Segitiga Cinta

Segitiga Cinta
meluluh


__ADS_3

lagi menunggu bus,


hilai : ser


sierli : iap, apa hil


hilai : ni buku loe,


sambil menyodorkan buku berwarna merah jambu,


sierli : kok ada sma kamu sih, kok bisa sih? terheran2


hilai : kemaren kan kamu baliknya di jemput tuh sma kak juni, jadinya dia nitip ini sma kami, adrian maksudnya


sierli : owhh, kemaren ibuk ela minta gue ngasih tau soal yang kemaren, jadi si anak baru itu gk ngerjain karna kan dia gk masuk, ya udah gue kasih buku ini aja, udah


diama : owh macem tu,, kirain ada sesuatu,


hilai : mungkin loe mulai meluluh, sama pangeran baru,,.hahahah


sierli : apaan siee,, firasat kalian sallahhh, hhuuuu


sesampainya disekolah


gue langsung duduk dikursi dan dua sahabat gue masih diluar cari pembahasan baru atau gosip baru sih sebenarnya,,


bel masuk pun berbunyi,


hilai duduk dikursi sambil bergosip ria dengan anak yang lain, berhubung karna guru memang tidak masuk hanya memberi tugas kecil untuk kami kerjakan hari ini.


perasaann gue ada yang perhatiin gue sedari tadi, dari arah samping kiri, dan gue pun melihat adrian, dialah yang menatap dan memperhatikan gue sedari tadi, ketika aku membalas melihat ke arah dia dia pun memalingkan wajah ke depan. sambil gue tersenyun tipis, berpura2 tidak mengetahui apa yang dia lakukan diam2,


bel istirahat berbunyi dan waktunya bebas sementara dalam belajar,


dikantin sambil bergosip ria aku dan kedua sahabat ku sesekali terdenga tertawa keras,


hilai : eh, aku ada gossipp miring ni


sierli : gossipo apaaan lai?


diama : cerita dunk,, penasarannn


hilai : ternyata adrian,


diama : adrian anak baru yang jadi musuh bebuyutan si sierli itu ????


hilai : ia, terus adrian siapa lagi


sierli : biasa ajalah dikata musuh bebuyutannya itu lo


diama : oke, sorry,, lanjut ceritanya


hilai : si adrian ternya pacaran sama adek kelas yang anak bary juga


diama : whaaatttt,,


sierli hanya terdiam dan merasa kecewa atas semua yang telah dilakukannya pada adrian.


dan merasa menyesal karna terlalu baik sma adrian.


diama : ser, hallo (melambaikan tangan di depan muka sierli)


hilai : loe knpa ?


sierli : eeemmm, ann, aa, gk knpa sih, gue mau permisi ke toilet dulu,


hilai : oke


kecewa ya memang kecewa,, dan di perjalanan menuju toilet akupun melihat adrian, abdi, lisa, dan rahma duduk akrab sambil ngobrol dan sesekali teraenyum simpul, akupun pura2 tak pernah melihat itu, ternyata adrian melihat aku melewati meraka,

__ADS_1


akupun mengurungkan niat untuk ketoilet dan akhirnya gue memutuskan untuk masuk ke kelas, kenapa perasaab kecewa gue ini, ada apa dengan gue, mana gue yang dulu yang keras dan tak perduli apapun yang diperbuat olehnya, tapi sekarang aku rasa seperti hujan tiba2 di hatiku, ingin ku menangis, knpa adrian gk mengerti selama ini, gue udah baik sma dia, knpa dia gk pernah peka akan adanya gue, knpaaaaaa !!!!! 😭😭😭😭😭


bel masuk pun berbunyi,,


melihat gue yang tertunduk dan membaringkan kepala di atas meja, sontak kedua sobat gue bertanya,


hilai dan diama : loe sakit ya ser, kok loe lemas banget,,


sierli : gue gk knpa2 kok,


diama : tapi


sierli : gue baik2 aja lo guys


hilai : sini biar gue bawa lo ke UKS,


diama : sekurang2 nya loe bisa istirahat disitu,, ayokk lahhh


sierli : oke, tapi temenin gue ya


diama : oke


kedua sobat gue memapah gue untuk berjalan menuju UKS, dan di tengah perjalanan kami pun berpapasan dengan adrian dan lisa, aku oun tak menghiraukannya,


kami pun lanjut berjalan,


sampai di UKS kenpa ni tanya perawat tersebut,


hilai : gk tau, tiba2 dia lemas pas kmi liat di kelas tadi


sierli pun dibaringkan di kasut tempat pasien untuk di periksa,


perawat : maag kamu kambuh lagi ya ser? tadi kamu gk makan pagi ya, terus kamu langsung makan bakso ia kan??


sierli : mengangguk, mengiyakan semua perkataan perawat itu.


sierli : oke, siap buk dokter


diama dan hilai : kalo gitu kamu istirahat disini dulu, kami mau balik ke kelas,


sierli.: oke, hati,, hati ya sob


hilai : oke, kami pamit ya kak


perawat : ia


mereka pun meninggalkan sierli di UKS untuk beristirahat,


tiba2 mereka berdua terserempak dengan adrian,


hilai : adrian ????


diama : lo, ngapain disini, bukannya lo tadi sma cewek baru alias lisa???


adrian : diam dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua,


mereka pun terheran2, karna sikap adrian yang aneh yang tiba2 ada di depan pintu UKS.


sementara sierli pun tertidur akibat efek obat yang dirasakannya,


hilai : ser, bangu


sierli : tiba2 bangun, ummm, ia (dengan lemah)


hilai : apaan ni? (menunjukkan benda diatas meja seperti sebuah kotak)


sierli : entah, tak tau


diama : sambil mengambil benda kotak tersebut dan membacanya,

__ADS_1


GWS buat kamu,


hilai : wooowww, kamu ada fansss ser,,


diama : ckckckckckck, pangeran mungkin, gk ada nama lagi, buka dong, penasaran sama isinya


sierli : buka aja, gue juga penasaran


hilai : loe deh yang buka, kan ini buat lo ser


diama : owh ,ia ya, bukalah, cepetan


sierli pun membuka perlahan kotak itu dan isinya hanya sebuah buku diary berwarna ungu muda, just the book,


sierli : just the book


hilai : ya udalah, yuk kita pulang


sierli dan dua sahabatnya pun meninggalkan UKS, dan tiba2 digerbang adrian menegor kami bertiga,


adrian : loe kan lagi sakit, sini aku antar pulang, gk mungkin kan naik bus sempit di dalam bus, takutnya pingsan lagi.


sierli hanya mengkerutkan kening tanda merasa aneh sama sikap adrian.


hilai : betul juga lie adrian, kamu kan lagi lenes ni ser, udah biar adrian aja yang nganter,


diama : ia betul juga si


sierli pun terpaksa mengiyakan permintaan kedua sobatnya teraebut.


adrian : hati2, sambil memegang tangan sierli untuk naik di atas motornya


sierli : oke,


adrian : duluan hilai, diama


hilai dan diama : oke, hati hati bawak sierlinya


mereka berdua pun meninggalkan hilai dan diama,


sesampainya di depan rumah sierli, sierli pun turun dengan hati2, karna masih merasa lemas,


sierli : terimakasi adrian


itu pertama kali sierli memanggil nama adrian. dan adrian pun tersenyum simpul.


adrian : oke, duluan ya...


sambil melihat adrian yang berlalu.


dalam hati sierli masih bingung dengan kotak yang isinya buku diary, siapakah yang memberikannya dan apa tujuan dia memberinya,,


mama : sierli, sambil memanggil


sierli : mama


mama : knapa masih di terjegat di situ, masuk.


sierli : ia mama,


sierlipun sekejap melupakan masalah kado tersebut, dan masuk menuju rumah.





__ADS_1


__ADS_2