SEBUAH KESEPAKATAN

SEBUAH KESEPAKATAN
BAB 10 INTERVIEW bag. 5


__ADS_3

Tanpa ragu Dira langsung menyerah kan surat pengunduran diri kepada Ari, sekejap Ari bertanya alasan apa yang membuat Dira tiba-tiba untuk mengundurankan diri, Dira hanya menjawab bahwa alasan itu tidak bisa di jelaskan dengan rinci, tapi anehnya Ari sama sekali tidak mau menerima pengunduran diri Dira kalau tidak ada alasan yang masuk akal menurutnya. Saat itu Dira bingung apa yang harus Dira lakukan , tiba-tiba keberanian Dira muncul seketika , sambil menutup kedua mata dan menguatkan hati , , saya mengundurkan diri agar bisa jauh dari bapak , , pada saat itu Dira melihat kebingungan Ari terhadap Dira, , maksud kamu??, , Tanya Ari, , saya telah lama menyukai bapak dan saya sadar saya hanya seorang karyawan biasa , , dan dengan itu biar saya yang harus memilih untuk pergi dari sini biar saya tidak bisa lagi untuk bertemu dengan bapak sebelum perasaan saya ke bapak bertambah besar.


Di situ lah awal Dira dekat dengan Ari , sepertinya Ari melihat cinta yang Dira punya untuk nya begitu tulus, , tiba tiba ayah tertawa mendegar cerita Dira yang sama sekali tidak pernah terjadi , , wahhh, , cintamu benar-benar hebat , , lantang ayah, ,


Ternyata kisah mu lebih sederhana dari pada kisah ayah dengan mendiang ibu nya Ari, kalau dulu ayah yang mengejar ibunya Ari kalau gak salah ayah dan ibu nya sekolah di satu SMA yang sama zaman dulu masih zaman nembak Pakai surat , , ayah hampir mengirim surat setiap hari kepada mendiang, , sampai akhirnya ibunya Ari luluh juga dengan kata kata romantis ayah, , seketika Dira tersenyum mendengar kisah cinta yang semestinya dia harus dapatkan.

__ADS_1


Tiba-tiba Ari datang memecah suasana hangat yang terjalin antara Dira dan ayah, , yahh, , , kok cerita nya berdua doang dengan Dira , , Ari diajak dong , , , sembari duduk di samping Dira kekasih pura-pura nya. kamu ya ayah Cuma meminjam Dira sesekali kamu malah cemburu , , Dira tersenyum malu menatap ke arah Ari.


Perbincangan panjang yang telah terjadi di antara mereka , , sayang pulang yukk , , ajak Ari ke Dira, , keenakan cerita Dira sampai lupa bahwa denting jam telah berada tepat di angka 10, yang menandakan bahwa sebentar lagi indahnya malam telah berganti dengan dinginnya larut, kesedihan yang terpancar di bola mata ayah tergambar begitu jelas, karena harus berpisah dengan anak dan calon menatunya itu, begitupun juga dengan Dira kalau boleh memilih dia lebih baik untuk tetap tinggal lebih lama demi menemani kesepian sang ayah yang selama ini telah hadir di dalam kehidupannya. Berjalan kearah ruang tamu Dira yang tidak pernah lepas menggandeng tangan sang ayah tanpa dia sadari bahwa nantinya akan jadi seperti apa, Dira , , , iya yahh, , jawab Dira dengan lembut , , , sering-sering main kesini ya ayah sangat senang jika kamu bisa kesini setiap hari menemani ayah , , insyaallah yahh , , senyum tulus yang terpancar dari Dira.


BERSAMBUNG,,,

__ADS_1


Update setiap Hari Rabu dan Sabtu , masing-masing dua bab,,,


Jangan lupa klik sukai, share ke seluruh tongkrongan kalian.....


terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2