SEKOLAH BARU

SEKOLAH BARU
Eps 1 Perkenalan


__ADS_3

ranaya caslista biasa dipanggil Rara ia baru saja pindah dari Yogyakarta dan menetap disalah satu perumahan elit yang ada di kota Jakarta.


" Rara sayang, besok kamu sudah bisa masuk ke sekolah baru, jadi mama harap kamu bisa ikut peraturan yang ada disana jangan bandel bandel" tutur sara sebagai mami Rara.


" besok papi antar, sekarang papi berangkat dulu." ujar Reno sebagai Papi Rara.


" Pi, apa nggak sarapan dulu?" tanya sara ke suaminya.


" nanti saja mi di kantor, papi berangkat dulu ya sayang nya papi. muach" ucap Reno dan mencium istri dan anak gadis nya.


" mi, Rara mau jalan jalan dulu ya kan udah semingguan Rara dirumah bosen mi" ucap Rara dengan merengek.


" iya udah tapi hati hati, kamu mau naik apa?" tanya sara dengan membereskan piring kotor.


" naik motor dong mi, kan papi beliin Rara motor sayang kalau nggak dipake " ujar Rara seraya berdiri dari duduknya dan mencium sekilas pipi maminya segera keluar mengendarai motor nya.


*Rara adalah gadis bar bar, irit bicara, cuek dan pemberani, dia gadis yang cantik memiliki fisik yang hampir sempurna kulit putih hidung mancung kecil, bibir kecil dan belahan bawah dengan garis pada bibir bawahnya berwarna merah pink alami, juga berambut panjang lurus berwarna hitam.


warna mata yang coklat dengan sedikit poni yang menutupi dahinya.


tiba di jalan lampu merah kini Rara berhenti dan berniat ingin keliling menggunakan motor nya, namun di depan terlihat ada tukang bubur ayam kesukaan Rara, ia segera menepi.


" Mang, masih ada?" tanya Rara dengan pedagang bubur ayam.


" masih neng, mau berapa?" tanya mamang.


" 3 deh boleh, tapi yang satu makan disini ya mang" ucap Rara.


" oke siap"


" tolong tolong , tolongin begal begal " teriak seorang ibu ibu meminta tolong.


" ada apa Bu? " tanya mamang ke ibu tersebut.


" ada begal pak, tolong tas saya. " ucap seorang ibu dengan menangis,


Rara mendengar itupun segera selesaikan makannya.


dan Rara pun segera beranjak dari tempat duduknya,


" mang, ini uang nya makasih " ucap Rara setelah memberikan uang bubur dan segera pergi.


Rara mengejar begal atau perampok menggunakan motor nya dengan kebut kebutan dijalan.


" brak, deg brak" suara motor terguling, Rara sengaja menendang perampok tersebut.


" berhenti. " ucap Rara yang masih menggunakan helm full face.


" eh siapa kamu? jangan berani beraninya ikut campur, " teriak salah satu begal.


begal disana ada 2 orang, sedikit saja Rara tidak pernah ada rasa takut karena ia jago dalam bela diri.


" gue nggak ada waktu buat ladenin Lo pada, mending cepet buru kembalikan tas yang kalian pegang " ucap Rara dengan nada datar.


" songong nih, gue kira Lo cowok ternyata cewek. hehe " ucap begal tersebut dan melangkah maju mendekat ke Rara.


" bug, bug, bug, "


" buruan dari tadi kek, Lo belum tau siapa gue, cepet sana cabut" ucap Rara dengan menendang begal yang lari terbirit-birit.


diperjalanan menuju ke tukang bubur kembali.


" buk, ini tas nya " ucap Rara dengan memberikan tas ke ibu tersebut.


" Allhamdulillah, makasih ya nak kamu sudah mau bantuin ibu, siapa nama mu?" tanya Dewi pemilik tas.


" saya Rara, saya buru buru buk, permisi." pamit Rara belum sempat Dewi ngobrol yang lainnya tapi Rara dengan segera melaju dengan motor nya.

__ADS_1


" emm..siapa gadis itu, wajahnya benar benar familiar " gimana Dewi dalam hati*


*


*


*


Dibalik sisi lain ada anak laki laki jiwa nya pendiam dan cuek juga tampangnya dingin alias sikapnya, ganteng berkulit putih tinggi bertubuh atletis dengan hidung mancung bibir kecil bawah tebal membuat pesonanya hampir sempurna.


" Hallo ma, mama dimana? " tanya Reyhan.


" sayang, mama di sebelah Indomaret ya, dekat tukang bubur kamu kemari" ujar Dewi dibalik sebrang.


kini Reyhan menyusul mamanya, yups yang kecopetan tadi adalah mama nya Reyhan.


" Reyhan " lambai tangan Dewi ke arah Reyhan.


" kenapa lama sekali" ucap Dewi dengan langsung memasuki mobil.


" iya mam, maaf tadi Reyhan isi bensin dulu" jawab Reyhan dengan melajukan mobilnya.


" Rey, tadi mama hampir aja kecopetan, tadi mama lari lari dari Indomaret dan sampai akhir nya ada anak gadis yang nolongin mama, mama bersyukur masih diberikan keselamatan, karena begal tadi bawa senjata Rey, mama nggak habis pikir gimana gadis itu bisa melawan nya. " ujar Dewi dengan penasaran membayangkan Rara.


" tapi mama nggak papa kan?" tanya Reyhan dengan menatap sekilas namanya.


" nggak Rey, mama nggak papa, tapi mama sedih " ucap Dewi membuat Reyhan mengangkat sebelah alisnya.


" sedih? kenapa ma" tanya Reyhan.


" karena mama belum sempat mengajak gadis itu ngobrol, cuma tau namanya aja. namanya Rara " ucap Dewi tanpa menoleh ke arah Reyhan.


*


*


" iyaa sorry mi, tadi ada urusan bentar, ini." jawab Rara dengan menaruh bubur ke depan mama nya.


" apa ini?" tanya sara dengan langsung membuka bubur ayam.


" waahhh anak mami perhatian banget sih, tau aja kalau mami lagi pengen makan bubur ayam. " ucap sara dengan berlalu membawa bubur.


Sedangkan Rara beranjak ke kamar nya. dan langsung bersih bersih juga turun ke bawa kembali.


" Mi, papi belum pulang udah sore Lo ini" ucap Rara dengan menduduki di kursi.


" sebentar lagi, papi udah kirim pesan tadi. sebentar lagi sampai." jawab sara dengan menata makanan dimeja makan.


" assalamu'alaikum" ucap Reno.


" waalaikumsalam." jawab Rara dan sara bersamaan.


" waduh bidadari papi udah pada ngumpul, sebentar papi bersihin badan dulu ." ucap Reno dengan menaiki tangga menuju kamar nya.


Sedangkan sara membuat teh jahe kesukaan Reno.


" Rara kamu sudah persiapkan semua keperluan sekolah mu nak?" tanya sara dengan duduk didepan Rara menunggu Reno.


" udah mi, semua sudah beres. " ucap Rara.


" sayang. " seru rebo dengan duduk di bangku ujung.


" gimana sayang, kamu sudah siap buat besok ditempat sekolah baru?" tanya Reno dengan menatap gadis kesayangan nya.


" sudah Pi, Rara kan cerdas apapun keperluan sudah Rara siapkan " ucap Rara dengan mengambil nasi.


" ya sudah kita makan dulu " ucap sara agar semua fokus makan.

__ADS_1


# Eesokan hari nya.


" Sayang kamu yakin nggak perlu papi anterin?" tanya Reno kepada Rara.


" nggak Pi, Rara bisa sendiri kok nanti Rara langsung ke ruang pak kepala sekolahnya" jawab Rara dengan menggigit roti bakar


" namanya pak Amrin itu sahabat papi, beliau sudah Papi kasih tau kalau anak kesayangan papi mau sekolah di sana, jadi nanti kamu cukup bilang suruh antar ok" ujar papi.


" siap. " sahut Rara dengan langsung meminum susu sampai tandas


" yaudah Rara berangkat dulu, assalamu'alaikum" ucap Rara dengan mencium pipi Reno dan sara.


# Disekolah Baru.


Turun dari motor, menggunakan motor sport, dengan menggunakan celana panjang dan jaket Levis rambut bergerai lurus menggunakan tas punggung yang tidak digunakan dengan benar hanya cuma sebahu aja.


" kelihatannya sudah masuk, hari pertama gue masuk malah telat. gue langsung keruangan kepsek aja kali ya" gumam dalam hati dan berjalan.


" sorry, permisi mau nanya ruang kepsek dimana ?" tanya Rara kepada siswi yang berjalan menuju toilet yups namanya Amel ia yang akan jadi sahabat Rara nantinya.


" ruang kepsek, Lo anak baru ya?" tanya Amel dan diangguki Rara.


"gue anterin" ucap Amel dan berjalan dan diikuti Rara.


" ini ruangan nya, gue duluan ya. " ucap Amel dengan melambaikan tangan.


" thanks " ucap Rara dia angguki Amel.


" tok tok tok. "


" masuk " seru kepsek.


" permisi pak. " ucap Rara dan dipersilakan duduk.


" kamu Rara anak dari bapak reno?" tanya kepsek dengan memastikan.


" iya pak, oh iya Rara sekarang bapak antar ke kelas mu ya. tapi tunggu " ucap kepsek dengan memperhatikan penampilan Rara.


" Rara, kamu bawa rok?" tanya kepsek dan diangguki Rara.


" bawa pak. " jawab Rara.


" kamu ganti rok dulu ya di toilet, setelah itu saya antar kamu ke kelas." ucap kepsek.


Dan Rara pun menuju toilet, berganti pakaian disana cukup sepi karena semua memang sudah masuk mata jam pelajaran masing masing.


" Permisi Bu Linda saya minta waktunya sebentar " ucap kepsek ke guru.


" silakan pak " ucap guru.


" Anak anak kita kedatangan teman baru, bapak harap kalian bisa berteman seperti biasanya, silakan masuk " seru kepsek dan Rara pun masuk ke ruangan.


" Hallo, nama gue, eh nama saya Rayana Calista panggil aja Rara " ucap Rara dengan singkat dan ekspresif cuek.


" wow cantik banget, pindahan dari mana cantik?" tanya Alex


" Yogyakarta " jawab Rara dengan sekilas tanpa memperdulikan mereka.


" sudah sudah, Perkenalan dilanjutkan nanti, Rara kamu duduk di bangku yang kosong " ucap kepsek dan keluar.


" Hay, masih inget gue nggak? " tanya Amel ke Rara.


" inget" jawab Rara dengan cuek.


" jadi Lo satu kelas sama gue, kenalin gue Amel " ucap Amel dengan memperkenalkan diri.


" salam kenal " ucap Rara dengan cuek.

__ADS_1


" iyaa dan sekarang Lo jadi best friend gue Ra" ucap Amel dengan lantang sedangkan Rara hanya tersenyum kecut.


__ADS_2