagi kamu pake ini apa nama nya ??" Tanya Sani ke arah kerudung sufi
" Oo ,ini namanya hijab " balas sufi
" Hijab ???"
" Kenapa kamu pake ini ???" Tanya Sani
" Ini perintah dari agama aku " balas sufi
" Oo gitu " balas Sani
" Terus kenapa kamu kelihatan nya takut banget pas aku Buntuti kamu tadi ???" Tanya Sani
" Aku kira nya kamu tuh laki laki ,makanya aku takut banget " balas sufi
" Takut cuman karena laki laki ???"
" Kenapa harus takut coba ???" Tanya Sani
Sufi pun menjelaskan secara detail ke Sani yg penasaran dengan agama yg di anut oleh sufi
" Di dalam Islam ada batasan antara seorang pria dan wanita "
" Seorang wanita tidak boleh terlalu dekat dengan seorang laki laki ,di takut kan akan terjadi hal hal yg tidak di inginkan " ucap sufi.
*****
Araby yg masih membuntuti sufi memasuki perpustakaan keliling tersebut ,
Tampak jika sufi tengah memegang sebuah buku yg cukup tebal dan tengah membaca sebuah quetes dari buku yg tengah ia pegang
Hikayat Sepertiga malam ku
" Ada yang suka rela mendoakan mu tampa di minta
Tak pernah lelah ia meminta pada nya agar kamu selalu dijaga sebaik baik penjagaan nya
Mungkin bila ia berhadapan dengan dengan mu ,Ia lebih memilih bungkam
Namun dalam hati nya ,hanya nama mu yang bersemayam
Di doakan nya kamu melalui sepertiga malam nya ."
__ADS_1