
Keesokan hari seperti biasa Ari datang ke kantor lebih awal. Pas di depan kantor Ari terfokus pada satu pandangan Ari melihat Dira yang sedang berjalan menuju arah kantor, , dan melepaskan pandangan, , , , pagi itu Dira bermaksud untuk menemui Ari. Seperti biasa Dira akan tetep kekeh untuk tidak menandatangani surat PHK itu. Terkecuali jika perusahaan mau membantu dia mendapatkan pekerjaan lagi. Tanpa ragu Dira berjalan ke ruangan Ari .
Detak jantung yang berdebar sangat hebat, keringat dingin yang telah terasa mengalir, tapi bagaimana pun Dira harus tetap melakukan apapun yang telah menjadi haknya. Tepat di depan ruangan Ari, Dira mengetok pintu pelan.
Tok, , tokk, tokkk, , , , ya masuk , , sumber suara dari dalam.
Dira pun membuka pintu amat sangat pelan , , permisi Pak ‘menatap Ari dengan sangat tajam’. Ari sekejap menatap Dira dengan penuh Tanya. Pak Bayu yang berada di dalam ruangan pamit seketika dan meninggalkan Dira dan Ari untuk berbincang tanpa panjang lebar, , gimana dengan permintaan saya Pak, , jawab Dira dengan sedikit ketus. Apa saya pernah berjanji kepada mu ???, , alis Dira bertaut ketika mendengar perkataan Ari yang menyesakkan dadanya.
Pak saya bekerja di sini sudah dua tahun kontrak saya juga masih lama dan dalam pekerjaan saya selama dua tahun, sekali pun saya tidak pernah melakukan kesalahan. Saya mohon pertimbangkan lagi Pak, , , nada yang sedikit memaksa. Tetap tidak bisa ini sudah menjadi keputusan perusahaan dan tidak bisa untuk di rubah kembali. Baik, , , kalau begitu carikan saya pekerjaan lain yang gajinya sama dengan yang sama dapatkan disini. Ari pun tertegun mendegar ucapan Dira.
__ADS_1
Tapi tidak bisa begitu kenapa saya harus mencarikan kamu pekerjaan, , sarkas Ari sedikit emosi. Baiklah kalau begitu saya tidak akan pergi dari ruangan ini , , lantang Dira, , , , . Dira menahan hatinya untuk tetap berdiri tegak di hadapan Ari, kesungguhannya untuk bekerja membuat Ari terfikirkan akan sesuatu. selang beberapa menit baik lah, , , , saya akan mencarikan mu pekerjaan jawab Ari. Wajah Dira yang spontan berseri mendengar kata kata Ari.
Tapi apapun pekerjaan kamu mau ??? Tanya Ari, ,
Selagi pekerjaan halal kenapa tidak , , sarkas Dira, dan satu lagi yang tepenting gaji nya sama dengan saya bekerja disini, Sesaat Ari berfikir untuk menjadikan Dira menjadi pacar pura-puranya di makan malam bersama ayah. Tanpa berfikir panjang, , , minggu depan kamu ikut dengan saya untuk bertemu ayah saya. Alis Dira bertaut, , mencoba mencerna perkataan Ari yang menurutnya tidak masuk akal .
Iya kamu bekerja dengan saya untuk menjadi pacar pura-pura saya di hari makan malam bersama ayah saya minggu depan itu saja gak lebih. wahhhh, , , emosi Dira memuncak seketika Dira merasa di pandang rendah dan di permainkan. Ingat ya Pak bapak kira saya tidak terima penghinaan bapak seperti ini. Saya tidak menghina kamu saya menawarkan pekerjaan sesuai yang kamu mau. emang saya salah, , kamu yang meminta saya untuk mencarikan kamu pekerjaan, ketika saya memberi kamu pekerjaan yang lumayan gampang dan sekarang kamu berfikiran kalau saya mempermainkan kamu, jawab Ari, ,
Perseteruan hebat terjadi antara Dira dan Ari , Dira mengganggap diri nya benar benar telah di pandang rendah. ingat ya Pak seandainya kita bertemu lagi di kehidupan selanjutnya dan keadaan kita bertukar saya akan membalas perkataan bapak lebih dari ini, , menatap mata Ari dengan penuh kebencian, , dan sekali lagi saya permisi seperti nya saya tidak perlu berlama-lama di sini tidak ada gunanya. Dira membalikkan badan dan menuju pintu keluar, , oke satu kali pertemuan saya bayar 10 juta , , lantang Ari. Dira pun terhenti seketika mendengar ucapan Ari, Dira memastikan pendengaran nya, 10 juta untuk satu kali pertemuan, gumam nya.
__ADS_1
Saya akan bayar kamu 10 juta untuk satu kali pertemuan bersama keluarga saya, kamu hanya tinggal datang, makan dan bersikap manis di depan keluarga saya. Seketika Dira membalikkan badannya dan menatap lekat wajah Ari, Dira hanya memastikan perkataan Ari, yakin hanya datang , makan dan bersikap manis doang kamu membayar saya 10 juta. iya hanya itu, , yakin Ari, , , persetujuan pertama antara Ari dan Dira telah di sepakati ke dua belah pihak di menit yang sama
BERSAMBUNG...
Update setiap hari Rabu dan Sabtu,,
masing masing 2 bab.......
Terimakasih...
__ADS_1