
*****
Penantian yang panjang akhir nya terbayar kan sudah,5 tahun berpisah bukan lah pemisah dari kuat nya cinta mereka berdua
Pukul 08.00
( Masih di rumah sakit )
Sufi yg masih terbaring lemah di rumah sakit, mencoba membuka mata nya secara perlahan lahan,dan Ia melihat sesosok pria yang tengah berdiri di samping nya
" Araby " dengan nada begitu lemah dan masih merasakan pusing di kepala nya
" Kamu udah bangun ya "
" Sekarang kamu makan bubur nya ya fi " araby yg begitu telaten merawat sufi
" Aaaak"
" Buka mulut nya " ucap araby yg memberlakukan sufi seperti anak kecil saja
" Aku Bukan anak kecil lagi bi"
" Biar aku yg suap sendiri aja ya " balas sufi
" Kamu masih sakit,biar aku aja yg nyuapin kamu " araby yg menyuapi sufi dengan begitu lembut dan penuh kasih sayang pada gadis yg tak pernah hilang dari hati nya.
*****
5 hari berlalu
Setiap hari araby selalu mengurus sufi baik siang atau pun malam, selalu telaten mengurus keperluan Sufi,jika bergerak sedikit pun,araby pasti akan terjaga,
Pukul 09.00
" Aku udah boleh pulang bi???" Tanya sufi yg melihat araby tengah memasukkan pakaian nya sufi
" Udah,tapi sore nanti ya"
" Siang ini aku ada urusan soalnya "
" Kamu ngak apa apa kan aku tinggal di sini??" Tanya araby
Sufi Hanya menggeleng kan kepala nya,
" Aku suruh Bram aja deh untuk temani kamu di sini "
" Supaya ngak begitu suntuk " araby yg segera menelepon Bram untuk menyuruh nya menemani sufi yg sendirian di rumah sakit
Sufi yg hanya senyum senyum sendiri, benar benar tak menyangka jika orang yg selama ini benar benar ia cintai, rupanya sudah berada di samping nya,dan begitu telaten merawat diri nya yg tengah terbaring sakit.
*****
" 15 menit lagi Bram datang,aku pergi dulu ya fi "
" Kalo ada apa apa,kamu langsung aja telfon aku " saran araby yg tengah mempersiapkan banyak berkas
" Iya bi " balas sufi.
*****
Setelah araby pergi
Masuklah seorang pria berjaket hitam yg membuat sufi begitu merasakan takut
Pria itu semakin mendekat,yg membuat sufi benar benar ketakutan, ingin mencoba menelfon araby,tapi ponsel nya begitu jauh rasa nya untuk di gapai
Pria itu berdiri dan berucap
" Maafin aku fi " suara yg penuh penyesalan pun terdengar
" Richard " sufi yg mengenali suara tersebut
" Iya ini aku "
" Aku benar benar minta maaf, karena sudah mencelakakan kamu,"
" Maafin aku sekali lagi fi " Richard yg benar-benar menyesali perbuatannya
" Kamu ngak perlu minta maaf chard,"
" Aku bisa ngertiin posisi kamu " sufi yg berucap supaya Richard tidak merasa bersalah lagi
" Huh"
" Kamu emang baik fi "
" Kamu emang pantes buat araby " Richard yg langsung keluar dari rumah sakit .
*****
5 menit kemudian
" Semoga Richard baik baik aja ' harapan dari sufi
Bram pun masuk, dengan membawa banyak jenis buah-buahan,
" Ya Allah chard, emang aku apaan,pake di bawa sebanyak itu !??" Tanya sufi yg begitu kaget dengan buah buahan yg begitu banyak di bawakan oleh Bram
" Huhhhhh"
" Suruhan siapa lagi ??"
" Kalo bukan araby, suami masa depan kamu fi " balas Bram yg langsung meletakkan banyak jenis buah-buahan di atas sofa di ruangan sufi.
******
" Kamu beruntung banget sih fi"
__ADS_1
" Bisa dapetin hati seorang araby,pria yg begitu Tampan dan begitu perhatian pada kamu"
" Sampe gue pun di suruh untuk temanin Lo di sini ,"
" Kurang perhatian apa lah si araby tuh "
" Tampan, romantis, pintar, konglomerat "
" Emang beruntung Lo fi " Bram yg langsung duduk di kursi dekat kasur nya sufi.
*****
" Gimana keadaan kamu fi ??" Tanya Bram
" Udah mendingan Bram " balas sufi
" Syukurlah " balas Bram
" Bukan nya hari ini kamu ada rapat ya Bram ??" Tanya sufi yg ingat jika Bram pernah Bilang,bahwa tanggal 01 November ini,ada rapat dengan klien dari Amerika
" Iya emang sih "
" Tapi mau bagaimana lagi,suami masa depan Lo tuh nyuruh gue untuk temanin calon istri nya ini " goda Bram yg membuat pipi nya sufi benar benar memerah.
*****
Pukul 16.00
" Thanks ya bro " ucap araby dengan membawakan makanan untuk sufi
" Hmm "
" Udah selesai ??" Tanya Bram
" Udah " balas araby
" Kalo gitu gue pamit dulu deh,"
" Bisa bisa gue jadi nyamuk di sini !!" Bram yg pamit ke sufi dan araby.
*****
" Kamu udah makan fi ??" Tanya araby yg langsung duduk di samping nya sufi
" Udah bi "
" Tadi Bram beliin aku makanan kok " balas sufi
" Kita pulang sekarang ???" Tanya sufi
" Iya,tapi kita solat ashar dulu ya " ucap araby
" Iya bi " balas sufi.
*****
" Ya Allah jika kami memang kau takdir kan untuk bersama,maka Jangan pernah pisahkan kami lagi ya Allah"
" Izinkan lah hamba mu ini untuk menjaga sufi seumur hidup hamba "
" Izinkan lah hamba untuk menjadi pemimpin yg baik nanti nya ya Allah "
" Rabbana atina fid Dunya ha sanah,wa fil akhiroh tiย Hasanah,wa qina'aza bannar" araby yg mengakhiri doa nya.
*****
Pukul 16.35
Sufi dan araby Sudah berada di rumah nya sufi
" Makasih ya nak araby, udah nganterin sufi " mamanya sufi yg membawakan minuman kepada araby
" Iya tan"
" Aku pulang dulu ya tan,masih ada urusan soalnya " araby yg pamit ke mama nya sufi
" Fi,kamu jangan lupa minum obat nya "
" Aku pulang dulu ya fi,Tan " araby yg segera menghidupkan mobil nya.
*****
Tinggal lah mama nya Sufi dan sufi di teras rumah
" Kalo di lihat araby makin tampan aja ya ???" Goda mama nya sufi yg membuat sufi benar benar mati gaya setelah mendengar kan ucapan dari mama nya
" Aku masuk kamar dulu ya ma " ucap sufi dengan pipi memerah.
*****
Pukul 21.00
" Ya assalamu'alaikum bi "
" Ada apa ??" Tanya sufi lewat sambungan telepon
" Waalaikum salam,kamu udah mau tidur???" Tanya araby
" Iya bi " balas sufi sambil menguap
" ya udah kalo gitu kamu mendingan tidur deh sekarang, soal nya aku mau ngajak kamu ke suatu tempat besok "
" Meet malam ya fi "
" Assalamu'alaikum " araby yg menutup ponselnya.
*****
__ADS_1
" Araby mau ngajak aku ke mana ???"
" Apa jangan jangan ???" Pikir sufi yg entah apa yg ia pikirkan.
*****
Pukul 08.40
" Pagi tan " sapa araby
" Pagi araby,mau jemput sufi ya ??" Goda mama nya sufi
" Iya tan,sufi nya mana ??" Tanya araby
" Maaf bi" sufi yg langsung keluar dari kamar nya dengan stelan yg begitu elegan.
******
" Ma,aku pamit dulu ya " sufi yg menyalami tangan mama nya
" Iya kalian berdua hati hati ya"
" Pulang nya Jangan malam malam banget " saran Mama nya sufi
" Iya ma " balas sufi.
*****
Pukul 10.00
" Ngapain ke sekolah bi???" Tanya sufi yg bingung ketika melihat araby mengendarai mobil nya masuk ke arah parkiran sekolah SMA mereka
" Aku emang mau ngajak aku ke sini fi " ucap araby
" Ouwh, rupanya kamu mau ngajak aku ke sekolah " balas sufi dengan sedikit kecewa
" Emang kamu pikir aku mau ngajak kamu ke mana ??" Goda araby
" OOO......, enggak kok "
" Ya udah yuk jalan " ucap sufi dengan pipi yg sudah memerah.
*****
" Kita mau ke mana ??" Tanya sufi
" Ke perpus yuk " ajak araby
" Pagi buk " sapa araby dan sufi kepada buk perpus
" Eh ada araby sama sufi "
" Ada yg bisa ibuk bantu ???" Tanya buk perpus.
" Ngak ada buk,kami cuman mau mampir aja "
" Kami masuk dulu ya buk " ucap araby .
*****
" Ngak ada yg berubah ya,masih sama seperti dulu " sufi yg melihat sekeliling perpustakaan dengan rasa rindu
" Iya,kamu benar,"
" Ngak ada yg berubah sama sekali"
" Sama juga dengan perasaan aku ke kamu yg ngak pernah berubah sama sekali sejak awal pertemuan kita di sini " ucap araby yg juga begitu merindukan suasana ketika mereka berdua tengah bersama di perpustakaan
" Jangan bilang kalo kamu tuh udah jatuh cinta sama aku di sini ya ???" Tanya sufi
" Hmm " balas araby
" Jadi benar, kamu udah lama suka sama aku ?" Sufi yg begitu tidak percaya, karena pria Incaran di sekolah nya, ternyata mencintai sufi sudah sejak lama
" Hmm"
" Tepat nya lagi,pas kamu bilang aku tuh mesum " araby yg ingat awal pertemuan mereka
" Ihh Araby"
" Aku kan ngak sengaja ngomong itu " sufi begitu malu jika mengingat awal pertemuan mereka
" Kamu tau nggak sih, kenapa aku ngajak kamu ke sini ??" Tanya araby
" Enggak, emang kenapa ???" Sufi yg berbalik bertanya pada araby
" Aku hanya ingin bernostalgia di tempat awal kita bertemu,dan tempat awal aku mencintaimu sufi "
" Aku ingin tempat ini menjadi saksi buat cinta kita " araby yg menatap dengan penuh kasih sayang wanita yg benar benar ia cintai sejak lama.
*****
( pengumuman karya terbaru )
MAWAR " jika sudah mekar selalu mencuri banyak perhatian,maka nya harus di petik sebelum mawar itu mekar
Kisah ini akan menceritakan sisi dari sang gadis biasa dengan otak yang begitu luar biasa
Sangat identik dengan kata " MAWAR " indah tapi berbisa
Kisah ini akan mengangkat realita di balik topeng yang selalu di pakai oleh para tokoh, kesetiaan persahabatan yang akan mendapatkan banyak ujian, rumit nya cinta ketika cinta itu bersemi di antara persahabatan mereka alias ( Friendzone )
" Ketika semua orang ingin menjadi diri saya
saya sendiri ingin seperti mereka "
( I AM ???? ).
__ADS_1