
sekarang adrian kembali dekat dengan ku, sok-sok dekat sih, tapi sering ku coba membuang rasa yang kemraen ku rasa tak ada lagi,.betul kata pepatah
CINTA AKAN HADIR SEIRING BERJALANNYA BERSAMA,,,,,
owh tuhann,, apa ini, bukannya kemaren aku sudah mulai melupakannya, dan sekarang dia datang dan mendekat kembali, memberi semua harapan kembali, inginh ku menolak, bibir ku memang menolak tapi hatiku tak sesuai dengan bibir ku,,,
aku meremas rambutku kebelakang,
dalam hatiku bergumam
'kenapa sih lo hati gak bisa kompromi dengan gue, bodoh banget sihhhh'
seharian gue hanya berada di dalam kamar kos-kos an,, kebetulan memang hari itu hari sabtu, jadinya kegiatan terberat untuk sierli adalah memikirkan apa yang harus dilakukan,,, dia yang sedari tadi berbaring di kasur sembil memeluk bantal guling.
adrian plis,, jangan pernah hadir di pikiran gue, jangan hadir lagi di mimpi gue, gue bosan,, memang berkata tak semudah mewujudkannya.. susah bener, apa ini ya yang dirasain kawan-kawan gue dulu sewaktu SMP yang selalu gue nasehatin,,, aduhhhh,,, beneran dah ini namanya 'KARMA SOTOI'....
selama sierli masuh bergelut dengan pikirannya yang tak tentu, tiba2 suara ketukan pintu membuyarkan lamunan nya,,
serrr,,,, serr, bukain dong,,
sierli langsung beranjak dari posisinya,, dan membukakan pintu.
sierli : kenapa za,,, sambil mendongakkan kepalanya ke arah iza,
iza langsung menerobos masuk ke kamar sierli yang masih brantakan,,,
iza : ya ampunn serrr,,,, pemalas
sierli : biasa ajalah, namanya juga libur,,, semua harus libur lah,, termasuk itu tuh,,,
iza : pemalasssssss,,,
sierli : biarinnn,,, lekkk,,,
mengeluarkan lidahnya, mengejek iza
iza langsung mengambil ancang2 duduk di kursi bentuk balon punya sierli,
iza : ser, keluar yuk
sierli : kemana, tapi aku malas
iza : ayoklahhh,,,, ayoklahhh
sierli : malas kh, mending gue tidur,,, bermimpi dengan pangeran,,,
iza : banyakin lah mimpi,, ini real serli,,, bukan dunia mimpi,
sierli kemudian langsung memasang muka manyun, kesal ke iza,,,
sierli : kemana jalannyaa??
iza : ada cafe yang baru di bukak dekat kampus ke situ yuk,,, katanya makanannya enak2,,,
sierli :namanya juga masih baru, ya enaklah.
iza : ya, makanya nyoba dulu lo ser
sierli : tapi gue belum mandi ni
iza : ya ampun udah jam 9 gini belum mandi,
steril : ya kan libur
iza : ihh, memang lah anak ini ya,,, best lah sama mu.
sierli hanya tersenyum manja ke iza,,,
iza : gi sana mandi, cepetan
sierli : siap bos, bentar ya,lll"ll"
iza : 5 menit ya, gak lebih
sierli : dua menit juga bisa kok
iza: jorokkkkk banget sih ni anak dara orang,,
__ADS_1
sierli : biarin
sambil mengambil handuk,, kemudian menuju kamar mandi.
iza yang berteriak dari kamar untuk sierli yang di kamar mandi..
iza : ser, gue siap2 terus ya,,, cepetan lo mandinya,,
sierli yang menjawab dari kamar mandi sambil berteriak kecil
sierli : iaaaaa,,,,
iza : gue tunggu depan kos ya,,,
sierli : okeee,,
setelah bersiap-siap untuk menuju cafe baru yang dikatakan iza tadi,,
sierli kemudian menemui iza yang mungkin entah berapa lama dia menunggu di luar kos,,,
iza : lama banget sih,, 2 jam an ya,, gilak gue nungguin lo ser
sierli : kan harus bersih lo, cantik, rapi, dan wangi,,, right,???
iza : serah lo dah,
naik terus,,, menyuruh sierli naik ke motor yang di kendari oleh iza.
mereka pun menuju tempat tersebut.
sesampainya di cafe.
iza : bagus ya tempat nya ser
sierli : gak akh, biasa ajah
iza : lo mah gak tau kapan liatnya yang bagus,,,
sierli : ya,, ya,, ya,,
sambil memilih tempat yang bagus,,,
sierli yang langsung duduk di pojok karena tempatnya cantik. melihat iza yang masih berada di tengah-tengah berdiri tercengang membuat sierli bingung dengan tingkah laku iza,
sierli : ssseettt,, iza,, memanggil iza perlahan, karena memang ke keadaan yang ramai, tidak mungkin dia berteriak2.
ya ampun ni anak udah kena flu burung kali ya,,,
karena iza yang tak memperdulikan sierli yang memanggil nya dari tadi, akhirnya sierli berjalan kembali menuju iza,
sambil mencubit iza
sierli : za,,,
iza sontak terkejut dengan cubitan sierli yang mendarat di lengannya.
iza : sakit tau,,,
sierli : lagian gue udah teriak-teriak lo gak denger,,, lo liatin apaan sih za, jadi penasaran.
sambil memperhatikan ke arah tatapan iza.
tapi tak ada siapapun yang di temuinya...
sierli langsung menarik tangan iza ke tempat duduknya sierli yang awal.
sierli : lo knpa sih za, kayak orang liat hantu aja
iza : tadi itu gue lihat adrian,,
sierli : nah ,terusss,,,
iza tau kalau dia beri tahu tadi dia melihat adrian dengan wanita lain,, apakah akan buat
sierli kecewa, tapi dia langsubg mengurung kan niatnya,, takut sierli kecewa.
iza : gak ada deh,, cuman aneh aja, gitu
sierli : ini tempat umun, so bebas kali siapa aja bisa datang ke sini.
iza : ia, ia, dehh...
sierli memasang curiga terhadap iza, dengan perubahan sikapnya, dari yang semangat menjadi berlagak aneh.
__ADS_1
sierli : ya udah deh, kita balik aja lah,, heran gue liatin lo
iza : ya udah
tak tahu menahu adrian datang menghampiri kami berdua yang sedang kebingungan, bukan aku tapi iza,,
adrian : ser,, za,, lagi ngapain
sierli : biassa
iza : gue balik aja yah, lagian gue juga sakitt perut nih
sierli : gue ikut
iza : gak usah lah, lo disini aja,, ntar gue jemput lagi, gue balik ke kos dulu ta ntar balik lagi dah,, suerrrr
sierli : oke deh
iza meninggalkan sierli dan adrian,
sierli : anehh,
dalam hatinya menilai iza yang aneh...
adrian : oya, katanya kamu udah siap ya skripsinya
sierli : alhamdulillah udah,,, knpa?
adrian : baguslah,, enak lah ya lo bentar lagi selesai,,,
sierli : biasa aja kali, lo juga bisa kok kalo lo giat,, semangat tersu,,
sierli : gue balik dulu ya adrian,,
adrian : cepet banget,,
gue antet ya,,
sierli : gak usah ni, iza udah di jalan kok,
adrian : gak apa-apa lo ser
sierli : tapi iza udah otw lo
adrian : kan sekalian, bilangin ke iza gak usah, balik lagi aja ke kos,,
sierli : oke lah,, ini gue udah WA dia.
adrian : yok,,
mereka pun beranjak dari tempat duduknya, menuju depan cafe tempat dia memarkirkan motornya..
di situ sierli masih fokus chat dengan iza,,
tiba2 ia mendengar suara adrian yang memang tidak begitu keras dan hanya samar-samar terucap, tapi begitu jelas di dengar oleh sierli,,
'ialah, gak mungkin lo nolak ser, kan gue makek motor gedek'
hati sierli begitu sakit mendengar perkataan adrian yabg pelan tapi menusuk,,,
ingin sierli mengangkat bicara dan emosi tapi,,
apakah haruss ku ungkapkan, tapi ini gak bisa dibiarin,,
sierli : adrian,,, lo kira.....
BERSAMBUNG..............
__ADS_1