Segitiga Cinta

Segitiga Cinta
kembali dekat


__ADS_3

rombongan kami pun sampai di pagi hari. ya tepat jam 07.14,


kami pun turun dan sebelum menuju danau, kami terlebih dahulu makan pagi, ya sebelum memulai menyususri keindahan danau.



setelah selesai makan,,


ketua kelas langsung mengabsen kami, agar tak ada yang ketinggalan.


dan semua lengkap.


kami pun di bawa oleh penunjuk jalan menuju danau guang tersebut, sesampinya di danau kami pun sekelas memutuskam untuk mengambil foto sebagai kenang-kenangan.



guru : ayok naik terus,


menyuruh kami naik ke kapal yang telah di pesan untuk menyusuri danau guang tersebut dan sekalian sebrang ke pulau yang katanya banyak makanan dan souvenir sebagai oleh-oleh.


sierli melihat adrian, ketua kelas, dan andre yang menuju ke arah penjual jam tangan dan tempat letak rumah tradisional suku guang tersebut. aku hanya bisa memperhatikan dari kejauhan.


ketua kelas sambil berteriak, kita boleh pisah tapi nantik sekitar jam 4 kumpul disini lagi ya,


berta : oke



semua anak-anak pun langsung berpencar mencari keinginan masing-masing.


sampai ketika kami berjalan menuju arah lorong ia, tempat adrian dan andre hilang,


tiba-tiba aku mendengar kata-kata yang mungkin tak seharus nya di ucapkan adrian terhadap penilaiannya pada ku.



adrian : tuh sierli, ndre tuh liat sierli


andre pun dengan memasang muka agak marah karen di buat leluconan oleh adrian


ketua kelas : klian ngapain sih


adrian : ndre,,,, tuh diaaa



sierli hanya diam dan berlalu meninggalkan mereka yang sedang bergurau.


hilai : ser, fotoin gue dong disini


sierli : sini


diama : kita bertiga yuk, suruh dia aja, menunjukkan seseorang yang lewat di depan mereka yang tengah asyik mengambil foto.



waktu destinasi pun selesai,mereka pun kumpul di tempat yang sudah di sepakati tadi.


16.00,


masih ada beberapa anak yang belum juga sampai ditempat itu. ketua pun dengan lelah mencari mereka yang tidak mengingat pulang, dibantu oleh adrian, andre, dan siswa laki-laki lainnya.



Dirumah,,,.


sierli dengan muka lesu dan mata mengantu meletakkan ransel dan beberapa tas yang di tangan nya.


mama sierli : ya ampun ser, mukamu lo, udah kayak seminggu gak tidur.

__ADS_1


sierli : ma, sierli tidur dulu ya, sambil meninggalkan barang-barang nya di ruang tamu yang berantakan.


mama sierli : ya udah istirahat aja dulu, nantik mau magrib mama bangunin


sierli pun langsung pergi menuju kamar kesayangannya yang memang sudah di tinggalkan 2 harian.



bangun tidur sierli langsung membersihkan badannya agar lebih segar.


stelah dipikir-pikir, apa adrian tidak menyadari yang nolongin dia kemaren itu aku. tapi dia seperti tak ingat apa-apa.


tadi adalah pertemuan terahir ia dengan adrian. yah karen kami sebagai kelas 3 SMK yang tinggal menunggu pengumuan kelulusan sekolah dan kelulusan masuk perguruan tinggi.


aku berharap dengan tak melihatnya lagi mungkin bisa melupakan nya.



setelah pengumuman kelulusan, semua siswa kelas ku lulus, dan satu yang membuat sierli kecewa ia tak lulus masuk keperguruan tinggi,



mama sierli : ser, daftar kuliah disini aja, biar deket sama mama, kan univ yang baru di bukak itu sama kan sma jurusan nya kamu


sierli : nantilah ma serli coba,



ketika mengurus surat tanda kelulusan


bapak amat : ser, kamu gak lulus ya masuk ke univ lhok


sierli : enggak pak, ni mau daftar disini aja pak


bapak amat : besok kamu datang kerumah bapak, sma si andre terus siska biar bapak daftar kan lewat jalur lain. lumayan kualitas di luar kebih bagus sih ser, sayang aja kamu kuliah di sini, apalagi nambah-nambaj pengalaman kan. pkoknya datang besok ya, banyak juga dari jelas lain yang mau bapak daftar kan..


sierli : ia pak, kalau boleh tau jam brapa ya pak?


sierli : baik pak.



ke esokannya, sierli yang sedang siap2 menuju rumah pak amat, tiba2 ada klakson dari luar, sierli bingung, siapa ya


mama sierli : ser, tu ada andre


sierli : ngapain ma


mama sierli : loh, tapi mau ke rumah pak amat, tapi mau daftar kuliah


sierli, perasaan gue gakvada janjian sama dia, dia tau dari mana cobak. gak ikut gak enk udah di samperin ke rumah, kalo ikut sma andre gue juga gak enak, karena pernah menolaknya dan berlaku jahat padanya sampai dia menangis. gimana nih


mama sierli : ser, lama bnget, tuh andre kasian udah nungguin.


sierli pun menyalam tangan mamanya untuk pamit.



sierli : andre, lo tau dari mana kalo gue mau ke rumah pak amat juha??


andre : udah,.naik aja, cerewet banget


sierli menarik nafas dan mengikuti perintah andre.



mereka jadi kembali dekat semenjak pertemuan itu, dan semenjak mereka mengurus berkas-berkas untuk mendaftar ke universitas luar kota.


setelah mereka mendaftar, mereka harus mengikuti ujian tertulis di universitas tempat mereka mendaftar.

__ADS_1


bunyi hp sierli..ting...ting..ting


sontak sierli membuka hp,


andre : ser, hari apa brangkat ke kota lhok?


sierli : belum tu ndre,


andre : gimana kalo malam sabtu ini soalnya kan ujiannya hari minggu, jadi kita ada waktu buat istirahat satu hari sebelum ikut ujian, gimana???


sierli pun kemudian kembali membalas chat dari andre


sierli : oe, tapi gue kasi tu mama dulu ya,


andre : oke, segera kabari lagi ya, gimana keputusannya.


sierli : oke, makasih ndre, udah mau ingat sama gue. 😊


andre : ia sama-sama ser



malam mereka berangakt ke kota lhok pun tiba, ya mereka berangkat malam sabtu, karena ujan di lakukan hari senin.


keberangakatn di atur oleh andre, dari dia yang memesan mobil, dan memberi tahu apa-apa daja yang asru di bawa selama ujian.


dia begitu perhatian terhadap sierli, sangat-sangat perhatian, tapi sayangnya sierli belum bisa membuka hati untuk menerimanya lebih dari teman.


sierli, mama, ayah, adik dan kakak sierli menunggu di depan teras rumah, menunggu mobil yang akan menjemput sierli yang sudah di pesan oleh andre.


kalson,, tin, ,tinn, tinn.


andre pun turun dari mobil tersebut, dan membantu sierli membawakan barang-barang nya menuju mobil,


sambil pamit ke orang tuanya serta kakak dan adiknya.


sierli : pigi dulu ya ma, ya ayah,.


sierli pun meninggalkan mereka yang masih menunggu sierli berlalu.,


ternyat sierli dan andre duduk bersebelahann


karena perjalanan mereka malam, udara dingin begitu menusuk, andre yang tiba-tiba memakaikan jaketnya ke bahu sierli, sierli sontak terkejut dan merapikan jaket yang sudah ada di badannya tersebut.


sierli : makasih


andre hanya tersenyum ringan, sambil mengangguk kan kepala.



malam itu tak sengaj kepala sierli bersender dibahunya andre, andre yang terkejut membiarkannya saja,


andre pun memperhatiakan wajah sierli,.ia sebenarnya andre masih menyimpan rasa kepadanya, tapi dia memilih diam, dari pada dia dan sierli menjauh. seperti dulu-dulu setelah ia mengatakan perasaanya terhadap sierli.



andre pun tak sadar ia pun tertidur dengan posisi kepalanya menimpa kepala sierli yang sedang bersender di bahunya,,,


sierli (andai adrian yang dulu menyatakan pasti akan ku trima, andai adrian di posisi mu pasti cinta ku tak bertepuk sebelah tanga,, hemmmm)


sambil melanjutkan tidurnya, karena perjalan mereka yang masih sangat jauh.





__ADS_1




__ADS_2