SEBUAH KESEPAKATAN

SEBUAH KESEPAKATAN
BAB 15 INTERVIEW bag. 10


__ADS_3

Ditengah perjalanan tidak terjadi perbincangan apa-apa, , Ari yang focus untuk menyetir sedangkan Dira terlihat asik saat mendengarkan musik favoritnya , lagu santai yang bergaya indie, seketika Ari memecah suasana , , untuk masalah bayaran mu saya janji setelah acara selesai dan berjalan sesuai rencana , saya akan langsung transfer ke rekeningmu secepatnya , Dira hanya diam mendengar perkataan Ari , , sembari menarik nafas Dira memalingkan pandangan nya kearah pintu kaca yang tepat berada di samping kirinya, ingin dia menyampaikan bahwa kali ini dia ikhlas untuk melakukannya demi kebaikan ayah yang telah baik kepada dia , tapi di satu sisi Dira tidak ingin terjadi kesalahpahaman antara dia dan Ari bahwa dari pertama meraka telah membuat kesepakatan konyol yang sudah tidak bisa di kembalikan lagi seperti semula.


Perjalanan semakin dekat persimpangan ke rumah ayah telah terpampang nyata , , O iya satu lagi hari ini yang datang bukan hanya kita berdua saudara dari bude-bude ku semua nya akan hadir, partner kerja ayah juga akan hadir jadi kita jangan sampai membuat masalah sekecil apapun, , tegas Ari, , , memandang kearah Dira, , , Dira yang tampak terlihat gugup sebelum berperang, detak jantung Dira berpacu sangat hebat sepertinya hal yang ini hanya terjadi ketika dia melakukan interview kerja, perasaan yang mulai kacau bercampur menjadi satu melihat kegugupan Dira , , Aripun mencoba menenangkan nya seketika bahwa semua akan berjalan baik-baik saja dan sesuai dengan rencana, perkataan Ari yang sedikit memulihkan perasaan kacau di hati nya Dira. Sesampai nya di rumah ayah , , Ari dan Dira mulai memainkan peran nya, Ari yang tidak melepaskan tangan Dira sedikit pun berjalan menuju ruang utama , , ,


Assalamualaikum , , , ,


Waalaikum salam semua mata tertuju pada pasangan romantis satu ini, , ,


Ini pasangan istimewa kita , , , ayah menyambut begitu sangat bahagia , , , ,


Sini sayang ajak ayah menatap mata Dira , , ,

__ADS_1


Selamat ulang tahun ayahhh, , , sambil menghadiahkan sebuah pelukan , , semoga panjang umur sehat selalu dan doa terbaik untuk ayah , , makasi sayang , , , sembari mengusap kepala Dira , yang , membuat jantung Dira berdesir halus kembali. Menyodorkan sebuah kotak yang tidak terlalu besar , , , ini kado buat ayah semoga ayah suka ya, , , aku Dira , , , wahhh makasih sebenarnya dengan kamu datang aja itu udah jadi kado istimewa ayah malam ini, , , kalau begitu ayah buka ya , ,


Silahkan dengan senang hati semoga ayah suka, , , Semua mata tertuju pada sebuah kado lukisan burung camar yang menengger di ranting yang lemah , , ayah yang langsung memeluk Dira sanga lekat seperti mengetahui makna di balik lukisan camar itu, begitupun juga Ari , , tatapan Ari begitu tampak senja ketika dia melihat lukisan sederhana itu, , begitupun juga Dira sendiri dari awal dia memilih lukisan itu Dira melihat ada sosok dirinya yang terperangkap lemah oleh keadaan yang tanpa satu orang pun mengetahuinya .


Suasana hening ketika sebuah lukisan itu menyandra penglihatan semua orang yang berada di acara tersebut , seperti melihat keindahan tersendiri yang di pancarkan oleh lukisan mungil yang kalau di lihat harganya tidak sebanding dengan perabotan rumah ayah yang bisa dikategorikan branded.


BERSAMBUNG,,,


Jangan sampai ketinggalan,,


klik sukai , berikan vote dab rating,,

__ADS_1


agar author lebih semangat dalam menulis,,,


SEBUAH KESEPAKATAN


(Bahkan mereka pun tidak akan sadar bahwa cinta datang dari pintu mana ??? yang mereka tahu, bahwa cinta tiba-tiba hadir dan terbuka dengan sendirinya ).


terima kasih


kepada pembaca yang telah menyempatkan waktu nya untuk membaca isi fikiran yang telah saya curahkan menjadi novel ini, semoga novel ini tidak mengecewakan anda dan semoga kita sama sama di berikan kesehatan untuk menyambut karya author yang lain nya , fighting untun kita semua,,


**,,

__ADS_1


__ADS_2