SEBUAH KESEPAKATAN

SEBUAH KESEPAKATAN
BAB 25 APAKAH INI MASIH BISA DI KATAKAN BULAN MADU?? bag. 2


__ADS_3

Hari ini adalah dimana hari yang dikatakan banyak orang perjalanan madu bulan, perjalanan yang sangat sangat dinantikan oleh pasangan setelah menikah, , tapi, , tidak dengan saya dan Ari , , sangat terlihat raut keterpaksaan menggambar di wajah Ari, saya tahu Ari terpaksa dengan perjalanan ini, di sepanjang perjalanan Ari hanya banyak diam, sesekalipun dia terdengar berbicara Ari yang seakan kehilangan kebahagian dari setengah hidup yang dia jalani. Dira hanya bisa menyalahkan diri, tapi bagaimanapun semua berjalan karena kesepakatan bukan karena Dira yang memaksa ini tapi ini karena kesepakatan , , Dira yang perlahan menenangkan diri mencoba bukan Ari saja yang telah kehilangan kebahagiannya tapi dia juga, bukan berarti ini salah saya. Percakapan batin Dira yang terlalu susah untuk di mengerti membawa Dira ke alam mimpi. Perjalanan ke negeri ginseng memakan waktu kurang lebih 8 jam.


ra bangun makan dulu , , ohh iya ri makasih , , ,


ri kira kira kita sampai jam berapa ???, , ,


sambil melirik jam tangan nya kira kira 2 jam lagi , , ,


ohh , , Dira menggangguk mengerti, , .


Dan akhirnya pesawat pun mendarat di bandara yang terletak di negeri ginseng, hawa negeri ini telah terasa dingin menusuk kedalam tulang, Dira yang spontan melirik handphone melihat berapa suhu yang tercatat di negeri ini, , ternyata suhu saat itu -0’c. Dira sama sekali tidak menyangka dirinya bisa sampai ke negeri ginseng ini, sebuah negeri yang hanya bisa dia lihat di sosmed tapi sekarang semua terasa seperti mimpi.


Malam itu Dira dan Ari langsung menuju ke sebuah hotel yang berada di tengah-tengah kota Seoul pemandangan yang terpampang sangat indah sembari memandang tinggi menara yang mereka bilang Namsantower bisa mengalahkan tingginya tugu Monas yang berada di Indonesia. Ari memesan 2 kamar hotel tanpa sepengetahuan ayah, alasan Ari sat itu dia tidak ingin membuat Dira terganggu atau merasa tidak nyaman jika mereka berada dalam satu kamar yang sama. Seperti biasa Dira yang hanya menerima dengan pasrah semua keputusan Ari, walaupun Dira tahu tidak sedikit biaya yang harus di keluarkan untuk ini semua, tapi ya sudahlah sekedar menenangkan diri , , toh itu pun bukan uang saya.


Tutt, , tutt, tutt, , , terdengar handphone Dira berdering , , ,


Ayah, , , ( jawab ), , ,


Assalamualikum yahh, , ,


Waalaikum salam nak, , , gimana ??? udah sampai ???

__ADS_1


Alhamdullillah udah yah , , ini baru sampai di hotel, ,


Gimana kamu suka hotel nya , , , ???


Suka yah suka banget , , , makasih ya yah, ,


Alhamdullillah kalau kamu suka , , , iya sama sama nak, , Ari mana???


Ohh ada yah lagi mandi , , , ???


Ohh gitu , , ya udah sampaikan kan saja ke Ari tadi ayah telvon , , kamu juga langsung istirahat ya nak, , , baik yah , , ayah juga jaga kesehatan, , iya assalamualaikum, , waalaikum salam, , tutt, tut, , tu, , ( telephone terputus ).


Pesan singkat :


Jam telah menunjukkan pukul satu malam tapi Dira sama sekali tidak bisa untuk tidur, perlahan Dira membuka kaca jendela dan merasakan seberapa dingin angin malam di negeri ini, dengan sekuat tenaga Dira menahan dingin tanpa bahan penghangat sedikitpun, Dira yang perlahan menghirup dinginnya angin malam dengan suhu minus seberapa pun batin yang seakan meyeruak membuat Dira harus tertahan dengan kata-kata yang selalu dia dengar sewaktu dia berusia 13 tahun yang lalu, dimana sebuah kata-kata yang dia jadikan penguat di seberapun dia mulai merasa lelah.


Ayah, , , banyak hal yang Dira lalui semenjak ayah tinggal pergi, Dira sangat merindukan ayah begitupun juga ibu, semua seperti teka-teki yang datang secara bersamaan, tapi hanya satu hal yang Dira selalu ingat bahwa semua permasalahan ini pasti bisa terselesaikan hanya itu yah Dira percaya semua ini akan berakhir dengan baik pula. Dira janji akan jaga ibu yah, , Dira janji. Semakin malam suhu semakin dingin Dira yang semakin kuat untuk tetap bertahan berdiri memandang indahnya kota Seoul dan menampis dinginnya angin malam. Sehingga telinga dan hidung Dira memerah pertanda sebegitukah dinginnya negeri ini, , .


Seketika Dira teringat apakah Ari sudah tidur ??? atau dia sama seperti saya yang tidak bisa untuk tidur, jujur satu sisi Dira merasa bersalah dengan semua ini jika Dira tidak menyetujui ini dari awal mungkin ini tidak akan terjadi, tapi di sisi lain jika ada dua pilihan pada saat itu mungkin dia akan memilih pilihan lain ntah seberapa sulit nya pilihan itu.


Sama halnya di belahan yang berbeda Ari juga tidak bisa untuk sekedar memejamkan mata, , Ari tiba tiba merasa kehilangan setumpuk kebahagiannya, jika saja kebahagian bisa di beli mungkin bagi Ari dia akan membeli setumpuk kebahagian untuk 50 tahun kedepannya. Apa yang salah dengan ini , , ??? Hanya pernyataan itu yang sering melebur di hati Ari.

__ADS_1


Pagi pun telah menyongsong di tengah-tengah lelap nya tidur dua insan yang sempat terkena imsomnia tiba-tiba, , astafirullah al aziim sholat shubuh ku ketinggalan ya Allah maafkan hambamu, , permohonan Dira kepada sang pencipta. Ari gak bangunin apa dia juga kesiangan , Dira yang bergegas untuk mandi dan berencana berkunjung ke kamar Ari.


Ting , , tong, ,


Ra , , kamu udah bangun, , , saut Ari, ,


Udah ri lagi mandi , , jawab Dira dari kamar mandi tanpa peduli terdengar atau tidak.


Setelah memakan waktu kurang lebih setengah jam Dira melihat ponsel telah 10 panggilan tidak terjawab dari Ari dan itu pun di mulai dari shubuh tadi, Dira yang sangat terlelap tidak mendengar ponsel nya berbunyi sedikit pun , ternyata Ari telah bangun dari tadi pagi . . batin Dira.


Pesan:


Ari: saya tunggu di restoran bawah .


Pesan yang benar-benar singkat, Dirapun bergegas untuk kebawah menemui Ari. Ari yang langsung melambaikan tangannya ketika melihat Dira keluar dari lift. aku udah pesenin kamu makan , oo yaudah makasih ya, , iya sama sama. Hari ini saya tidak bisa menemani kamu jalan-jalan soalnya saya ada urusan sama partner kerja saya mumpung di sini saya ingin melihat perkembangan usaha saya di sini. iya gak apa-apa sekarangkan udah canggih saya pake maps aja kalau mau keluar, ya udah maaf ya ra sebelumnya , , santuyy aja ri kaya sama siapa aja , anggap aja saya sebagai karyawan kerja kamu.


Ari terdiam sejenak mendengar penuturan Dira yang terlihat tanpa beban , , ri saya berjanji saya akan bekerja dengan baik, sesuai dengan perkataan saya waktu saya tahu saya di PHK saya akan bekerja dengan penuh loyalitas dan integritas tinggi saya tidak akan mengecewakan kamu, karna saya tidak mau kamu memberikan saya gaji besar secara Cuma-Cuma. o iya jika boleh untuk pembantu rumah tangga kamu di pulangkan saja ke rumah ayah , saya bisa kok ngurus rumah kamu sendirian, , . apa kamu tidak terlalu repot?? Enggak lah kalu Cuma ngurus rumah mah, , ya udah jika kamu maunya begitu nanti setelah balik dari sini kita bicarakan lagi.


O iya satu lagi jika boleh setiap satu minggu sekali saya izin ya ri saya harus nemenin ibu di rumah sakit, , karena memang dari dulu kegiatan mingguan saya ngajak ibu jalan-jalan keliling taman rumah sakit biar ibu bisa merasakan angin segar dan merehatkan fikirannya sejenak, , ohh kalau itu silahkan ra dari awal saya sudah beritahu kamu saya tidak akan melarang apapun yang kamu lakukan, .


Makasih ri , , , iya sama sama ra, , nah itu dia makanan kita sudah datang.

__ADS_1


BERSAMBUNG,,,


__ADS_2