SEKOLAH BARU

SEKOLAH BARU
Eps 3 Mogok


__ADS_3

Selesai di perpustakaan Rara dan Amel pun pulang di rumah masing masing.


" Ra Lo bawa mobil?" tanya Amel


" nggak " ucap Rara seraya melangkah ke parkiran


" trus Lo dijemput, apa bareng sama gue aja? gue dijemput sama sopir " ucap Amel


" gue bawa motor Mel, ini motor gue " tunjuk Rara dan langsung memakai helm full face


" pantes Lo pulang mampir ke toilet pake celana ternyata bawa motor, gila motor Lo gede banget, kapan kapan gue nebeng ya " celoteh Amel dan diangguki Rara


" yaudah Lo hati hati, sopir gue udah nyampe tuh, gue duluan ya Ra byee " ucap Amel dan berlari kecil menghampiri sopir


Rara pulang seperti biasanya, namun diperjalanan Rara melihat seseorang yang sedang benerin mobil nya.


" mobil Lo kenapa?" tanya Rara dan menghampiri Reyhan


yups yang mogok adalah mobil Reyhan.


" nggak tau, kalau gue tau udah gue benerin dari tadi. " jawab Reyhan dengan ketus


" santai aja Lo jawabnya nggak usah ngegas, sini biar gue bantu " ucap Rara dengan memberi tas nya ke Reyhan


" apaan ini" ucap Reyhan dengan ketus dengan menerima tas Rara


" tas gue bawain, kan gue mau benerin mobil Lo yang mogok " ucap Rara sembari mengotak Atik mobil


" ck kaya bisa aja Lo, udah deh mending minggir gue nggak butuh bantuan Lo " ucap Reyhan dengan menepis bahu Rara namun tak digubris sang empu


" coba stater mobil Lo" pinta Rara dan segera dilakuin Reyhan


" derr derrrrr " suara mobil


" udah selesai, gue cabut dulu " ucap Rara sembari mengambil tas nya yang ditangan Reyhan


" tunggu, thanks gue pikir Lo nggak bisa masalah mesin " ucap Reyhan namun tak digubris Rara dan segera pergi menggunakan motor nya


" cewek itu cantik tapi sayangnya jutek" gimana Reyhan sambil tersenyum tipis sekali


***


" Assalamu'alaikum Rara pulang " teriak Rara kedalam rumah namun rumah tampak sepi karena papi nya kerja dan mami nya pergi ke rumah sahabat nya


" non Rara " ucap bibi


" siapa ya" tanya Rara dengan mengangkat sebelah alisnya


" saya bibik non, " ucap bibi


" ah iya ya Rara inget, BI mami mana?" tanya Rara dengan melepas sepatu nya


" ibu lagi pergi non, kalau bapak belum pulang" jawab bibi dengan mengambil sepatu Rara


" yaudah bi, Rara mau ke kamar, buatin Rara susu ya " pinta Rara dengan melenggang pergi


**telepon berdering


Rara....


Apa.


Lo udah nyampe?


udah.

__ADS_1


oh iya Ra, nanti malam ada pasar malam di Deket rumah gue, Lo mau kesana nggak yuk bareng sama gue.


Jam berapa?


jam 7 gimana? Lo nggada acara kan?


kayaknya nggak, yaudah share Lok nanti gue jemput Lo dirumah.


Oke Ra, thanks yaa.. muachhh**.


telepon itu antara Rara dan Amel.


" Gue mandi ah, lengket nih badan " ucap Rara dengan masuk kamar mandi.


***


" Bibi, Rara udah pulang?" tanya sara mencari gadisnya


" sudah buk, non Rara dikamar nya" jawba bibi


" oh yaudah bi ini ada kue nanti potong potong ya Taru dimeja makan " pinta sara dan berlalu menuju kamar Rara


" sayang.. " panggil sara


" eh mami, baru pulang mi?" tanya Rara yang sehabis mandi


" iya sayang, Ra, mami mau ngomong sama kamu" ucap sara dengan serius


" ngomong apa mi? ngomong aja Rara dengerin ko" jawab Rara dengan memoles wajah nya dengan pelembab


" tadi kan mami kerumah sahabat mami yang udah lama di Jakarta, dan sahabat mami ini punya anak cowok dan kamu tau Ra" ucap sara kepotong


" nggak" jawab Rara membuat sara kesal


" yaudah deh nanti aja kalau papi udah sampe mami kasih tau, ngomong sama kamu tuh nyebelin " ucap sara bangkit dari duduknya dan keluar


" assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


" udah pada siap rupanya yaudah ayo makan, papi mau cuci tangan dulu " ujar Reno menuju dapur


setelah makan selesai sara pun membuka pembicaraan nya.


" em Pi, Mi Rara mau jalan sama temen Rara, " ucap Rara menatap Reno dan sara bergantian


" kemana sayang?" tanya Reno


" ke pasar malam Pi, Deket rumah temen Rara, nanti Rara pulang janji deh nggak malem malem banget" ujar Rara dengan memohon


" iya udah hati hati tapi ya, jangan lupa selalu bawa jaket " ucap sara diangguki Rara segera


" Pi, mami mau ngomong tadi kan papi tau kalau mami kerumah Dewi dan Dewi bilang dia punya anak semata wayang cowok dan dia satu sekolah sama Rara cuma beda angkatan seniornya Rara, dan kita berdua berniat ingin menjodohkan Rara sama anak nya Dewi " tutur sara dengan santun ke suami nya, membuat Rara tersedak minumannya


" uhuk uhuk " seketika Reno memberikan minumnya untuk gadisnya


" apa apaan sih mi, Rara nggak mau dijodoh jodohin segala, mami tau kan Rara masih pengen lanjut sekolah, kuliah dan kerja" seru Rara dengan emosi dan menatap sara dengan tatapan tajam


" Rara sayang ini demi kebaikan kamu, agar kamu dapat suami yang bijak dan kenal dekat dengan keluarga kita " ujar sara dengan memohon


" kalau papi sih terserah Rara nya saja, gimana baiknya dan masalah di jodohkan kan cuma baru tunangan sayang, nggak mungkin langsung nikah paling nikah nunggu kamu lulus sekolah dulu " ujar Reno menengahi bidadari nya.


" Tapi Pi Rara nggak mau dijodohin, Rara punya tipikal sendiri dan Rara juga nggak kenal ataupun tau cowok yang mau dijodohin ke Rara " ucap Rara dengan berdiri pergi masuk kedalam kamar


" keras kepala seperti maminya " ucap Reno dengan tersenyum jahil

__ADS_1


" apa sih Pi, anak itu bener bener ya nggak abis pikir mami Sama Rara " ucap sara dengan kesal


" sudah biarkan dia sendiri dulu, agar emosi nya bisa stabil,maklum masih labil mi" ucap Reno dengan menenangkan istrinya


Tiba dikamar Rara segera merebahkan dirinya di kasur dan berteriak sekencang kencang nya.


" Aaakkkkkkkk kenapa harus gue yang ngalami nasip begini" teriak Rara dengan menutupi kepalanya menggunakan bantal


" gue nggak mau dijodohin sama anak sahabat mami, gue nggak suka sama tuh cowok bahkan kenal aja nggak " gumam Rara dengan kesal


Menunjukkan pukul 19.00 malam


**Ting..


Ra, jadi kan jemput gue? ( Amel )


iya, gue otw sekarang ( Rara** )


***


" Pi Mi Rara pamit ke pasar malam dulu, assalamualaikum " pamit Rara dan berlalu menggunakan motor nya.


Rara menggunakan celana jins dan Hoodie warna putih yang cukup over size besar banget dan mengikat rambutnya kuncir kuda sepatu warna putih


perjalanan ke rumah Amel kurang lebih 35 menit, dan tibalah dirumah Amel


" lama banget Ra" ucap Amel Yang sedari tadi menunggu didepan dengan cemberut


" iya sorry gue ketiduran" ucap Rara dengan rasa tanpa bersalah


" yaudah yok naik, gue tinggal nanti " ucap Rara dan amel segera naik ke jok belakang.


perjalanan hanya butuh waktu 15 menit mereka berdua sampai di tempat tujuan.


" Wah rame banget Ra, padahal nggak malam Minggu " seru Amel dengan senang sedangkan Rara biasa saja.


" gue beli minum dulu Mel haus" ucap Rara dan dibalas anggukan Amel


" gue tunggu di sana ya sambil lihat kora kora " ucap Amel dengan menunjuk kora kira yang ada di depan


" Bang, minum nya dua, rasa green tea satu sama Thai Tea satu. " ucap Rara dan memberi uang.


*Diperjalanan tidak sengaja rara ditabrak seseorang yakni Reyhan dkk


" sorry sorry gue nggak sengaja " ucap Andra dan menatap Rara


" Lo, anak baru itu kan ?" tanya Andra dengan sumringah sedangkan Reza menatapnya tanpa kedip, begitupun Reyhan nun ia bisa menyembunyikan raut wajah merona nya*


" ah iya is ok nggak masalah, sorry gue juga nggak liat Lo pada, gue cabut dulu " ucap Rara yang ingin pergi namun tangan di cegah oleh Reza membuat Reyhan menatap tak suka


" sorry, Lo kesini sama siapa? kok buru buru banget " tanya Reza dengan tersenyum


" gue sama sahabat gue, Lo pada mau gabung?" tanya Rara, dan lainnya mendapatkan lampu hijau segera mengangguk kecuali Reyhan


" yuk, ikut gue " ucap Rara dan mereka bertiga mengekor dibelakang Rara


" Mel ini minum Lo " ucap Rara


" Lo Ra, Lo sama cogan?" tanya Amel dengan ceplos


" Hay, gue Amel " ucap Amel memperkenalkan dirinya


" gue Andra, dan ini Reza sama Reyhan" ucap Andra dengan tersenyum


" oh iya kita belum tau nama Lo " ucap Andra dengan percaya diri

__ADS_1


" gue Rara " jawab Rara membuat Reyhan mengangkat sebelah alisnya.


" apa yang dimaksud mama Rara yang ini " gumam Reyhan dengan menatap Rara


__ADS_2