
*****
Araby dan sufi yg tengah berdiri di halte bis,kali ini araby tidak mengengam tangan nya sufi, mungkin karena sudah tidak amarah lagi,dan sudah bisa menenangkan diri nya
" Maafin aku ya fi " ucap araby secara tiba tiba
" Maaf ???" Tanya sufi bingung
" Maaf,aku udah genggam tangan kamu tadi " araby yg menyesal,tapi sufi malah salting di sertai dengan pipi memerah
" Iya " balas sufi.
*****
" Oh iya,yg tadi tuh siapa ???" Tanya araby yg sudah mulai tenang
" Oh,itu ngak kok, "
"Mereka cuman salah faham aja " sufi yg terpaksa berbohong kepada araby,ia takut araby malah akan melawan mereka sendirian lagi
" Ya udah,aku percaya,tapi .....,jika mereka berlima ngangguin kamu lagi,aku ngak akan tinggal diam " gombal araby yg membuat pipi nya sufi memerah kembali
" Kamu kenapa ???"
" Kok pipi kamu merona kayak gitu sih ???" Tanya araby yg sebenarnya sudah tau,jika sufi pasti tengah salting
" Hm, enggak kok " sufi yg menggeleng kan kepala nya dan di sepanjang perjalanan hanya bisa menatap ke luar jendela,Tampa sedikit pun menoleh ke araby yg tengah duduk tepat di samping nya
" Huh "
" Kenapa jantungku berdetak sangat kencang sih ???" Pikir sufi yg benar benar tak tau rasa apa yg tengah melanda dirinya.
*****
" Kamu ngak mau turun ya ?" Goda araby,yg melihat sufi hanya tengah saling, dan tetap saja tak bergerak sama sekali kecuali menatap jendela bis
" Apa kamu ngak mau pisah sama aku, walaupun itu hanya sesaat " goda araby yg membuat pipi nya sufi benar benar memerah
Sufi yg benar benar salah tingkah,hanya bisa berucap
" Huhhhh "
" Aku turun di sini aja "
" Pak !!"
" Turunin saya di sini ???" Ucap sufi
" Tapi...,halte nya di Depan sana dek " ucap supir,
" Sufi ,sufi "
" Kamu pintar buat aku menggila rupa nya " araby yg senyum senyum sendiri ketika melihat tingkah polos dan lugu nya sufi
" Oh iya,"
" Maaf pak,saya lupa " sufi yg benar benar malu pada araby.
*****
5 menit kemudian
Bis pun berhenti di halte dekat rumah nya sufi
" Kalo gitu....,aku pulang dulu ya " sufi yg langsung turun Tampa menoleh sedikit pun pada araby
Ketika sufi tengah berada di halte,tiba tiba saja araby memanggil nya dari dalam bis yg ingin bergerak kembali
" Sufi " panggil araby
" Hm " balas sufi
" Kamu ada ketinggalan loh " ucap araby
__ADS_1
" Apa ???" Tanya sufi
Araby pun membentuk love dengan tangan nya,yg membuat sufi benar benar salting karena tingkah romantis nya araby pada diri nya .
*****
Bis yg sudah menjauh,tapi sufi masih saja diam dengan pipi yg benar benar merona
" Aku kenapa sih ???"
" Kenapa ????" Pikir sufi yg menepuk pipi nya karena bingung.
*****
Ternyata sedari tadi ada yg tengah memperhatikan romansa mesra antara sufi dan araby
" Apa mereka berdua benar benar pacaran ???" Richard yg ternyata melihat sufi dan araby dari tepi jalan
" Tapi ?????"
" Kenapa araby khianati gue ????" Richard yg benar benar tidak percaya dengan apa yg Tengah ia lihat
Seperti ada rasa Amarah yg begitu besar,yg tumbuh di dada nya Richard, terlihat seperti seorang pembunuh yg siap melancarkan aksinya
Richard pun segera memanggil ponsel nya,dan menghubungi araby
" Halo "
" Lo dimana sekarang ???"
" Gue ingin kita ketemu sekarang,di tempat biasa " ucap Richard yg segera menutup telfon nya,Tampa membiarkan araby berbicara sepatah kata pun
" Richard kenapa ???" Pikir araby yg meminta kepada supir bus, untuk mengantarkan dirinya ke kafe Alamanda untuk bertemu dengan Richard.
*****
Sani yg melihat sufi senyum senyum sendiri,tiba tiba saja mengagetkan sufi
" Ngelamunin apaan sih ??"
" Kok seperti nya senang banget ???" Goda Sani
" Huh "
" Sani,kamu ngagetin aja " ucap sufi benar benar kaget'
" Habis nya sih "
" Teman dekat ku ini senyum senyum sendiri " goda Sani
" Ih,siapa juga yg ngelamun, " elak sufi yg sebenarnya takut jika Sani mengetahui jika dirinya tengah berpacaran dengan araby
" Apa ini ada hubungannya dengan araby ???" Tanya Sani
Sufi benar benar kaget', padahal dirinya dan araby tak pernah memberitahukan hubungan nya kepada teman teman sekolah mereka,
" Araby ????"
" Siapa juga yg mikirin si cowok sombong itu " elak sufi yg bingung harus jawab apa
" Cowok sombong apa cowok idaman ???" Tanya Sani yg membuat sufi benar benar bingung harus menjawab apa
Sufi benar benar tidak ingin orang lain mengetahui tentang hubungan nya dengan araby, walaupun itu Sani,
" Ya..... cowok sombong lah " balas sufi dengan keringat dingin bercucuran di kening nya sufi
" Ya,ngak usah boong lh fi "
" Aku udah tau kok kamu sama araby ada hubungan spesial " ucap Sani yg benar benar membuat sufi hanya bisa menelan ludah nya sendiri
" Shhttttt "
" Kamu jangan bocorin ke yg lain ya " pinta sufi
__ADS_1
" Kenapa Lo ngak bilang aja sama semua orang sih ???"
" Seorang sufi teman nya Sani, berpacaran dengan idola sekolah,"
" Itu ..... wowwwwww banget " ucap Sani dengan semangat
" Shhttttt " ucap sufi yg menutup mulutnya Sani
" Kenapa sih fi ???" Tanya Sani bingung
" Lebih baik kita ngak ngomong di sini "
" Kita bicarain nya di sana aja " sufi yg menunjuk ke arah banku di jalan yg kosong .
*****
" What !!!!!"
" Lo belum mau semua orang tau tentang hubungan Lo berdua !!!"
" Kenapa coba ???" Tanya Sani dengan ekspresi bingung
Sufi pun menghela nafas panjang,dan segera membuka pembicaraan kepada Sani
" Jadi gini "
" Hmm" sufi yg menghela nafas panjang
"Aku sebenarnya...., menerima araby karena ....,aku cuman kasihan sama dia " ucap sufi
" Kasihan ???"
" Lo udah gila apa ???"
" Araby !!!"
" Dia tuh cowok idaman di sekolah kita, Semua cewek pada ngantri jadi pacar nya dia !!!"
" Sedangkan Lo !!!"
" Udah jadi pacar nya seorang araby"
" Tapi....,malah ngak mau orang lain tau,kenapa coba???" Tanya Sani
" Jadi gini "
" Pas Waktu itu,aku melihat araby benar benar tengah depresi, dan kamu tau apa yg dia depresikan???"
" Dia depresi karena aku san"
" Aku jadi ngak enak kalo ngak terima araby "
" Maka nya aku masih belum ingin orang lain tau tentang hubungan kamu berdua " ucap sufi .
*****
Araby yg sudah berada di kafe tempat ia ingin bertemu dengan Richard
" Kenapa Richard ngajak gue ketemu secara mendadak seperti ini ???" Pikir araby yg tengah naik tangga ke lantai paling atas
Belum sempat araby menyapa Richard,ia malah sudah mendapatkan pukulan di daerah pipi nya
" Aww " araby yg tengah kesakitan
" Lo kenapa chard ???"
" Kenapa Lo pukul gue kayak gini ???" Araby yg benar benar merasakan rasa sakit di pipinya karena terkena pukulan dari Richard secara mendadak
" Dasar penghianat !!!!"
" Dasar musuh dalam selimut Lo !!!" Richard yg melayangkan kembali pukulan ke arah pipi nya araby, membuat pipi araby terluka dan lebam akibat terkena pukulan dari Richard.
" Wah wah sepertinya persahabatan antara Richard dan araby benar benar akan hancur dalam sekejap mata,hanya karena mereka berdua mencintai orang yg sama, yaitu sufi ".
__ADS_1