Saya Jatuh Cinta Dengan Keponakan Saya

Saya Jatuh Cinta Dengan Keponakan Saya
Aku Jatuh Cinta Part 4


__ADS_3

Anggi, ali beby dan amora asik maakan somay bareng sesekali mereka bercanda bareng, mereka fikir nathan dan tasya takan mengikuti mereka namun ternyata sebaliknya. Nathan dan tasya sibuk mencari anggi dan ali. Anggi merasa risih dengan pencarian nathan langsung memanggil nathan, nathan menoleh dan berjalan ke arah anggi.


" ngapain? " anggi menatap tasya dan nathan berbarengan. Belum sempat nathan menjawab tasya lebih dulu menghampiri anggi


" kenapa anggi langsung ajak ali tasya kan mau kenalan sama ali "


Tasya si anak manja yang selalu deketin cowo ganteng namun tak pernah berhasil.


" abis gue males liat lo rebutan ali sama si kampret " menunjuk nathan. Kemudian anggi memberikan sebuah kotak pada tasya


" oh iya tasya ada sesuatu nih buat lo semoga lo suka "


Setelah Anggi memberikan kotak itu anggi mengajak kawannya kekelas meninggalkan nathan dan tasya.


Tasya yang tidak sabar mulai membuka kotak itu dan ternyata yg keluar adalah kodok


Tasya dan nathan berteriak kaget dengan pemberian anggi sementara yang memberi entah kemana.


" kampret "


Anggi ali beby dan amora tertawa terbahak bahak membuat seisi kelas menatap aneh mereka


Tasya datang dengan pipi merah akibat menangis


" anggi jahat banget si sama tasya " tangisnya semakin jadi sementara anggi asik tertawa bersama ali dan lainnya....


Bel tanda pulang sekolah berbunyi semua siswa merapikan buku dan menyimpannya ke dalam tas sebelum pulang mereka berdoa bersama, setelah berdoa semua siswa keluar kelas. Ada yang menuju parkiran untuk mengambil motor, ada yang menunggu gerbang menunggu jemputan dan ada juga yang ke kantin untuk mengisi perut yang lapar.


Anggi pulang bersama amora dan beby mereka mau ke mall mau shopping ,katanya ada barang yang ingin mereka beli. Anggi dkk dijemput samudra sang kaka dari anggi. Diperjalanan semua asik mengobrol dan bercanda bareng.


Saat semua asik mobil berhenti tiba tiba karena ada tawuran sam anggi amora dan beby nampak kaget, anggi melihat sosok nathan yang sedang terbaring dipinggir jalan anggi turun dari mobil dan menghampiri ingin menghampiri nathan.


" nggi mau kemana bahaya " teriak sam takut anggi kenapa napa. Namun anggi tidak menggubris anggi tetap berjalan menuju sosok lelaki itu.


Anggi kaget melihat yang tergeletak adalah sosok nathan sang musuh


" nath, nath lo kenapa bangun nath " teriak anggi, anggi terus bertriak. anggi membawa nathan ke dan menidurkan nathan di pinggir jalan dan terus membangunkan nathan , badannya penuh luka beberapa menit kemudia nathan bangun dan melihat anggi. Nathan tersenyum melihat musuhnya panik dan care.


" lo dah bangun nath? " tanya anggi sembari menatap nathan. Nathan hanya mengangguk.


" yaallah nath itu jidat lo berdarah semua badan lo luka " menatap jidat nathan kemudian mencari sesuatu di tas nya, anggi mengambil kotak kecil yang berisi P3k. Kemudian anggi mulai mengobati nathan membersihkan sampai memberi plester, nathan senang diperhatiin seperti ini .


" Kenapa bisa gini si " anggi bertanya namun nathan tak kuat mukanya pucat pasi,


Anggi menghampiri mobilnya dan meminta bantuan pada teman dan kakaknya .


Akhirnya anggi dkk membawa nathan ke rumah sakit,anggi mencoba menghubungi keluarga nathan namun nihil menurut tetangga keluarga nathan sedang dinas keluar negri dengan terpaksa anggi harus mengurusi nathan dirumah sakit.


Beby dan amora masih menemani anggi d rumah sakit ditambah sam,indah dan teman teman nathan. Anggi pamit pulang untuk mandi dan ganti baju dulu sementara mereka masih menunggui nathan.


Nathan masih belum sadarkan diri akibat luka pada badan dan kepalanya,


Sebelum pulang anggi berpamitan dulu pada nathan. " cepet bangun ya nath " ucap anggi pelan,


Part II


" Perjodohan tanpa cinta berubah jadi cinta "


"Perjodohan??"


Aku sangat terkejut ketika Ayah menyetujui perjodohan itu, tanpa sepengetahuan aku??


Ayah melakukan semua ini karena untuk menyelamatkan perusahaan Ayah yang mulai bangkrut, bagaimana bisa aku menjalani perjodohan ini tanpa didasari kata "Cinta"


Ayah dan Om Farhan bahkan telah menentukan tanggal pernikahan??


• bagian 1, Penentuan


Ayah : "Jadi pernikahannya akan ditetapkan minggu ini?"


(Sambil meminum kopi)


Om Farhan : "Bagaimana kamu setujukan,wan..??"


Ayah : "Saya setuju-setuju aja kok, yang penting pernikahan buat anak kita berjalan dengan lancar"


Om Farhan : "Bagus deh kalo gitu,wan. Saya pamit pulang, besok kita akan cari gedung yang cocok untuk acara pernikahan ini"(berdiri)


Ayah : "Baik kalo gitu saya antar keluar. Titip salam buat nak Brian yah,han?"


Om Farhan : "Iya,wan nanti saya salamin ke anak saya"


Aku yang mendengar percakapan Ayah dan Om Farhan langsung berlari menuju kamar dan membanting pintu kamarku...


Mayrose : "Kenapa Ayah tega banget sih sama aku, kenapa Ayah seenaknya aja ngambil keputusan ini tanpa memberitahu aku dulu.."


(Menangis dan kesal)


Bunda : "Sayang kamu, kenapa??


Buka pintunya dongg...cerita sama bunda"


(Mengetok pintu)


Mayrose : "Nggak ada yang perlu diceritain...Bunda pasti taukan tentang perjodohan ini, kenapa sih Ayah sama Bunda nggak bilang dulu sama aku, aku berhak dong untuk nentuin jalan hidup aku bund!!"


Bunda : "Sayang..kalau Ayah sama Bunda kasih tau, ke kamu.. pasti kamu nggak bakal setuju dengan itu..."


Mayrose : "Tapi setidaknya bilangkan!! Sekarang aku mohon bunda..pergi dari depan kamarku, biarkan aku sendiri bun.."


(Marah)


Maafkan aku bun.. kalau aku bicara begini sama bunda aku berubah begini karena kalian juga..apa aku harus kabur dari rumah, supaya aku bisa mengindar dari acara pernikahan..tapi bagaimana Ayah pasti ayah sangat kecewa dengan perilaku aku seperti ini...


Ayah : "Sayang, Ayah mau bicara sama kamu.."


(Membuka pintu kamar)


Mayrose : "Ngapain Ayah kekamar aku..aku udah tau kok semuanya aku kecewa sama ayah...!!"


Ayah : "Sayang Ayah ngelakuin ini semua demi kamu dan perusahaan kita.."


Mayrose : "Tapikan,yah...Aku masih kuliah, aku masih butuh kebebasan.."


Ayah : "Ayah ngerti sayang, mau bagaimana lagi perusahaan kita bakal bangkrut kalau kita nggak kerjasama sama om farhan dan bagaimana bisa ayah biayain kuliah kamu sayang...kamu anak ayah satu-satunya..ayah mau kemana lagi selain sama kamu..."


Mayrose : "Ayah...aku minta maaf...aku nggak bisa ngertiin ayah, aku hanya mementingkan diriku sendiri tanpa memperdulikan perasaan ayah..!!"


(Menangis sambil memeluk ayah)


Ayah : "Justru ayah minta maaf.. karena ayah,nggak bilang dulu ke kamu tentang masalah ini.."


(Mengelus rambut Mayrose)


Mayrose : "Ayah ... may janji bakal bahagiain ayah sama bunda.."


Ayah : "Terimakasih sayang...ayah sangat menyayangi mu.."


Mayrose : "May juga sayang sama ayahh..."


• Bagian 2, Pertemuan


Ayah : "May..kamu sudah siap belum nanti kita terlambat loh ke tempat om farhan?"


(Mengetuk pintu Kamar) +


Mayrose : "Iya yah..sebentar lagi nih may lagi benerin rambut dulu.."


(Menyisir rambut)


Ayah : "Yaudah...ayah tunggu dimobil sama bunda, jangan lama ya.."


Mayrose : "Iya yah.."


Ini pertama kali aku bakal kerumah om farhan dan bertemu dengan anak om farhan,Brian. Kalo bukan karena ayah aku nggak bakal mau kesana dan melanjutkan pernikahan ini...


Mayrose : (masuk kedalam mobil) "maaf ya, bun yah kalo lama nungguin may.."


Bunda : "Iya sayang..ayo kita berangkat."


Tak berapa lama kemudian...


kami sampai di rumah Om Farhan,


Rumahnya begitu besar dan mewah...dan ini membuat aku gugup untuk pertama kali bertemu Brian.


Om Farhan : "Wah Pak Awan udah dateng masuk-masuk silahkan Pak..!"


Kami pun masuk kedalam rumah om farhan dan duduk disofa ruang tamu sambil meminum teh


Om Farhan : "Oh iya Pak Awan bagaimana kalau Pak Awan, Bu Amira dan Saya aja yang cari gedung sekarang...Nak Mayrose tinggal aja disini biar bisa ngobrol-ngobrol sama Brian biar lebih kenal dan akrab bagaimana?"


Ayah : "Wah ide bagus Pak ... biar anak kita lebih saling kenal satu sama lain.."


Bunda : "May kamu nggak papakan tinggal disini sebentar biar bisa ngobrol-ngobrol Nak Brian?"


Aku terkejut mendengar hal itu, bagaimana bisa aku di tinggal sendiri disini... aku kan baru pertama kali datang kesini...

__ADS_1


Bunda : "May..May sayang kamu nggak papakan?"


Mayrose : "Emm...nggak papa kok bund..may nggak papa kok tinggal disini.."


Om Farhan : "Om Telpon Brian dulu ya..biar nemenin kamu disini soalnya Brian lagi di kantor..."


Mayrose : "Iya om nggak papa.."


Om Farhan : "Kata Brian dia bakal kesini kok paling 10 menit baru nyampai.., kalo gitu sekarang kita berangkat aja Pak..Bu.."


Mayrose : "Iya omm, Hati-Hati di jalan yah kalian..."


(Melambaikan tangan)


Aku berjalan menghampiri sebuah foto-foto yang terpasang di dinding


Dan melihat sebuah foto anak kecil laki-laki yang sedang tersenyum memakai topi beruang...


Mayrose : "Wah..lucu banget sih anak kecil ini...


Apa jangan-jangan anak kecil ini sih Brian.. tapi masa sih ini Brian.."


(Sambil memegang foto terserbut)


Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berbicara


Brian : "Pah, nih Brian udah pulang katanya ada anak Pak Awan dirumah..??"


STORY CONTINUES BELOW


Aku sangat kaget mendengar suara laki-laki tersebut sehingga tanpa sadar aku menjatuhkan foto yang aku pegang...


Brian : "Siapa disana??"


Mayrose : "Aduhh...gimana nih fotonya jatuh..figuranya pecah,aku harus cepet-cepet beresin sebelum ada yang datang"


(Mengambil foto yang jatuh)


Tanpa sadar pecahan kaca figura tersebut mengenai jari tangan ku


Brian : "Kamu nggak papa?"


(Memegang tangan mayrose)


Mayrose : "Emm..nggak papa kok..!! Cuma lecet sedikit aja.."


(Melepas tangannya dari Brian)


Brian : "Oh maaf...aku refleks nggak segaja megang.."


Mayrose : "Iya nggak papa.."


Brian : "Bi..Bibi..Brian minta tolong ambilkan kotak obat yah bi...?"


Bi Minah : "Iya..Mas Brian bibi ambilkan.."


Brian : "Oh iya..kamu Mayrose anak Pak Awan?"


Mayrose : "Iya aku Mayrose..kamu Brian??,aku minta maaf..aku nggak sengaja ngejatuhin foto kamu,soalnya aku kaget denger suara kamu tadi.."


Brian : "Iya namaku Brian Affandy,nggak papa kok figuranya kan bisa diganti..jadi kamu santai aja.."


(Menatap Mayrose)


Kenapa aku jadi tiba-tiba deg-degan begini...ngapain coba Brian ngeliatin aku segitunya..meskipun dia tampan aku nggak bakal suka juga kok sama dia..karena perjodohan ini aku terima karena demi ayah bukan demi siapa-siapa selain ayah...


Bi Minah : "Ini Mas Brian.."


(Memberi kotak obat)


Brian : "Makasih Bi.."


Bi Minah : "Kalo gitu bibi tinggal ke belakang yah Mas..?"


Brian : "Iya bii..,,May kamu sekarang kerja di perusahaan Ayah kamu?"


(sambil mengobati luka Mayrose)


Mayrose : "Nggak kok..Aku masih kuliah.."


Brian : "Kirain aku kamu kerja diperusahaan Ayah kamu.."


Mayrose : "aku masih terlalu muda untuk bisa menjalankan perusahaan Ayah dan aku masih kuliah,kalau kamu..?" +


Brian : "Kalau aku kerja diperusahaan papah buat bantu papah jalanin perusahaan..emangnya umur kamu berapa?"


Mayrose : "Umur aku masih 19 tahun.."


(Tertawa).Kamu udah tau tentang perjodohan kita ?"


Mayrose : "Udah aku udah tau kok...memang pertama kali aku tau ayah menjodohkan aku, aku sangat kaget karena kitakan sama sekali belum pernah bertemu dan kita juga nggak saling kenal..."


Brian : "Memang aku juga kaget karena perjodohan itu, tapi kenapa kamu terima pernikahan ini?"


Mayrose : "aku terima pernikahan ini karena aku harus bantu Ayah agar perusahaan Ayah tetap jalan.."


Brian : "Terus bagaimana dengan kuliah kamuu ??"


Mayrose : "yah aku harus terpaksa buat nggak lanjutin kuliah..karena pernikahan dan aku jarus belajar jadi ibu rumah tangga,sebenarnya aku bisa kok nolak pernikahan ini tapi aku nggak mau nyakitin perasaan ayah"


Brian : "May aku mohon sama kamu, aku nggak mau kamu terpaksa buat ngelakuin ini semua.. aku nggak mau kamu putus kuliah gara-gara pernikahan ini..."


Mayrose : "Nggak bisa!! Aku harus lakuin ini karena aku sayang sama Ayah..apapun yang ayah inginkan aku harus lakuin.Jadi aku mohon sama kamu,kamu jangan ikut campur urusan pribadi aku..aku bisa kok ngurus hidup aku sendirii!!:


(Pergi)


Brian : "May tunggu may..dengerin aku dulu.."


(menahan Mayrose)


Mayrose : "Nggak bisa Brian lepasin!! nggak ada yang perlu dibicarakan lagi...!!"


(Pergi)


Kenapa sihh Brian ikut campur dengan urusan pribadi aku..meskipun dia bakal jadi suami aku tetap aja aku nggak mau...


Karna dia nggak berhak..


Aku melakukan semua ini karna ayah bukan karna rasa cinta atau apapun itu...


*Keesokan harinya


Semenjak kejadian itu aku merasa benci dengan Brian.


Hari pernikahan kami pun tiba


Dan kami di pertemukan kembali semenjak kejadian itu


• Bagian 3, The wedding


Tepat dihari pernikahan ini kami "sah" menjadi pasangan suami istri,


Dua sahabatku datang diacara pernikahanku yang membuat aku bahagia dan juga teman-teman Brian, mereka mengucapkan selamat kepada kami... +


Shella : "Wah selamat yah May..aku nggak nyangka kamu bakal secepat ini nikah..!!"


Desti : "Iya May...May ajarin aku dong gimana caranya dapat cowok ganteng kaya suami kamu...??"


(Tertawa)


Shella : "Apaan sih Des..malu-maluin tau nggak..Nanti kedengeran orang dibelakang.."


(Berbisik)


Mayrose : "Aduhh kalian ngapain pakai ribut sihh..aku tuh kangen sama kaliann...(Memeluk mereka),,


Tenang aja kok..nanti bakal aku carikan buat kalian..itu pun kalau ada yah.."(Tertawa)


Desti : "Ihh mayy..mah gitu.."


Mayrose : "Yaudah kalau gitu kita makan-makan dulu yuk..setelah itu kita foto-foto yah.."


Kami pun pergi makan dan mencari pemandangan yang bagus untuk foto-foto...


Daniel : "Selamat yah Bro...atas pernikahannya...aku nggak nyangka lo lebih dulu nikah dibanding kami berdua.."(Tertawa)


Bram : "Iya Bro..selamat yah..Bro kenalin gue dong sama cewek-cewek cantik..siapa tau istri lo punya temen gituh yang masih jomblo.."


Daniel : "Dasar lo..plaboy kelas kakap..!!"


(Memukul kepala Bram sambil tertawa)


Brian : "Udah-udah kalian berdua kaya anak kecil!! entar aku cariin buat lo berdua.."


(Memeluk mereka)


Bram : "Enak yah Bro..lo malam ini bisa $&/*%'£~¥ (Sensor) sama istri lo.." (Tertawa)

__ADS_1


Daniel : "Iya nihh... nikmatinn bro..sampai pagi!!.."


(Tertawa)


Brian : "Haha..bisa aja bro.."


Desti : "Eh..eh tunggu itu siapa sihh..?? Ganteng banget tuh cowok..!!"


(Menunjuk ke arah teman-teman Brian)


Shella : "Yang mana sih Des..?"


Desti : "Itu loh disamping suaminya May..."


(Menunjukkan)


Shella : "Iyah tuh...may mereka siapa?"


Mayrose : "Oh itu.. itu temen-temenya Brian.."


Desti : "Kenalin ke kami dong Mayyy....."


Mayrose : "Nggak ah, aku malu Des..


Desti : "Ngapain kamu malu sih may..disitukan ada suami kamu juga.."


Desti memaksa ku untuk menemui Brian dan teman-teman mereka...


Mayrose : "Em..Brian kenalin ini sahabat aku Shella sama Desti...


Desti : "Hai..!! Aku Desti salam kenal.."


(Menjabatkan tangan ke mereka)


Shella : "Hai..aku Shella"


Daniel : "Aku Daniel"(senyum)


Bram : "Hai cewek cantik aku Bram.."


(Menggoda mereka)


Desti : "Kami boleh ikut gabung nggak disini..."


Bram : "Oh boleh-boleh..!! Silahkan cewek-cewek cantik.."


(Menggoda mereka)


Kami pun ikut bergabung dengan mereka...


Tanpa aku sadari ternyata Brian diam-diam menatapku dari tadi..


Dan itu membuatku sangat risih ketika dia menatapku seperti itu...


STORY CONTINUES BELOW


Mayrose : "Emm..Aku permisi mau pergi ke toilet dulu yah..kalian lanjut aja ngobrolnya.."


(Menghindar dari tatapan Brian)


Brian : "May...kenapa ya?? Apa jangan-jangan dia masih marah sama aku, gara-gara waktu itu..kenapa aku merasa dia mengindar dari aku..?"


(Berbicara dalam hati)


Bram : "Aku boleh minta nomor kalian nggak??"


Daniel : "Dasar lo plaboy...semua cewek lo mintain aja semua nomor hpnyaa.."


(Tertawa)


Desti : "Boleh..tapi ada syaratnya!! Gimana kalau kita bikin grup supaya kita bisa kenal satu sama lainn..gimana?"


Shella : "Setuju..?"


Bram : "Ide bagus tuh..gue setuju...!"


Daniel : "Gue setuju tuh.."


Desti : "Baik mari kita mulai... guys.!"


Brian : "Teman-teman aku permisi dulu yah, aku nyusul may sebentar soalnya ada yang perlu aku bicarakan.."


(Pergi menyusul May)


Bram : "Iya Bro.."


Mayrose : "Haduhh lega banget..akhirnya.."


(Keluar dari toilet)


Tiba-tiba Brian datang menghampiri


Brian : "May aku mau bicara sama kamu..?"


Mayrose : "Kamu mau bicara apalagi sama aku.."


Brian : "Kenapa kamu menghindar dari aku..aku tau kalau kamu masih marah sama aku,tapi nggak kaya gini may caranya.."


Mayrose : "Terus kamu maunya, aku harus gimana lagi!!"


Brian : "Ya aku mohon kamu jangan menghindar dari aku, permasalahan kita cukup kita aja yang tau..jangan sampai orang lain dan orang tua kita may tau...jadi aku mohon kita harus terlihat baik-baik aja didepan mereka tanpa ada permasalahan apa pun.."


Mayrose : "Kalau itu mau kamu aku setuju..tapi hanya didepan mereka dibelakang kita masih punya masalah.."


Brian : "Makasih yah may.."


(Senyum bahagia)


Mayrose : "Iya-iya.."


(Senyum terpaksa)


Disaat kami berbincang-bincang


Datang seorang cewek cantik sexsy mengampiri kami...


Sarah : "Brian!! Selamat yah.. atas pernikahan kalian..aku nggak nyangka kalau kamu nikah...


emm..kalau kamu udah nikah pasti kita akan jarang ketemu.."


(Menggoda)


Brian : "Makasih Sarah.."


Sarah : "Jadi ini istri kamu?..(menunjuk may) Beruntung yah kamu biasa dapatin Brian.."


(Menatap may)


Mayrose : "Iya makasih..(Senyum)"


Sarah : "Oh iya kenalin aku Sarah teman Brian waktu kecil, Brian kita ngobrol berdua yuk!! Soalnya ada yang mau aku bicarakan.."


(Merangkul tangan Brian)


Brian : "Tapi Sar..."


Mayrose : "Nggak papakok..kamu ngobrol aja sama Brian..Kalau gitu aku permisi.."


(Pergi...)


Brian : "Ta-tapi May..May tunggu..!!"


Mayrose : "Kenapa sih cewek itu..


Kaya nggak suka banget sama aku..pakai rangkul-rangkul tangan Brian segala..Sok cantik lagi.. ngapain juga pakai goda-godain Briann..nggak tau apa kalau ada aku disitu,aku kan istrinya..!! Bikin kesal aja tuh orang..!! Eh..tapi kenapa aku marah ya kalau dia deketin Briann..Apa jangan-jangan aku...ihhh tauahhh kesel!! Ngapain juga aku cemburu aku gak cinta juga kok sama Brian..."


(Ngedumel sendiri)


STORY CONTINUES BELOW


Bunda : "May sayang kamu kenapa?"


Mayrose : "Nggak papa kok Bun..aku cuma pengen cari angin aja diluar..."


(Senyum)


Bunda : "Oh iya may..bunda mau ngasih tau kalau bunda besok sama ayah mau pergi ke luar kota selama 5 bulan, disana bunda sama ayah mau memperbaiki keadaan perusahaan kita..."


Mayrose : "Bundaaa....jangan pergi.. 5 bulan itu lama banget bunn. Nanti may bakal rindu sama ayah dan bunda..."


(Sedih)


Bunda : "Tapi may..kamukan udah besar sekarang, kamu bahkan sudah menikah jadi kamu harus bisa tinggal mandiri disini sama suami kamuu sayang..."


Mayrose : "Tapi bunn..."


Bunda : "Nggak ada tapi-tapi sayang kamu harus bisa.."

__ADS_1


Mayrose : "Iya bun...."(memeluk bunda)


To be continued...


__ADS_2