SEKOLAH BARU

SEKOLAH BARU
Eps 7 Di sekolah


__ADS_3

Rara siap untuk berangkat dia masih tetap seperti biasa namun mengingat akan kejadian tadi malam membuat dia susah tidur dan alhasil ia kesiangan untuk ke sekolah.


" Mel, Rara kok belum sampe juga sih? keburu Bu indah masuk" bisik Alex dan dijawab dengan gelengan Amel.


" gue juga nggak tau tuh bocah dimana, semoga aja nggak ada apa apa" ucap Amel dengan bisik bisik.


" pagi anak anak... gimana siap untuk belajar hari ini?" tanya Bu indah dan memulai pelajaran nya, sedangkan Rara ia baru saja sampai di gerbang sekolah yang sudah di tutup oleh pak satpam.


" Pak plis Ra mohon bukain ya, Rara janji deh nggak akan telat lagi" ucap Rara dengan memohon.


" nggak bisa neng, neng udah dua kali telat nggak ada toleransi lagi kali ini" ucap satpam tegas membuat Rara kesal ia berdiri sedari tadi dengan memikirkan gimana cara nya agar bisa masuk.


" Pak buka pacarnya. biar dia saya yang urus " ucap Rey yang datang menghampiri mereka dan dibuka lah pagarnya.


" Lo ikut gue " ucap Rey dengan datar sedangkan Rara hanya melengos tanpa menjawab apapun dan mengikuti langkah Reyhan.


" Lo kenapa telat?" tanya Rey dengan menatap Rara.


" gue kesiangan" jawab Rara dengan enteng karena ia kesal kejadian semalam yang dijodohkan dengan Reyhan yang belum terlalu kenal dan ia ketahui ketos nya adalah orang nyebelin dan dingin angkuh.


" sebagai hukuman nya Lo lari keliling lapangan 10 kali. " ucap Rey dengan tegas dan Andra juga Reza dan Siska bergabung diruang osis terkejut melihat Rara yang masih membawa tas nya.


" kenapa Rey, Rara telat?" tanya Andra diangguki Rey sekilas.


" gue telat nggak ada 10 menit Lo nyuruh gue lari 10 kali keliling lapangan, nggak sekalian aja seharian. " ucap Rara dengan kesal menghadapi situasi seperti ini membuat dari muak.


" Rey, dia cuma telat sebentar kenapa harus 10 kali?" tegur Reza namun Rey tetaplah Rey tidak ada yang bisa membantah.


" lakukan sekarang apa gue tambah hukuman Lo?" ucap Rey dengan peringatan dan seketika itu Siska tersenyum mengejek ke arah Rara, membuat Rara jengah dan langsung keluar dari ruang OSIS


" kurang ajar, gue ogah nolongin Lo kalo gue dari awal tau sikap Lo gini gue biarin aja Lo sengsara. " gumam Rara dalam hati dengan menatap lapangan yang luas sekali.


" sabar Rara sabar " ucap Rara dengan mengatur nafas dan segera berlari mengelilingi lapangan.

__ADS_1


" WOWW.... Ada bidadari yang sedang jogging gyus" seru semua mahasiswa dan mahasiswi dari jendela.


" kenapa sih mereka teriak teriak " ucap Amel dengan kelo dan melihat arah luar, ternyata melihat sahabatnya Yang sedang dihukum ia segera menyelesaikan tugas dari Bu indah dan mengumpulkan juga ia izin ke toilet agar bisa bertemu dengan Rara.


" Rara," teriak Amel membuat Rara berlari menuju Amel dan beristirahat.


" gue capek Mel, gila tuh ketos mau bikin gue mati kali ya, gue butuh minum" ucap Rara dengan mengatur nafasnya yang tersengal senggal tak lama itu ada Reza menghampiri mereka berdua dan memberi botol air mineral kepada Rara.


" thanks kak," ucap Rara dengan menyambar minumnya dan menegak abis.


" Ra, Lo kok bisa dihukum?" tanya Amel dengan kasihan melihat sahabatnya.


" gue telat 10 menit, tadi malam gue nggak bisa tidur " ucap Rara sedangkan Amel mengangguk dan Reza yang sedari tadi disitu hanya diam memperhatikan Rara yang wajahnya banyak menetes keringat membuat terlihat seksi dan cantik.


" Ra, kalau mau masuk ke kelas Lo harus ganti baju dulu, baju Lo basah kan nggak enak juga kan" ujar Reza dengan memberikan paper bag kepada rara membuat Amel melongo.


" uuhhh soswid deh kalian berdua, yaudah gue ke kelas ya Ra, nanti kalau dah selesai cepet nyusul " ucap Amel dan berlari kecil menuju kelasnya. kini Rara dan Reza duduk bersandingan di bawah pohon menatap lapangan yang luas


" kak, thanks ya Kaka baik. nggak kaya temen kak Reza tuh" ucap Rara dengan melirik ke arah Rey Yang sedang berbincang dengan siska dan Andra juga anggota lainnya.


tiba di jam pelajaran dikelas Rey sedari tadi tidak fokus karena terus memikirkan keadaan Rara, gimana keadaan nya.


" kenapa gue mikirin tuh anak" gumam Rey dalam hati yang terus memikirkan Rara


" apa gue tanya aja ya keadaan nya nanti istirahat" ucap Rey dalam hati dan tidak lama bahu disenggol Andra.


" woi bro Lo kenapa?" tanya Andra dengan melirik ke arah Rey.


" nggak papa, " ucap Rey dan kembali fokus.


Saat istirahat tiba semua siswa berbondong bondong keluar dari kelas menuju kantin.


" Ra, Lo makan apa, biar gue pesenin" tanya Amel dan mereka berdua sudah dikantin.

__ADS_1


" gue nggak laper Mel, Lo aja yang makan" ucap Rara dengan fokus ke ponsel nya sedangkan Amel memesan makanan


" Ra, Amel mana?" tanya Alex dan ikut duduk.


" tuh, lagi pesen makanan, Lo nggak pesen ?" tanya rara dengan melihat sekilas ke arah Alex.


" gue udah makan tadi bawa bekel di bawain nyokap " ucap Alex dengan menatap Rara


" Ra, Lo ada masalah apa? kok Sampe telat tumben?" tanya Alex penasaran dengan sahabat


." Hay, Lex Lo nggak pesen?" tanya Amel yang baru datang membawa makanan.


" nggak ngeb, gue kenyang " ucap Alex dengan melirik ke Amel.


" Hay kalian. boleh gabung?" tanya Reza dengan tersenyum melihat ke arah Rara.


" Lo nggak papa kan Ra?muka Lo kok pucet banget" ucap Reza dengan memegang kening Rara namun Rara hanya menggeleng.


" nggak kok kak, gue baik baik aja, kakak nggak makan?" tanya Rara.


" nggak gue lagi nggak laper. kalau ada apa apa bilang ya, oh iya gimana tadi Lo udah beres urusan nya sama Rey?" tanya Reza membuat Rara menoleh ke arahnya.


" gue udah nggak ada urusan sam atuh ketos nyebelin, gue nggak mau punya urusan sama orang " ucap Rara dengan kembali memainkan ponselnya membuat Alex dan Reza saling tatap.


" dering . " telfon dari mami.


Hallo mi, kenapa?"


Apa, iyaa mi nanti Rara langsung pulang. emang ada apa mi?


ada urusan sayang, kamu buru pulang. (sara)


Tut Tut Tut..

__ADS_1


" kenapa Ra?" tanya Amel yang bingung.


" nggak tau, nggak jelas yaudah deh gue ke kelas dulu ya, ngantuk lumayan masih lama jam istirahat mau tidur, bye gyus " ucap Rara dengan bangkit dan melenggang pergi membuat mereka menggeleng kan kepala.


__ADS_2