
jadi hari-hari iza semenjak ditinggalkan oleh sierli sahabatnya tidak begitu menyenangkan, tapi untungnya masih ada sahabat mereka, ya mereka bersahabat 11 orang. jadi bak kata pepatah 'MATI SATU TUMBUH SERIBU'
iza yang sedari tadi tak masuk kelas karena memang sedang malas untuk masuk. alhasil dia hanya bersantai di kos nya yang menurut nya paling nyaman. dan karena iza tak masuk tadi pagi fika pun mengunjungi iza ke kos nya.
fika : assalamualaikum dengan penuh semangat.
iza menuju pintu kosnya kemudian dengan cepat membukakan pintu untuk fika, sebenarnya dia tahu yang bertamu itu adalah si fika,
iza : fik, masuk
fika : lo ngapain za, kok gak masuk, ada tugas lo tadi dari bapak A,
iza : gak tau, gue agak malas aja sih tadi,
fika : ni tugasnya gue udah fotocopy in buat lo juga, jangan lupa besok di kumpul
iza : baixxxx banget sih loehh fik,,,, emmmmm
fika : biasa aja sah za, ihhh jadi ilfil gue liatnya, lo kayak nya agak kumat umya semenjak ditinggal sma sierli.
iza : ia ni, beda kalau dia gak ada.
fika : kan bisa VC lo za, kok susah banget
iza : tapi tetep gue sedih aja fik
fika : udah gak usah sedih-sedih akh, mending kita keluar yuks carik makan
iza : okelah, ayukkkk,,,
siang itu begitu terik, cahaya yang begitu panas bukan hangat lagi, seperti tepat di ubun-ubun matahari nya membuat siapa saja malas untuk bergerak keluar rumah,
adrian yang sedari tadi bersama arles dan ali mengurus sesuatu di prodi tiba2 arles membaca pengumuman yang lewat pertukaran mahasiswa antar negara. dia terkejut mendapati nama yang memang dia kenal, ia dia berada di angka 15 yaitu sierli kartika.
karena belum percaya arles pun langsung bertanya memastikan kebenaran pengumuman tersebut.
arle : al, adri, beneran ni si sierli lolos ikut pertukaran mahasiswa antar negara?
ali : tau dari mana les?
arles : tuh, menunjukkan ke arah papan pengumuman prodi mereka.
seketika ali melihat bersamaan dengan adrian,
adrian terkejut karena tak ada pemberitahuan dari sierli selama ini, karena dia tahu bahwa sierli selalu bertanya akan sesuatu yang belum di ketahuinya, dan dia merasa ada yang berubah dengan sikap sierli 2 bulan terahir ini,
adrian 'pantas saja udah lama dia gak pernah chat gue, ngasi kabar atau bertanya hal-hal aneh'
adrian mulai merasa kehilangan sosok yang selama ini ia jahili, sosok yang selama ini sangat polos menurutnya. yang tak pernah marah jika di jahili.
lo dimana sih ser, apa betul itu lo, knpa lo gak pamit sama gue untuk terahir, apa lo marah sama gue ser.gue ngelakuin itu sama lo supaya gue tau kalo semua yang lo bilang dulu benar, tapi tetap gue kurang yakin atas apa yang lo pernah bilang. perasaan gue lo hanya main-main dan gak serius. karena adrian masih penasaran atas kebenaran yang sebenarnya dia pun mencari iza, sahabat sierli.
berhubung iza memang tidak ke kampus hari ini, adrian pun tak bisa menemuo sosok yang ingin di introgasi. adrian pun memutuskan untuk menemui iza ke kosnya,
adrian : assalamualaikum,,, zaaa,, izaa
dan ada yang menbuka pintu kos san tersebut tapi tidak seperti yang diharapkan oleh adrian.
salah satu teman se kos dengan iza membuka kan pintu kos
ros : waalaikumsalam, cari siapa ya bang?
__ADS_1
adrian : sierli ada?
ros bingung karena memang sierli tak di kos ini lagi.
ros : gak ada lagi bang. udah keluar
adrian : kalau begitu iza ada??
ros : bentar ya bang,
masuk untuk memastikan apakah iza ada di kamar nya, dan nihil kamar iza ternyata terkunci
ros pun kembali menemui adrian.
ros : gak ada bang, kayaknya lagi keluar tapi gak tau kemana bang.
adrian merada kecewa
adrian : terimakasih ya, kalau begitu saya pamit dulu.
berlalu meninggalkan kos nya iza.
entah kenapa, dan entah apa yang dirasakan adrian, seperti dia baru kehilangan orang yang selalu menghiburnya. yang selalu membuat hari-harinya penuh warna, dia pun bingung dengan semua ini. sangat2 bingung.
sesampai di kos nya.
dia pun langsung duduk di teras kos-kosannya.
tak sabar untuk menemui iza atau pun sierli dia memutuskan untuk meg chat mereka berdua.
adrian : za, lagi dimana ?
iza : lagi di luar ni, knpa ?
adrian : ada hal yang ingin ku tanyakan nih
iza : tanya aja
adrian : masalah sierli, apa benar dia ikut pertukaran mahasiswa??
iza membalas dengan emosi karena perlakuan adrian terhadap sierli selama ini.
iza : ia benar, itu semua benar sekali, knpa? nyariin dia
adrian : gak knpa, gue kaget aja dia kok gak ada bilang apa-apa sama gue atau siapa gitu.
iza : pikir sendiri lah dri, kayaknya lo tau jawabannya.
adrian terdiam dan tak membalas chat dari iza lagi.
sebenarnya gue pengen maki si adrian dan berterus terang apa yang dirasakan sierli selama ini terhadapnya tapi sierli bilang ke gue, biar dia sendiri yang tahu, biarkan dia yang cari tahu sendiri. terpaksa gue harus sabar menghadapi pertanyaan nya yang konyol itu. demi menjaga rahasia hati sierli.
sierli pernah berkata mungkin suatu hari nanti dia bakal sadar dan mengetahuinya, tapi setelah gue menghapus 8 tahun kenangan kami, ketika hati ini sudah kosong yang hanya tinggal memori kebencian terhadapnya.
sebenarnya iza kasian terhadap sierli, dan ingin membantunya tapi dia tak tau harus bagaimana memulai dan mengahiri semuanya.
adrian yang semalaman tak bisa memejamkan mata nya memutuskan untuk lagsung bertanya langsung ke sierli.
__ADS_1
adrian pun mencoba untuk menge chat sierli.
adrian : ser,, ser,,ser,,
adrian : serr,, seerrr,,
tak ada respon dari sierli, walaupun sudah terkirim,
sierli yang sedang asyik mengerjakan tugas laporan nya, tiba-tiba ingin menelpon iza, sahabatnya itu.
dan melihat chat dari nomor baru, ya nomor baru sebenarnya dia tahu, itu adalah nomornya adrian. tapi dia buru2 langsung menghapus tanpa melihat atau membaca terlebih dulu.
sierli ' maaf adrian, gue udah mulai bangkit'
'jangan pernah muncul atau kembali lagi dihadapan ku, berbicara perihal perasaan mu yang palsu itu, karena menurutku kehadiran mu tak pernah ku butuhkan lagi''
adrian kembali memplototi hp nya, dan berharap segera di balas sierli tapu sayangnya sierli tak merespon chat darinya. apa mungkin dia sibuj atau sudah tidur, tapi dia online kok ini dalam hati adrian berkecamuk. dan bimbang.
jelas saja sierli online karena dia sedang VC dengan sahabatnya yang paling dirindukan itu. dia adalah iza,
iza : ser, lo ada di chat adrian gak???
sierli : gaj ada ah, knpa ser???
iza : gak knapaa nanyak ajah akonyaaa
dengan penuh ekpresi iza mengatakannya, sebenarnya iza hanya menutupi agar tak menjadi bahan pemikir an sierli di malaysia, karena dia tahu pasti banyak tugas yang harus diselesaikan sierli. jika tanpa beban mungkin akan mudah baginya untuk menyelesaikan tugas2 tersebut.
mereka pun menghabiskan malam itu sambil bercerita2 tentang masalah mereka masing tanpa sadar sampai larut malam...
BLAAA,,,BLAA,,BAAAA,,
##
terimakasih yang udah like and udah ngebaca,
maaf kalo kata2 nya agak belepotan, sebenarnya ini pertama kali saya membuat novel,,
#oetteoke๐๐๐๐
__ADS_1