
Pagi itu terdengar berisik ternyata sang ayah yang terlalu kepo dengan kehidupan awal rumah tangga anaknya, untung saja Dira telah menjamu beliau terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kecurigaan jika dia melihat Dira dan Ari tidak tidur dalam satu kamar yang sama. Bau rumah telah di penuhi bumbu masak yang begitu menarik perut untuk segera di isi.
Aduhh, , sang raja baru bangun liat ni istrinya udah bangun dari tadi , , jangan-jangan kamu tidak sholat shubuh ya ri , , centil sang ayah , , sambil berjalan menuruni tangga , enak aja sholat yahh !! tapi tadi tidur lagi , kecapean acara kemaren, , masa ?? kalau ayah gak percaya tanya aja sama Dira.
Iya yahhh , , tadi Ari sholat shubuh sama Dira kok , , sambil meletakkan sayur sop di tengah tengah perseteruan antara ayah dan anak itu, ya udah berantemnya ntar aja sekarang kita makan dulu. Hmm masakan Dira tidak terlalu buruk ya ri ?? seru sang ayah , , iya yah enak kok gak jauh sama masakan ibu, Ari yang tampak lahap memakan santapan nya yang di persiapkan oleh Dira, , membuat Dira merasa bahagia karena bisa menghidangkan hasil kerja kerasnya yang di terima baik oleh manusia lainnya.
Ohh iya kalian tidak bertanya kedatangan ayah ke sini?? , , ,
__ADS_1
Ohh iya ini baru mau nyanya. . saut Ari, ,
Berhubung kemaren ayah belum memberi kado pernikahan kalian , , , sekarang ayah mau ngasih kado special untuk kalian ??? Apa yah??? Ari yang sagat antusias ingin tahu kado apa yang di berikan ayah kepadanya. Sebuah amplop coklat yang terlihat sangat tipis, Ari yang antusias membuka amplop itu dengan tidak sengaja melukai tangannya dengan isi staples yang menempel di kepala amplop tersebut, , aww teriak Ari yang membuat Dira dan ayah sangat terkejut, , Dira yang langsung berlari kearah Ari dan melihat darah yang perlahan keluar di jemari telunjuknya, saya ambilkan dulu kotak p3k nya jawab Dira terlihat panic, Ari hanya terdiam mendengar penuturan Dira yang seketika berlari ntah kemana, Ari hanya befikir apakah Dira tahu kotak p3k ada dimana melihat dia baru tinggal tepat satu malam di rumah ini.
Ri, , saya tidak tahu kotak p3k ada dimana?? Jawab Dira bingung , , membuat Ari dan ayah tertawa melihat kelakuan imut dari istri dan menantunya nya itu, sehingga makan pagi terhenti seketika. lha, , kok malah ketawa , , kamu lucu tau gak, , saut Ari dengan sebuah senyuman. Ari yang langsung melangkah ke sebuah lemari kaca di sebelah kanan tv. nie kotak p3k adanya di sini. ohh Dira menggangguk paham.
Oh iya ra coba kamu yang buka amplop hadiah dari ayah, , sembari meyodorkan amplop coklat yang sempat tertunda tadi Dira yang perlahan membuka amlop itu sangat hati-hati , setelah terbuka Dira yang masih belum tahu apa isi dari amplop itu, hanya ada dua lembar kertas yang tidak tahu kegunaan nya untuk apa , setelah di baca dengan hati-hati ternyata itu adalah sebuah tiket pesawat ke korea. Dira yang tiba-tiba kaget dan menatap Ari lekat.
__ADS_1
Apakah ayah menyuruh saya dan Ari untuk bulan madu ???, ,
Pertanyaan pertama yang di lontarkan Dira kepada ayah, , iya ayah ingin kalian berbulan madu untuk menenangkan fikiran kalian sejenak, hanya itu yang bisa ayah berikan, , tapi yahh apa semua ini tidak terlalu berlebihan?? Saut Dira dengan satu tatapan sayu. Enggak sayang ayah ingin kalian pantas untuk bahagia sekarang dan selamanya, tapi yahh , , tanpa ada ini pun Dira telah bahagia. Apa kamu tidak mau menerima pemberian ayah ?? , , kesedihan yang tiba tiba menyihir raut wajah ayah. Membuat Ari dan Dira terPaksa untuk menerima itu semua.
Baik yah Ari dan Dira akan pergi , , mungkin maksud Dira tadi apa tidak terlalu cepat untuk bulan madunya sekarang. Sedangkan Dira belum selesai untuk memindahkan-barang barang nya ke sini. Untuk itu tenang aja kan ada Pak ahmad yang nanti akan membantu Dira (Pak ahmad selaku sopir pribadi ayah). Penuturan ayah membuat Dira dan Ari terdiam seketika dan tidak mampu untuk menolak semua yang telah menjadi keinginan ayah. Yaudah kalau begitu ayah pamit ayah senang kalian bisa menerima pemberian ayah, dan untuk menantu ayah terima kasih atas makan paginya , , untuk makanannya ayah kasih nilai 99 persen karena ayah gak bisa memberikan kamu nilai 100 persen kamu tau kan Cuma masakan almarhumah ibunya Ari yang ayah kasih nilai itu.
Iya yah makasi jawaban Dira yang menyirat sedikit ketidakenakan, ya udah ayah pamit assalamualaikum. Waalaikum salam hati-hati di jalan yah, Dira yang tiba tiba terdiam di meja makan selepas ayah pergi, saya benar-benar merasa tidak enak dengan kebaikan ayah ri, saya hanya takut nantinya ketika ini berakhir dan ayah tahu berapa besar kekecewaan yang akan terlukis di hatinya, , sekarang kamu gak usah fikirkan itu dulu biar nanti itu semua perlahan aku yang megurus yang terpenting sekarang bagaimana ini bisa berjalan sesuai rencana. Dan jangan lupa untuk persiapan ke korea besok sore, baiklah, , sekarang berkemas lah dulu nanti setelah saya mandi kita akan membicarakan bagaimana kesepatan ini berlangsung dan berjalan sebaik mungkin.
__ADS_1
BERSAMBUNG,,,