Segitiga Cinta

Segitiga Cinta
ketiga


__ADS_3

keesokan harinyya di sekolah,



)) sobatan itu pagi2 sekali sudah sampai di sekolah, mereka menuju kelas untuk meletakkan tas serta buku2 bawaan mereka laci meja mereka masing2,


ia memang mereka dijemput bapak busnya agak cepat karena bus yang mereka pakai akan di gunakan untuk sesuatu,


hilai : eh, kita ke kantin yu, laper ni, pngen makan bakso pedas


diama : bole juga tu, gue juga belun makan pagi ni guys


sierli : oke, tapi gue kagak makan ya, gue minum aja


hilai : oke, diterima


mereka pun meninggalkan kelas yang begitu sunyi karna masih belum terlalu banyak yang datang.


sesampainya dikantin mereka langsung memesan pesanan yang sudah ditentukan dikelas tadi, tanpa basa basi hilai pun langsung menyeruput mie bakso yang memang sudah menjadi makanan kegemaran nya,


sierli : pelan2 dong hil, entar keselek baru tau rasa


diama : ia tau nu, udah kayak seminggu kagak dikasih makan


hilai : demi apa cobak, ini bakso terenak yang pernah gue rasa


sierlu : ia tau, lo udah baca doa kan sebelum makan, biar berkah makanannya, heheheh


hilai : udin dong


diama : ser, lo masih sedih ya perkataan adrian kemaren??? dia udah nyesel kok atas semua ucapannya, kemaren dia minta nomor kamu, tapi gue gak ngasi, takut loe marah gituu sma gueeeehhh


sierli : untung lo gk ngasi, bagus deh


tak lama kemudian bel masuk pun berbunyi, teeetttt,, ttteeeettt,


hilai : untung bakso gue udah abis


sierli : yok, udah bel tuh, takut telat


sesampainya dikelas sierlipun jadi pusat perhatian, mungkin gara2 masalah yang kemarin, tapi sierli tak ambil pusing karena dia tidak salah,


sierlipun menghampiri ketua sambil menyerahkan buku kehadiran siswa, ketua pun heran dengan tingkah laku sierli,


sierli : maaf sebelumnya, saya sierli mengundurkan diri sebagai sekretaris. pendapat gue sih milih sekretaris aja sekarang sebelum guru masuk.


sambil meninggalkan ketua kelas, sierlipun kembali duduk ke kursinya semula.


ketua kelas pun berdiri


ketua kelas : cewek2 siapa sih yang mau jadi sekretaris pengganti sierli


semua siswa pada diam tak berani mengemban tanggung jawab tersebut,


ketua kelas : gk ada yang mau ni berarti, lo bisa kan hil?


hilai : loh kok gue sih, kan kemaren udah enak2 ada yang mau, malah ada yang sok,


sierli : gimana, kalo yang komen gue.kemaren jadi sekretaris pengganti biar dia tau, rasanya


diama : setuju gue, setuju.banget


adrian pun tak bisa berkata2


ketua kelas : gimana adrian, lo bisakan?


adrian pun mengangguk,


ketua kelas pun menyerahkan buku catatan untuk sekretaris dan buku absen siswa, semangat bro, sambil menepuk bahu adrian ketua kelas pun meninggalkan adrian,


kemudian guru pun datang untuk memulai proses ajar mengajar.


sampai bel berbunyi, pertanda istirahat,


semya siswa meninggalkan ruang kelas tapi tidak dengan adrian, dia membuka buka buku kehadiran siswa, dan melihat absen yang begitu rapi, kemudian dilihat namanya diurutan abseb siswa tersebut, dia ingin memastikan berapakah dia sudah bolos sekolah, dan ternya hanya sekali, dan semua anak memang rata2 hanya satu keterangan tidak masuk, disitu dia merasa bersalah ternyata apa yang dia pikirkan terhadap sierli tidak benar, bahkan dia merasa sudah memiliki banyak absen tapi yang ditulis hanya satu,


kemudian ada suara ketukan pintu, adrain pun menoleh dan mendapati lisa yang di depan pintu dengan senyuman tipis,



lisa : lagi ngapain kak?, serius banget


adrian : gk ngapain, sambil menyembunyikan buku kehadiran siswa di laci bawah meja


lisa : kantin yuk kak


adrian : kamu ja ya duluan, lagi gak laper ni


lisa : okelah, nanti kalo mau nitip dibelikan makanan bilang ya kak,


adrian : sip


lisa pun meninggalkan adrian di kelas sendiri. menuju kantin.


hilai : wahhh, tuh pacar adrian sampek


diama : bukan adrian, tapi pak sekretaris


hilai : betuk, betul, betul, hahahhaha


sierlipun tak menghiraukan pembahasan kedua sahabatnya itu.


oya, nanti kita keluar ya ucap hilai


diama : ngapain?


sierli : peraktek volley ball lo dim


diama : astaga, gue lupa


hilai : apa juga yang diingat diama?


diama : heheheh


ketua kelas pun bersorak dari jauh, kelas 2A ganti baju, kita baris dilapangan, pak guru sudah datang ni,,


hilai : ya elah, baru juga santai dari gisika, udah nambah beban


diama : lemes gue


sierli : ayok, nantik pak ihsan marah lo, kita telat


mereka pun beranjak dari kantin menuju kelas untuk mengganti pakaian dengan pakaian olahraga. setelah berganti pakaian mereka oun langsung menuju lapangan volley,


dengan beberapa praktek yang dicontohkan oleh pak ihsan kami pun segera membentuk lingkaran, sambil oper operan bola, adrian tak sengaja memperhatikan gerak gerik sierli yang begitu menawan,


adrian : astaga gue mikir apaan ni


sierlipun menyadari bahwa dia sedang diperhatikan oleh adrian sejak tadi. tapi dia memasang muka cuek dan berpura pura tak tahu. selesai dari praktek pelajaran penjas semua siswa bisa istirahat sekitar 20 menit, sierli dan kawan2 pun meninggalkan lapangan, menuju kantin sekolah.


ketua kelas : ser, sambil memanggil


sierlipun menoleh,


ketua kelas : dipanggil ibuk ela


sierli : ngapai ?

__ADS_1


ketua kelas : kurang tau juga ser, gih ditunggu


sierlipun pamit dengan kedua sahabatnya, gue jumpai ibuk dulu ya, kalian beliin minuman buat gue, biasa yang sering gue belik ya,


hilai : oke


dengan tergesa gesa sierli pun berlari kecil untuk menemui ibuk ela,


tak disangak di depan pintu dia pun menabrak seseorang, dan


sierli : aduh, sambil memegang kepalanya yang menabrak dada bidang, diapun takut untuk mengangkat kepala memastikan, bahwa yang di tabraj tanpa sengaja bukan guru.


dan seketika sierli pun tercengan melihat seseorang siswa yang belum pernah dilihatnya sebelumnya dan melihat pakaian nya siswa tersebut bukan dari sekolahnya,


andre : maaf, maaf, maaf, ya


maknya kalo jalan itu liat kiri kanan, sambil meninggalkan siswa laki2 yang tak dikenal tersebut.


andre pun sontak tersenyum melihat tingkah laku gadis yang menabraknya, karna menurut nya cewek itulah yang salah,


andre : dasar


sambil menuju parkiran dan meninggalkan sekolah sierli.


))


tak disangka hilai, diama, dan beberapa siswa melihat andre dan sebagian histeris melihat ke kerenan andre.


sierlioun menuju kelas dan memberikan buku ke adrian,


sierli : ni buku dari halaman 17 sampai dengan halaman 20 lo catat di papan tulis.


adrian pun menerima buku yang diberikan sierli dengan senyum


adrian : gue tulis apa gue dikte?


sierli : terserah


sambil meninggalkan adrian dia pun menghampiri ketua kelas,


sierli : lain kali, ibuk itu manggil sekretaris bukan gue,


ketua kelas : yeee, kan ibuk manggil nama lo


sierli : karna beliau belum tau kalo kelas kita udah ganti sekretaris. tapi sekarang beliau sudah tahu, jadi gue gak mau disangkut pautkan lagi


ketua kelas : ia, ia deh


sierli pun kembali duduk dikursinya, hilaipun mendekati sierli


hilai : ser, ser dengan suara pelan


sierli : ia, knpa hil


hilai : tadi gue jumpa sma cowok,, MANTUL BEEETZZZ


sierli : siapa?


hilai : gk tau dia siapa, tapi satau gue dan dengar 2 dia bakal jadi anak baru di sekolah kita


diama : gue jadi makin semangat nih sekolah kalo misal dia ada,, hemmmmm


menciba membayangkan


sierli pun berkata dalam hati , 'jangan jangan cowok yang gue tabrak tadi lagi' aduh mati gue


hilai melambai lambaikan tangannya didepan wajah sierli,


hilai : lo knpa, tiba2 melamun


sierli : gk knpa kok, udah lanjutin nulisnya.


































__ADS_1






































































__ADS_1



__ADS_2