Segitiga Cinta

Segitiga Cinta
mengenalnya


__ADS_3

awal masuk sekolah yang menggembirakan karna setelah sekian lama libur semester yang gua rasakan hanya melamun diteras rumah berharap ada uang jatuh dari langit,, hehehe,,


pagi itu di mulainya sekolah ajaran baru and pasti akan ada anak baru yang menempati kelas satu yah seperti itu lah pendapat gua, dan dipagi itu setelah upacara penaikan bendera seperti biasanya yang dilaksanaken setiap hari senin,, aahsiappp udah kayak baca undang2 aja ni gua, oke lanjut. kami pun masuk ke kelas masing2. dan beberapa siswa masih di luar kelas untuk menghirup udara yang masih pagi sambil nungguin guru yang masih berada dikantor guru. tiba2 suara bising terdengar dari luar, gua dan kedua kawan gua sontak menuju keramainan itu dan sihaila dengan ceplos nanyak, haila: ada apa ni ribut2?, udah kayak pajak ikan aja... sontak dari kemramaian itu abdi siketua kelas pun menjawab : "tuh ada anak baru", gua langsung menoleh kearah tertujunya mata semua siswa, dengan songongnya "owh itu, biasaaa jaaaa"... gua dan kedua sahabat ku langsung meninggalkan keramaian tersebut.


diama: eh cakep jugak tuh anak barusan,, jadi naksir,, heheh


hilai : he to the lowww,, hellowwww,, muka segitu lo bilang cakep yang bener aja, terus yang jelek gimana donkkkk???


gua : isss,,, kok jadi ngebahas dia sih,, kita juga gk kenal kan. ya udalahhh,, mending ngebahas vidio india terhitzzzzz..


hilai : ia juga ya,,, hem


tak berselang lama sontak siswa2 yang diluar kocar kacir masuk kelas karna bel masuk berbunyi, tak lama kemudian guru sampai dikelas dengan membawa anak baru tersebut masuk,


guru: anak2 kita kedatangan siswa baru ni, silahkan perkenalkan diri kamu keteman2 mu.


adrian : perkenalkan nama saya adrian, saya tinggal di kampung johor,


guru: ada yang mau ditanyakan lagi ke adrian???

__ADS_1


berta: dulu sekolah dimana and kenapa bisa pindah sekolah?


adrian : sebenarnya saya dulunya sekolah disini tapi saya memilih berhenti sekolah untuk sementara.


guru : kayaknya udah cukup ya tanya jawabnya silahkan adrian duduk di bangku sebelah abdi,, baik anak2 kita mulai pelajaran kita hari ini, bla..... bla.. bla..


ttttttttttteeeeeeeeeeennnnnggggggggg,,,


abdi : yes,, istirahattt....


guru : sekian pelajaran kita hari ini, mari sama2 kita tutup dengan hamdalah


guru pun meninggalkan ruang kelas diikuti dengan siswa siswi lainnya,


sementara itu gua dan dua kawan gua malas keluar jadinya kita2 nongkrong dikelas kebetulan si hilai bawak hp jadinya bisa nonton vidio india, maklum masih zamannnn old,, tak lama kemudian si hilai ngajak ke toilet


hilai : ehhh, toilet yuk,, kebelet nihh,,


gua : ogah ah males gua, suruh tuh diama aja yang nemenin,,

__ADS_1


diama : okelah, sekalian gua juga kebelet sih.


hilai : nih (sambil menyodorkan hp)


mereka pun pergi ketoilet dan tinggal lah daku sendirian di kelas yang sepi....


kriiiiiieeettttt paaasssss,, what suara apaan tuh, karna berhubung gua ada di pojok belakang sambil duduk dilantai jadi gua gk tau bahwa gua di kunci di dalam kelas,, sontak gua terkejut dannnnn en ing enggg,,, gua ngintip dari kaca jendela kelas untuk memastikan apa yang terjadi dan betapa terkejutnya gua dikerjain sma abdi dan kawan2, anehnya lagi tuh anak baru ikutan, dan dia yang jagain pintu sambil megang gagang pintu biar gk bisa kebukak sma gua, dalam hati gua "nih anak cari gara2 sma gua ni" awas aja, dengan sontak gua menuju pintu yang terkunci dan gua mengetuk agar dibuka, gua : plok2,, plok2,, plok,,, plok,, oii bukainnn, bukain donggg,,, gua melirik anak baru yang masih memegang gagang pintu agar tak bisa terbuka, dan yang lain hanya tertawa ngeliat tingkah gua, dan gua coba ketuk2 tu pintu agar dibuka tapi si anak baru taj mengindahkan peringatan gua, sontak gua emosi dan dengan suara keras, woiiii bukaiiiiinnn, dan si anak baru ini pun membuka pintu mungkin agak takut karna amarah gua bener2 tak tertahan lagi, sontak saja gua langsung mengejar dan memukulya dari belakang dengan sangat keras dan dia berkata auu sakitttt,,,


gua : rasain lohhh,,, gua pun meninggalkan adrian dan kawan2 dan menuju ke toilet menyusul si dua sahabat ku.


sambil berjalan menuju kelas, gua ngeliat adrian duduk2 bareng berta dan teman2 yang lain dan dengan sengaja gua denger percakapan adrian ke berta aduh sakit banget nih punggung gua,, sontak gua merasa bersalah, dan gua pun bingung kok gua segitu marahnya ya, padahalkan bukan cuman dia yang ngerjain gua,, jadi aneh, kejadian itu mungkin tak siapa pun ku beritahu bahkan sahabat ku pun tak kuberi tahu,,


pada malam harinya gua termenung dikamar dan masih merasa bersalah, bingung aja, kenapa dengan sikap gua tadi siang, perasaaan bersalah makin menghantui, dan gua sontak meminta nomor handphone nya adrian ke berliana, dia pun dengan mudah tanpa basi basi mengirim nomor yang kuminta tersebut, gua pun berfikir kata2 apa yang harus gua kirim,,, semakin bingung dan bingung, takut gk di balas lah, takut besok cerita ke kawan sekolah lah,, campur adukk hayyyyy,,, dengan perasaan gua yang bersalah, gua pun memberanikan diri untuk menulis kata2 permintaan maaf,,, "maaf ya adrian soal yang tadi",, sent, dan terkirimmmm, gua merasa lega, sambil menunggu jawaban dari sms yang ku kirim, belum ada balasan sama sekali sampai aku tertidur pulas dengan mimpi2 indah merangkap berharap dia membalas sms ku yang berisi perminta maafan itu,


matahari pun mulai manampakkan sinar lembutnya, sontak aku langsung mengecek hp berharap ada pesan masuk darinya dan,, nihil tidak ada pesan dari dia, dalam hati aku berfikir positif, mungkin dia gk ada pulsa buat balas sms ku, mungkinnnn,,,,


pagi itu seperti biasa aktifitas menunggu bus, berjalan kaki bersama kawan dari simpang sekolah sampai masuk gang sekolah,, mataku pun mulai mencari sosok yang agak ku khawatirkan, ia dia adrian. dan aku pun melihat dia bersama kawan2 yang lain sambil mengobrol, disitu gua agak malu untuk jumpa dengan adrian, karna perkara sms semalam, gua takut dia cerita keorang2 soal gua minta maaf.. kan jadi maluuu gua nyaaaa,, gua pun memasang wajah kalem dan pura2 tidak ada yang terjadi, sambil menguping pembicaraan dia dengan berta masalah kalau semalam ternyata dia ada curhat via sms dengan adrian. disitu gua sontak ingin meneteskan air mata, dalam hati gua berkata, sebenci apasih lo sama gua, semarah apa sih lo sma gua, sekesal apasih lo sma gua setidaknya balas cukup dengan kata ia saja pun tak mengapa, dan disitu gua benar2 baper, dan mula menyimpan dendam sedikit benci, dalam hati gua berkata ookeh, kalo lo emang enggak mau berteman sama gua gk gini caranya dengan menumbuhkan rasa bersalah dihati gua, mungkin kita gak akan pernah lagi bertegur sapa mulai dari sekrang, dimana pun itu dan mungkin dari awal kita memang asing bahkan sampai tamat sekolah pun akan tetap asing. disitu gua langsung menghapus nomornya yang kuminta dari berta..


__ADS_1


__ADS_2