
3 bulan kemudian sampai
aku yang menjalani hidup seperti semula, menjauh dari andre, menjauh dari adrian, mungkin itu lebih baik dari pada menyakiti andre dan menyakiti diri sendiri, andai saja posisi ditukar andre jadi adrian, mungkin lebih baik. betul kata pepatah
kita tidak bisa menentukan pada siapa kita jatuh cinta, tapi kita bisa memilih tuk menjauh ketika kita mencintai yang tidak tepat
ya seperti itulah yang sedang dibterapkan dalam kehidupan sierli, ia tak tahu sampai kapan ua dapat bertahan. menjauh, menghindar, seperti sedang dikejar oleh gangster,,
ahirnya kelulusan sudah diambang mata para siswa, ada sebagian mengeluarkan ekspresi sedih, ada yang bajagi karena sudah terlalu dengan rutinita sebagai siswa, dan sedih karena harus berpisah dengan sahabat masing-masing, serta guru. siang itu mereka mengisi kelas dengan diskusi perpisahan mau kemana, ada yang mengusulkan jalan-jalan ke daerah dengan pegunungan dan danau ada juga yang mengusulkan daerah yang berpantai,
ketua kelas : kita kemana ni jalan-jalnnya, soalnya kelas sebelah jalan2 ke danau AR
adrian : gimana kalau kita ke danau guang
itukan danau terkenal, dan banyak objek wisatanya yang bisa kita singgahi
ketua kelas : boleh juga tu, gue sih aman, setuju
berta : gue juga
ica : setuju
sierli tak mau ikut campur dengan urusan kelas yang sedang diskusi, dia pun meninggalkan ruang kelas.
berta : ser, lo setuju kan ke danau guang
sierli : terserah sih,
sambil berlalu meninggalkan teman-teman yang sedang diskusi.
akhirnya mereka menentukan kepastian untuk tempat yang di kunjungi, dan itu adalah idenya adrian yaitu danau guang, ya danau tersebut memang sangat terkenal, dan bahkan sangat indah.mereka pun ingin mendiskusikannya ke guru wali, kapan dan bagaimana masalah keuangan, transportasi, dan lainnya.
ke esokannya, mereka masih asyik dengan wacana liburan se kelas,
ketua kelas : kata ibuk, dia bisanya minggu ini, dan mobik juga udah si konfri, ktanya bisa
gimana kalian bisa kan?,, kita berarti berangkatnya malam minggu,
berta : transpor apa?
ketua kelas : udah di telpon ibu katanya kita pakek bus,
berta : owhh
ketua kelas : jangan lupa bawak pakaian, makanan, minuman, yang kira-kira mabok mobil bawa obat masing-masing, terus pendanaan saya serahkan ke bendahara,
ica : oke, brapa kumpulnya
ketua kelas : terahir kumpul kamis ya, soalnya.uangnya mau.dikasi terus.sma sopir busnya, terus kumpul 200.000 perorang, oke ngertikan semua?
berta : okeee, ngerti, ahirnya jalan-jalan
ketua kelas : note. semua harus ikut, gak ada yang tinggal, ini itu momen terahir, kalian tega di foto gak ada muka kalian???
hilai : gue mah biasa aja deh kayaknya
sierli : kayaknya gue ijin gak ikut, bisa kan ketua, khusus untuk ku aja ya ijin, boleh
adrian pun langsung melihat ke arah sierli pertanda tidak menyetujui pendapat nya. andre yang sedari tadi hanya diam.
ketua kelas : gak ada yang ijin, HARUSSSSS
hilai : ayolah ser, lo ikut yahhhhh
diama : plissss, sambil mengedip-ngedipkan mata
sierli : gue pikir-pikir lagi deh
__ADS_1
sebenarnya itu adalah bagian acting sierli, sseberapa inginnya adrian ingin melihat sierli ikutan.
malam perjanjian
mereka pun sudah bersiap2, untuk berangkat, sierli yang memang tak memakai jaket karen dia tak suka dengan jaket. berbeda dengan semua teman2 sekelasnya,
hilai : lo kok gk pakai jaket sih, kan dingin lo
sierli : kan ada jaket lo ntar
hilai : enak bingitttt lo dah
sierli : hahhahah
diama : ahirnya lo ikut juga, katanya kemarinnnnn
sierli : acting doang kok itu, mau liat seberapa greget nya sih kedua sobat ku klo akubgak ikutan.
hilai : yang pasti greget banget lah
hahahah, sambik tersenyu kecil,
semua siswa pun di absen oleh ketua, dan lengkap, mereka masih.menunggu bus yang akan menjemput mereka dari sekolah,
tak berapa lama ahirnya bus pun tiba, merekapun masuk dengan tertib,
kami memilih untuk duduk bertiga di bagian paling belakan, ya tempat duduk bus memang seperti itu, di bagian blakang tempat.duduknya tak di beri batas sehingga.lebih lebra dan luas
sierli,,, hilai,,, diama,,
tak ada yang bisa mengganggu kami,
hilai :'aduh senangnyaaaaaa,
sierli hanya diam dan tiba dari depan terdengar suara gitar dengan suara seseorang yang memang sanganlt ku kenal, ia dia andre, dia memang sangat menyukai seni khusu musik dan nyanyi, lagu yang di persembahkan seakan menceritakan masa lalu kami, ia sierli yang tak menerima andre sebagai kekasihnya, dari depan pun terdengar suara perempuan,
berta : siap lah yang buat kau sakit hati ndre,.kasinnya lah anak orang ini,
pertanda ia menyidir sierli yang sengaja tidak sadar, sebenarnya sih dia sadar,
4 jam perjalan semua pada pingsan, alias tertidur pulas, sierli baru menyadari ternyata adrian duduk tepat di kursi depan nya.
ada suara perempuan tiba2,,, ooekkk,, oeukkk,,ouekkk, muntah karena mabuk kendaraan,
seketika dalam bus riuh dan diikuti oleh beberapa orang juga, ahirnya semua terbangun,
ketua kelas : plastikkk,,,,
sierli : ni,
ia sielri memang membawa nya karena untuk persiapan kalau-kalau r a yang mabuk kendaraan.
tiba2 di depan ku, adrian sudah mulai bertingkah aneh, aku selalu memperhatikan nya, dengan kegiatan masing-masing, tak ada yang menghiraukan adrian, dia seperti sudah sangat lemas,
apa dia sakit ya dalam hati sierli
tiba2
ketua kelas :ser sini, memanggil ku
sierli pun langsung menuju adrian dan ketua kelas duduk,
sierli : ada apa ?
ketua kelas : ni adrian, entah kenapa
sierli : kayaknya masuk angin, mungkin
ketua kelas : lo ada bawak minyak angin gitu??
sierli : ada, bentar gua ambil dulu
__ADS_1
ketua kelas : cepetan
sierli : ni, sambil menyerahkam minyak angin miliknya.
tiba-tiba, guru yang menjadi pengawal kami di dalm bus memanggil ketua kelas,
ketua kelas : ia buk, sebentar
ketua kelas : ser ni, lo duduk disini, bntuin adrian, sambil memberian kembali.minyak angin
ketua kelas pun pergi menuju guru pendamping yang duduk nya di samping supir bus.
sierli pun langsung duduk di samping adrian yang sudah sangat pucat,
aku pun langsung mengusapkan minyak tersebut.ke bagian kepalanya dan lehernya,, sambil memijit dengan lembut, tiba-tiba
oekkk,,, ooekk,,
suerli spontan memberi kantong plastik, kemudian mengurutnya kembali dan memberi minum ke adrian,
dalam.hati sierli tersenyum, ada ya cowok mabuk darat, kirain cuan bisa mabuk janda, hahahahah
sudah agak mendingan, tiba-tiba adrian tak sengaja merebahkan keplanya ke pundak sierli,,
jantung sierli yang sedari tadi berjalan normal, kini berjalan sekencang-kencangnya, dag,, dig,,.dug,,
ia pun berusaha menjadi penyumbang pundak yang baik untuk adrian.
waktu berhenti bus, untuk istirahat sejenak,
sierli tak sadar tetnyata di sudah terlelap tidur menimpa kepala adrian, dan ketika bus berhenti adrian pun ingin turun, tapi karena posisi yang tak memungkinkan, ia mengurungkan niatnya, karena melihat sierli yang baru.tertidur puas setelah menjaganya sedari tadi.
dan suara ribu menyadarkan sierli, seketika ia pun terbangun, adrian pun kembali pura-pura tertidur, dan pura-pura bangun,
seketika meninggalkan sierli yang sedang asyik mengecek hp,
mau kemana ni anak (dalam hati sierli)
dan adrian pun kembali masuk ke dalam bus, dengan meringis agak kesakita
sierli yang tiba2 terkejut langsung bertanya
sierli : knpa???
adrian tak menjawab, ia hanya memperlihatkan telunjuk kirinya yang terluka dan sudah dipenuhi darah, dengan ekspresi kaget, sierli pun langsung mengambil tisue, kemudian melap darah dari luka adrian, dengan penuh kelembutan,
adrian : aauuu,,, aduh
sierli kemudian menyuruh hiai mengambilkan tasnya yang ada di samping tempat dudukya hilai.
kemudian merogoh-rogoh sesuatu dari dalam,.kemudian, hemmmm dapat
sierli pun menempelkan plaster obat luka di tangan adrian.
adrian hanya kagum seketika melihat sierli yang begitu menghawatirkannya.
ketua kelas : ser, gimana adrian
sierli : lo bisa ngeliat kan?
ketua kelas : heheheh, ser duduk di tempak semula ya, capek aku jongkok di depan,
sierli : oke2
sambil meninggalkan adrian, sedari tadi diam memaku,
walaupun hanya sebentar tapi sierli senang bisa membantu adrian, walaupun tak ada kata terima kasih atau kata-kata basa basi
__ADS_1