
Ari mencoba mengalihkan pembicaraan yang sudah tidak nyaman untuk di dengar , , Dira , , , , apakah di hari ulang tahun ayah nanti kamu mau hadir bersamaku sebagai kado istimewa untuk ayah, , Dira terdiam , , tapi perjanjian kita hanya untuk satu kali pertemuan Ari , kamu mau melanggar janji , , maaf saya tidak bisa untuk melakukan kebohongan ini lagi , , iya tapi saya sama sekali tidak tahu kejadiannya akan seperti ini , , , tapi maaf ri saya bena- benar tidak bisa , , Dira tetap kekeh pada pendiriannya , , oke baiklah untuk satu kali pertemuan lagi saya bayar 10 juta . Dira terkejut saat Ari semudah itu untuk mengeluarkan sejumlah uang demi ayah nya .
Tapi apa kamu yakin , , , , , 10 juta bukan uang yang sedikit ri, ,
Ya kenapa tidak jika ayah bahagia dengan semua ini, , ,
Dira yang sempat diam seketika mendengar perkataan Ari yang sangat menyentuh hatinya. Saya butuh waktu untuk memikirkan semua ini, , ,
Berapa hari ????tanya Ari, , ,
Seminggu , , , , ,
Gak bisa terlau lama , , , , 3 hari , , , tawar Ari, ,
Ya udah 5 hari, , , tegas Dira.
Oke , , setuju , , , ini saya antar kamu kemana ???
__ADS_1
Antar aja ke tempat kamu jemput tadi !!!!, , ,
Di depan kantor ????tanya nya , , ,
Dira mengangguk pelan, , , ,
Yakin , , , , kalau gak saya antar ke rumah kamu aja , , ,
Ehhh gak usah , , , lagian biasa kok saya pulang malam malam kaya begini , , ,
Pake apa???ojek online ????, , , Tanya Ari , ,
Malam itu Dira dan Ari telah melakukan perjalanan panjang, tanpa sadar Dira sedikit terlena dengan sandiwara yang di perankannya Dira berjalan menyusuri jembatan penyeberangan , sembari menikmati indahnya kerlip malam dengan desiran angin yang menyapu lembut kulitnya, hanya senyuman kecil yang yang terpancar dari wajahnya. Seketika Dira sadar akan perjanjian nya dengan Ari apa yang harus dia lakukan , di satu sisi dia tergiur dengan tawaran Ari yang begitu besar, tapi di sisi lain Dira memikirkan perasan ayahnya Ari yang begitu sangat baik terhadap nya.
Ya tuhan, , , apa yang harus aku lakukan ???? kepasrahan yang menggulat di hati dan perasaan Dira. Sambil melirik kearah jam yang berada di tangan kirinya ternyata sudah terlalu larut untuk dia yang masih berada di luar, tanpa berfikir panjang Dira berlalu dan bergegas untuk kembali ke kosan tempat ia tinggal, yang jaraknya lumayan jauh dari kantor tempat dia bekerja .
Waktu berlalu begitu cepat tibalah saat nya Dira untuk memberi keputusan kepada Ari, siang itu mereka berjanji untuk bertemu di sebuah café yang terletak di Jakarta selatan, Dira yang datang terlebih dahulu seperti memiliki kesiapan mental untuk keputusan yang telah di buat nya, situasi sedikit sepi sembari melirik kearah jarum jam , , Dira sempat bergumam’’’???
__ADS_1
Kenapa dia belum datang, , , , , !!! Apa macet ???? Tanya Dira, , ,
BERSAMBUNG,,,
Update setiap hari Rabu dan Sabtu masing-masing dua bab,,
Jangan sampai ketinggalan,,
klik sukai , berikan vote dab rating,,
agar author lebih semangat dalam menulis,,,
SEBUAH KESEPAKATAN
(Bahkan mereka pun tidak akan sadar bahwa cinta datang dari pintu mana ??? yang mereka tahu, bahwa cinta tiba-tiba hadir dan terbuka dengan sendirinya ).
terima kasih
__ADS_1
kepada pembaca yang telah menyempatkan waktu nya untuk membaca isi fikiran yang telah saya curahkan menjadi novel ini, semoga novel ini tidak mengecewakan anda dan semoga kita sama sama di berikan kesehatan untuk menyambut karya author yang lain nya , fighting untun kita semua,,
**,,