
pernah gak sih kalian ngerasin di posisi aku, aku gak tau pasti, dia berbeda dengan yang lainnya, dia baik terhadapku, tapi sayangnya dia punya mantan, dan mantannya itu adalah sahabat ku sendiri,
kalian pernah gak sih ngerasain gak enaknya di posisi gue, yang di tarik ulur perasaan, ketika dia bilang cinta gue juga membalasnya, tapi dia malah tak percaya akan apa yang ku utarakan,,
kalian pernah gak sih,, menyukai sesorang dan dia selalu memperlakukan kalian beda dengan yang lain, sangat istimewa, tapi kadang dia juga membuat kamu sakit hati, sakit hati karena mendapati ternyata ia juga seperti itu dengan mantannya..
pernah
pernah
pernah,,,,,,,
itu yang ditulis sierli dalam buku diarinya,,, ia megaku menyukai andre tapi dia bingung, kadang juga membenci andre,,, dia sangat menyukai adrian, tapi dia bingung adrian selalu PHP kan sierli,,,,
begitu sierli kembali membuka diary kusam miliknya yang sudah sangat lama disimpan, tak ada yang tahu tentang diary tersebut. membacanya kembali membuat sierli menitikan air mata,,, mangingat semua perjuangannya dari A sampai sekarang, mungkin bukan huruf Z yang pantas mewakili ahir perjuangan sierli,
sierli yang sambil duduk di depan lemari dan menekuk lutut nya sambil memeluk buku diary itu,,,
(knapa gue dulu se lugu ini,, di permainan tetap memaaf kan,, pengakuannya waktu itu membuat aku kalang kabut, padahal itu hanya candaan baginya,, dan sekarang aku tak tahu apa yang akan kurasakan setelah satu tahun tak pernah bertemu dengan kedua pria itu, pria yang mengaku mencintai ku)
ketukan pintu kamar mengejutkan sierli yang sedang dalam alam hayalan,,, kemudian dia meletakkan diary itu di atas meja belajarnya,,
ia ma jawab sierli
mama : makan ser,,, terus langsung siap2,
sierli : ia ma,,
sambil mengikuti mama dari blakang menuju dapur,
ayah : belum siap-siap ser??
sierli : belum, agak malas yah,,,
ayah : tapikan kamu harus balik malam ini,
mama : entah ni serli, di bilang banyak urusan di kampus lah, inilah itulah..
sierli : tapi belum siap ma ninggalin mama dan ayah, baru juga 2 minggu di rumah,
mama : ya ampun, serli, ayo semangat dong, ini bukan sierli yang ama kenal,
sierli : ialah ma
setelah makan,,, aku kembali ke kamar ku, dan membereskan barang-barang bawan ke kota tempat aku kuliah. sekali lagi ku lirik buku diary itu, dan langsung memasukkan nya dalam koper ku yang sudah sangat penuh itu,,
malamnya ayah mengantar ku ke loket bus, sambil mencium tangan ayah, lalu ayah berpesan bijak terhadapku.
ayah : baik2 ya di sana, jaga shalat, jangan lupa makan,,
sierli : ia ayah,,
sierli kemudian masuk ke dalam bus, karena memang sebentar lagi bus tersebut berangkat.
sierli meneteskan air matanya, karena baru saja dia melepaskan rindu kepada kedua orang tua nya itu. enggan rasanya dia berpisah tapi apa boleh buat, ini demi masa depan kamu, kata2 mama.
__ADS_1
"untuk mendapatkan hasil yang besar maka perlu pengorbanan yang besar pula"
setelah sampai di depan kos
sierli di sambut dengan iza dengan mata yang masih baru bangun tidur,,
ya ampun ser, lo ganggu tau waktunya gue tidur,,,
sierli : ie ke,,, udah lah, ni angat koper gue, cepetan,,
iza : issss,,,, ialah
iza kemudian mengangkat koper sierli,
merekapun masuk ke dalam kos,
ser ni brat banget sih koper mu, ngangkut rumah lo ke sini,,
ya enggak lah, tu ada oleh2 buat kamu juga kali, yang ikhlas lah ngangkatnya,
iza : ini udah ikhlas ni,, pling ikhlas
iza pun meletakkan koper sierli di kamar sierli,
za, lo keluar dulu lah, gue mau mandi sama ganti baju ni.
malam nya,,,
za, kawani gue dong besok jumpa dosen.
sierli : ihhh,, apaan syaratnya
iza : balen gue bakso, oke, dilkk
sierli : okedeh dilll,,
paginya sierli dan iza bersiap-siap untuk pergi ke kampus, sesampainya sierli di kampus dia heran dengan beberapa yang berbeda di gedung kampus nya tersebut,,
kok lo gak kasi tau gue sih ada perubahan di kampus ku yang tercinta ini,
gak perlu gue kasi tau kali, toh lo tu sendiri, berdosa tau buat orang penasaran
seirli : ia lah, oke, lo tunggu disini ya gue mau masuk rung dosen dulu
iza : ia ser, gue setia nunggu lo
setelah selesai urusan sierli, mereka pun meninggalkan gedung kampus dan menuju taman kampus yang baru di buat, tengah asyik mengobrol dua sahabat tersebut, tiba ada adrian yang berjalan menuju arah mereka,
adrian langsung duduk tepat di samping ku,
adrian : apa kabar ser,,,
sierli : alhamdulillah, baik adrian,
adrian : oleh2 mana?
sierli hanya tersenyum tipis ke adrian.
(ya tuhan, semoga aku bisa mengatasi rasa ini,,, tapi aku dengan relaks berbicara dengan adrian, tak seperti dulu yang salting dengan sedikit degupan jantung)
sierli bingung, sekarang hati tak seperti dulu lagi, apakah semua yang di inginkan sierli terkabul, melupakan adrian sampai sejauh ini dan selama ini.
__ADS_1
ini jawaban nya mungkin, jawaban kesusahan hati sierli yang begitu sulit melupakan adrian,
tapi kenapa sekarang dia mulai dekat lagi, atau adrain ingin mengingatkannya kembali tentang perasaan sierli yabg dulu. atau mungkin sekedar basa basi saja. mengingat mereka memang teman dari sekolah menengah pertama sampai kuliah,
adrian pun pamit pergi, karena ada teman yang memanggil nya.
iza : ser, o ser
sierli yang bersandar di bahunya iza sambil menutup mata merasakan angin yang begitu sejuk di taman kampus itu.
sierli :mmm, apaan
iza : lo tau gak
sierli : tau apa bambang
iza : kemaren waktu lo pertama2 pergi ke luar negeri, andrian asyik nanyain lo, kayak orang kalang kabut, jadi bingunh,
sierli : masa ia za
iza : ia lo ser, gak pernah sebelumnya dia nge chat gue, tapi waktu itu dia nge chat gue.nanyain kamu,, aneh gak sih, dan sekarang dia berlagak biasa-biasa aja sama lo ser
sierli : biar lah dia dengan urusannya.
jawab sierli ketus yang tak ingin memikirkan masalah tersebut,
sebenarnya bukan tak ingin memikirkan hal tersebut, hanya saja dia tak ingin sakit hati kembali,,,karena dengan susah dia menata hati agar melupakan seseorang yang mungkin dia cintai
sierli hanya lah manusia biasa,
yang berusaha melupakan apa yang semestinya dilakukan dari awal,,
iza : ser, balik yok,
mengagetkan sierli yang sedang dalam pulau lamunan nya.
sierli : yuk,,,
sambil beranjak dari tempat duduknya, mereka pun menuju prakiraan.
cinta,,,
aku tak tau itu kata apa, tapi aku tau, siapa pun yang terkena mantra itu, mungkin hidupnya akan berubah 380 derajat,,
cinta,,
yang ku tahu isinya hanyalah kata mengalah,, rak seperti cinta pada umunya,,
cinta,,,
yang ku tahu isinya hanyalah tangisan dan pengorbanan yang tak tahu kapan akan terbalas,
biar waktu yang akan menjawab segalanya,,,
puisi indah yang diciptakan sierli dan ditulis dalam diary nya,,,
__ADS_1