
akhirnya libur semester juga, ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh mungkin semua mahasiswa sejagad universitas tempat aku berkuliah.
waktunya packaging,,, aku dan iza siap-siap untuk meluncur ke rumah masing-masint. tapi sayang aku dan iza tak searah jadinya kami berpisah karen perbedaan daerah. ya tak apa yang penting persahabatan kami tetap searah. heheheh
derrttt,,, derrt,
mengambik hp yang dari tadi berbunyi.
sierli kemudian mengangkat telpon dari andre.
sierli : hallo, assalamua'laikum
andre : semangat ya, waa'laikum salam, lagi ngapain dek
sierli : biasa lagi beres-beres ni, gimana udah pesan tiket?
andre : kita gak jadi pulkam, because tiket habis
sierli shok mendengar hal tersebut.
sierli : serius, terus gimana dong, masa ia harus undur pulang kampungnya, soalnya iza juga malam ini OTW
andre : becanda lo sayang.
sierli : lucu
andre : lumayan sih ngakak, hahahah
sierli : abng udah siap-siap juga?
andre : udah, cuman bawak ransel aja, kan libur pun 1 bulan.
sierli : ialah.
andre : habis isya ya abang jemput ke kos.
sierli : oke, tapi gak kecepetan tu,.soalnya kan brangkat jam 11, lo abang aku sayangggg,,,
andre : enggak, soalnya emang gitu, nanti takut penumpang tercecer,
sierli : ialah, siapa2 aja bang yang jadi satu bus sma kit?
andre : si adrian, arles, il, uli, uni
sierli : rame ya
andre : kan satu tujuan lo.
sierli : ya udah dulu ya,.mau keluar dulu beli makan sama iza, bye assalamualaikum
andre : ia, wa'alaikumsalam
menutup telpon
malamnya pun tiba untuk pulang kampunggggg,,, 👏👏
kebetulan mobil yang menjemput iza sudah datang di depan kos. sierli pun merasa sedih karena harus berpisah dengan sahabat nya selama satu bulan kedepan.
ia memang mobil transportasi untuk ke daerah iza menjemput iza sampai di depan kos dan lebih awal dari pada aku, karen sierli menggunakan bus, dan biasanya kalo naik bus harus langsung ke stasiun.
iza : bye beb
sambil memeluk sierli
sierli : ia, hati-hati, kalo udah sampek chat aku ya, okeeee
iza : oke, faham.
menaiki mobil sambil melambaikan tangannya ke arah sierli
setelah habis shalat isya,
derr,, dert
sierli : hallo, ia,
andre : aku udah siap-siap ya mau ke kos
sierli : ia,
andre : udah dulu ya,
sambil menutup telpon.
sierli pun bersiap-siap untuk mengenakan kerudung, dan dengan menyeret koper nya yang berisi baju-baju nya untuk pakaian di kampung.
di menunggu tepat di depan pagar kos nya,
andre : ayok, cuman ini barangnya
sierli : ia, dengan cuek
andre : maaf, telat tadi nganter adrian dulu
__ADS_1
sierli : ia deh, sorry
andre : naik cepetan, tadi orang bus nya udah marah-marah,
sierli pun kemudian menaiki motor andre.
sesampainya di loket bus,
sierli langsung duduk di tempat duduk yang memang sudah di sediakan untuk penumpang.
sedangkan andre membawa koper sierli untuk di masukkan ke dalam bagasi mobil bus yang akan di naiki mereka.
tiba adrian duduk di samping sierli. sangat-sangat membuat hati sierli berdegup kencang dan sierli salting, itu yang selalu di rasakan ketika dekat atau berjumpa dengan adrian. (apa ini tuhannn).
adrian : nanti duduk berdua ya ser, pinta adrian tiba-tiba
sierli : oke, tennang
padahal sierli kira adrian bercanda, di jawab sierli pun dengan nada bercanda juga
dari blakang tempat mereka duduk, terdengar suara kennek supir busnya berkata,, yang jam 11 naik, naik, naik terus.
andre pun menghampiri kami.
andre : woi, naik ke adrian
adrian : oke
mereka pun langsung menuju bus. di dalam bus aku lansung duduk di pinggir, karena ingin melihat pemandangan malam,
tiba aku tidak sadar ternyata adrian sudah di samping ku duduk.
andre yang hanya melihat dan pasrah karena dia tahu, semua harus masih dalam keadaan rahasia, jadi dia hanya mengalah
arles : biar lah di samping andre, berkata kepada adrian
adrian : enggak akh, siapa cepat dia dapat
andre : udah gak pa-pa kok.
andre pun langsung duduk tepat di depan diaman sierli dan adrian duduk.
sierli diam-diam nge chat andre
sierli : gak papa kan?
andre : ia gak apa, kan dia juga teman kita dulu
sierli hanya membalas emoticon senyum
sierli :😄
bus pun melaju dengan kecepatan rata-rata. sierli yang sedari tadi terdiam dan memalingkan wajah kearah luar, tiba
sierli : menutup mulut dan seakan dia mabuk kendaraan,
sontak adrian langsung bertanya
adrian : knpa ser? makanya jangan ngejek orang kualat kan,
sierli : ihh apaan sih
adrian : lo diem,tidur jangan banyak gerak.
andre yang hawatit dengan keadaan sierli yang berada di blakang mereka langsung nge chat sierli.
andre : kamu gak pa-pa kan? gak usah di ladenin tuh adrian, tidur aja terus. pakek minyak angin, biar gak pening lagi.
sierli tersenyum membacanya
sierli : siap pak bos...
kembali menutup hp nya.
sepanjang perjalanan, sierli hanya diam dan sesekli mengecek hp nya.
adrian : ser
sierli : ia, apa
adrian : lo ada headseat gak?
sierli kemudian mengeluarkan dari tas kecilnya headseat berwarna putih sambil memberikan ke adrian
adrian kemudian memasang headseat tersebut ke hp nya,
tiba-tiba
adrian : lo mau denger musik gak?
sierli : boleh
adrian : memberikan headseat sebelhnya lagi ke sierli.
__ADS_1
seperti film korea-korea gitu lo, berbagi headset,
dengan pejalanan yang masih panjang ahirnya sierli dan adrian pun tertidur pulas, dengan kepala saling menopang, sierli yang bersender di pundak nya adrian dan adrian bersender di atas kepala sierli,
ketia bus berhenti untuk beristirahat sejenak,
tiba-tiba setengah sadar dia melihat adrian yang meraba wajah nya dengan lembut. aku pun tau apa maksud dari semua itu. dan karena dia juga ingin turun tiba-tiba melihat badan ku yang setengah melekuk karena terlalu dingin dia pun mengambil kan selimutnya dan menyelimuti ku, sambi berlalu keluar bus.
dan aku sadar, sangat sadar itu.
ya tuhan aku kembali baper di buat adrian. dengan perlakuan nya yang manis, wanita mana sih yang gak goyah. dan aku baru menyadari ternyata rasa ini untuk adrian masih besar.
perjalanan masih berlanjut sampai kami tiba di rumah masing-masing.
kejadian itu sudah seminggu lalu, ya kejadian adrian yang begitu romantis. dan itu masih teringat di benakku.
tiba-tiba ada chat dari adrian.
adrian : ser, makan yu, aku yang traktir
sierli : serius
adrian : ia, nantik malam ya, habis magrib aku jemput ke rumah
sierli : oke,
satu hal yang di perhatika sierli perlakuan dirinya terhadap adrian dan andre itu jauh berbeda,
ketika andre WA dia hanya.balas dengan singkat padat dan jelas. sedangakn ketika dengan adrian dia begitu semangat, dan selalu merasa baper. knpa ini, padahal dia tahu andre pacarnya sedangkan adrian hanya temannya yang dulu pernah dia sukai.
akhirnya adrian menjemput sierli di depan rumahnya, seklian sierli minta ijin ke ibunya untuk pergi sebentar dengan adrian, dan mamanya pun mengijinkan kan.
mama sierli : jangan malam kali baliknya ya
sierli : ia ma
dia pun pergi bersama adrian tanpa se pengetahuan andre.
ia disitu aku merasa salah, karena posisi ku yang memiliki pacat keluar dengan laki-laki lain yang bukan pacar ku. AKU MEMANG SALAH.
kami pun memesan makan.
adrian : mau pesan apa ser
sierli : bakso aja deh.
sambil curhat-curhat masalah kampus. ahirnya waktu pun berlalu. dan adrian mengantar kembali sierli tepat di depan rumahnya.
sierli : makasih ya
adrian : ia sama, duluan ya, sambil membelah keheningan malam itu.
hp ku pun berbunyi
andre : udah makan dek?
sierli merasa geram entah kenpa dia tiba-tiba agak malas dengan perlakuan andre yang begitu perhatian, dia merasa andre mengekang dia, dia merasa terpenjara.oleh sikap andre, yang setiap saat bertanya lagi apa, udah makan, knpa blum tidur, itu2 saja yang di tanta selama libur ini, aku pun agak muak, mungkin karena ada adrian yang selalu ada. yang memang sangat di cintai oleh sierli melebihi cintanya ke pada andre.
sambil rebahan dikasur,
chat dari adrian
adrian : jangan begadang
sierli : gak akh, baru jam 10 juga
adrian : hangat kan selimutnya??
sierli yang merada bingung dengan kata-kata yang di kirim oleh adrian,
apa ini sesuatu yang terjadi di bus kemaren..
sierli pun kemudian membalas
.........
bersambung
__ADS_1