SEKOLAH BARU

SEKOLAH BARU
Eps 11 Berkeringat


__ADS_3

di *pagi hari mentari menyinari bilik jendela Rara , dengan segera ia bangun melihat jam deker tepat pukul 06.00 wib ia segera bangun dan bergegas menuju kamar mandi setelah bersiap siap menggunakan kaos olahraga lengan pendek namun ia juga memakai hodie dan celana olahraga pendek selutut. membuat damage nya semakin menawan dengan rambut di kuncir kuda.


" Sayang. ini bawa bekel ya kan olahraga mami nggak mau kalau kamu kelaparan, kamu kan abis olahraga selalu makan banyak. " ujar sara dengan mengoleskan roti dan di wadahi tempat bekal.


" iyaa mi, " jawab nya seraya meminum susu, sedangkan Reno sudah dari pagi berangkat karena ada meeting dengan klien nya.


" Mi, Rara berangkat yaa , assalamualaikum" pamit Rara dan mencium pipi sara segera berlalu keluar.


" waalaikumsalam, hati hati yaa " ucap sara dengan tersenyum melihat anaknya yang sudah besar


Membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit agar sampai berhubung ini jam kerja jalanan lumayan macet, sekolah kurang 5 menit lagi bell masuk, Rara baru sampai diparkiran, ia segera berjalan ke arah kelas. dan tidak sengaja bertemu Reyhan dkk.


" Pagi Ra" seru Andra dan disamping ada Reza yang hanya tersenyum menatap Rara, Reyhan pun disana dengan Bella yang menatap Rara dengan kesal. pasalnya Rey terus menatap Rara tanpa berkedip.


" pagi... gue duluan " ucap Rara dan segera pergi. berjalan membuat cowok semua berbisik dan menggoda Rara, namun sifat anak tersebut adalah cuek hal ini adalah biasa buat Rara karena Rara memang multitalenta tapi ia tetaplah rendah hati tidak pernah mengakuinya.


" Rara. Lo cakep bener hari ini " celoteh Amel dengan terus memeluk Rara.


" iya Ra Lo cakep bener dah, gue aja Ampe terpesona " ucap Alex dan seketika di toyor Amel membuat Rara tersenyum.


" udah udah Lo pada kebiasaan ribut terus, udah dulu sebentar lagi bell masuk " ucap Rara segera melepas hodie nya*.


Kelas sebelas MIPA olahraga dipimpin Alex sebagai ketua kelas. mereka olahraga voli dan dibagi 2 kelompok. Rara sangat jago dalam bidang voli karena dulu didesa ia dan sahabat kecil nya selalu bermain voli bersama sahabat sahabat nya lainnya. tapi memang Rara belum menemukan kembali sahabat+cinta pertama Rara, karena Rara sedari kecil menutup hati untuk laki laki lain.


Rara didesa terkenal sebutan Ara. sedangkan sahabat kecil dan cinta pertama nya dengan sebutan Tama. sedikit cerita, Sahabat kecil adalah sosok yang hangat dan sayang dengan rara yang dicari dan dinanti Rara karena sebuah kecelakaan Tama sempat hilang ingatan dan lupa semua nya kecuali orang tua nya dan ia sangat lah tertutup dan akhirnya ia mengenal seorang gadis namun bukan Rara orang nya.


Hanya Rara lah yang memanggil sahabat kecil nya dengan sebutan Tama.


sebaliknya Tama yang hilang ingatan juga dalam masa pemulihan ia tidak mau mengingat ingat zaman dulu karena sellau buat ia sakit kepala.


" Huuu, capek gue " ucap Rara dan duduk dipinggir lapangan.


" Lo keren Ra, gue aja belum terlalu bisa voli, Lo udah mahir aja Ampe lawan ketinggalan jauh skor nya " ucap Amel.


" ini minum gyus " seru Alex dengan membawakan minuman. mereka istirahat waktu sisa 15 menit untuk istirahat dan berganti pakaian.


" Hay," ucap Reza dengan langsung duduk disebelah Rara.


" Ra, asal Lo tau gue nggak tau kenapa gue selalu nyaman didekat Lo, dan Lo berkeringat aja gini ngebuat gue selalu pengen dekat Lo Ra" gumam Reza dengan menatap lekat Rara dari samping.


" eh kak Reza, kak Andra mana?" tanya Amel membuat Reza tersadar.


" Andra dikelas " jawab Reza singkat dan Amel pun ber oh ria.


" permainan Lo keren Ra, Lo bisa voli ternyata hebat juga, gue aja nggak terlalu bisa voli" ucap Reza dengan memandangi Rara dari samping.


" gampang kok kak. dulu sih emang gue sedari kecil suka main voli pas gue masih di desa. " terang Rara membuat ketiga sahabat nya penasaran.

__ADS_1


" dari desa? maksudnya Yogyakarta " Alex diangguki Rara.


" iya waktu itu gue masih di desa dan silat sama voli semua tuh berawal didesa. silat karena almarhum kakek gue punya padepokan jadi gue latihan sejak umur 4 tahunan gitu, dan voli itu gue sering main sama temen temen gue disana. " jelas Rara panjang lebar membuat mereka menganggukkan kepalanya.


" jadi Lo dari keluarga kaya raya banget ya Ra, hebat " ucap amel.


" nama bokap Lo siapa Ra kalau boleh tau?" tanya Reza yang sedari tadi menatap kagum ke arah Rara seketika Rara menoleh ke arahnya membuat ia grogi.


"nama bokap gue Reno Bara " jawab Rara membuat mereka bertiga melongo.


" APA " teriak Amel dan langsung berdiri karena terkejut.


" Reno bara pengusaha batu bara dan punya perusahaan dimana mana termasuk dikorea dan di Thailand kah?" tanya Alex dengan mengingat ingat . sedangkan Rara menatap sahabatnya dengan malas.


" Dan sekolah ini punya bokap Lo Ra " ujar Reza membuat Alex dan Amel tambah syok.


" Iya apa yang kalian katakan benar, tapi tolong tutupi identitas gue ya, karena gue nggak mau disegani karena kekayaan orang tua gue. " ucap Rara dengan tersenyum.


" gue salut sama lo Ra, dari awal gue udah duga kalau Lo tuh nggak main main Karena pakaian yang Lo pake aja branded semua " celoteh Amel dengan memeluk sahabatnya.


" apaan sih Lo ngeb, lebay " ucap Rara dengan tertawa membuat cowok cowok yang ada disana terpesona pesona nya Rara termasuk Alex dan reza yang ada didekatnya pasalnya baru kali ini Rara tersenyum sumringah biasa nya hanya tersenyum samar.


Dari arah berlawanan terdengar siswa memanggil Alex.


" Lex, gue di suruh ngasih tau kalau pak bagas nggak bisa hadir. dan jam ini sampai pulang bakal kosong, trus nanti jam 2 siang semua siswa bakal dikumpulin dilapangan. " ujar siswa membuat Alex mematung.


" iyaa kalian nanti jamkos makanya gue kesini niatnya mau ngasih tau Lo pada kalau nanti bakal dikumpulkan semua siswa nya di lapangan " ujar Reza dengan jelas.


" memangnya ada acara apa kak?" tanya Amel dan diangguki Alex.


" kayaknya sih kemping lha pak Hero selaku donatur disekolah sini itu mengadakan kemping cuma buat kelas sebelas dan ditemani anggota osis. " membuat Amel dan lainnya senang, kecuali Rara yang nampak biasa biasa saja.


" Ra, Lo ikut kan ?" tanya Alex dan Amel bersamaan.


" apaan sih Lo Lex, ikutan Mulu kalau gue mau ngomong " seru Amel dengan kesal membuat rara tersenyum menatap kedua temannya yang dianggap lucu.


" gue liat nanti. " jawab Rara dan berdiri.


" mau kemana Ra?" tanya Reza dengan memegang pergelangan tangan Rara membuat sang empu menoleh.


" mau ganti baju kak, kenapa?" tanya Rara membuat Reza langsung segera melepaskan tangannya.


" oh sorry sorry. yaudah kalau gitu gue cabut " ucap Reza dan segera berlalu karena ia sedari tadi menahan senam jantung didadanya


"yok " ajak Rara dan mereka bertiga ganti pakaian.


" PENGUMUMAN... KEPADA SISWA KELAS SEBELAS MIPA DAN IPS SEGERA BERKUMPUL DIAREA LAPANGAN. " ucap salah satu guru.

__ADS_1


semua sudah berkumpul dan berbaris. Rara suka berbaris dibelakang namun Rey segera menggeser kan Rara untuk didepan karena dibuat 4 barisan kelas MIPA.


" Ist apaan sih Lo, gue mau dibelakang" ucap rara dengan sedikit kesal dan melepaskan ta gan Rey dari tangan nya pasalnya Rey malah menarik nya menambah barisan dan diikuti oleh siswa lain.


" Lo didepan, buat nambahin barisan lagi, suka banget Lo di belakang" bisik Rey menggoda Rara namun tak digubris Rara. dan di jarak kelas MIPA kelas dua belas terdapat Bella dan Siska. dan Siska pun berbisik ke arah Bella.


" bell, Lo tau kan Rara dia pernah godain Rey terus tau nggak. Lo nggak mau buat dia perhitungan gitu?" bisik Siska ke Bella.


" kurang ajar, tuh bocah sialan. " gimana Bella dengan menahan amarahnya dan menatap Rey yang terus didekat Rara menata barisan.


" BAIK SEMUA. SIAPPP GRAK " Teriak reyhan dengan lantang dan menggelegar suaranya khas seraknya jangan lupa.


" Baik anak anak bapak minta waktunya sebentar, ini kita kedatangan bapak hero selaku donatur disekolah ini, jadi minta waktunya dimohon disimak jangan berisik " ujar kepsek.


" Pagi semua. " ucap Hero dan dijawab semua siswa sebelas dan OSIS.


" Pagi " seru semua siswa yang dilapangan


" Baik gini ya om langsung tude poin aja, inti dari ini kenapa dikumpul dilapangan.. jadi om ingin mengadakan keping bagi kelas sebelas dan dibina juga pastinya dengan OSIS. jadi saya selaku donatur disekolah sini dan bapak kepala sekolah juga sudah mengizinkan. bagi anak anak kelas sebelas , untuk hari Jumat pukul 10 pagi kalian sudah harus siap di di sekolah. kita menggunakan 2 bus ya. nanti kelompok bisa di bagi dikelas kalian masing masing. sekian terimakasih. " ujar Hero selaku donatur disekolah.


" kurang dua hari lagi Ra" bisik Amel yang berbaris di belakang Rara.


" gue juga tau ngeb, " jawab Rara dengan ketus membuat Amel tertawa geli.


" SEMUA NYA... TANPA PENGHORMATAN BUBAR BARISAN JALAN. " Seru Reyhan dan semua siswa bubar ke arah kelas masing masing. sedangkan selaku ketua kelas mengambil kertas yang sudah disiapkan diruang osis.


" Lex ini pembagian kelompok kelas Lo " ujar Rey dengan memberikan lembar kertas berisi nama.


" oke kak. thanks " ucap Alex dan pergi.


" Hay gyus.... gue mau sebutin nama kelompok masing masing ya, dengerin " teriak Alex dan segera membaca lembar kertas tersebut.


" kelompok pertama hazel, Yuri, Deni, Angga. pembina kak andra


kelompok kedua yesi, Amel, Benno juga Fero. pembina kak reza


kelompok ketiga Yura, Rara, Alex dan Dwi pembina kak Rey.


dan seterusnya... " ujar Alex dengan menutup lembar kertas tersebut.


"yah gue nggak satu kelompok sama Lo Ra" rengek Amel dengan menangis namun tak ada air matanya.


" apa sih Lo ngeb, kan kita juga satu acara udahlah itu cuma kelompok, paling Lo jadi lawan gue main game " celoteh Rara membuat Amel langsung bungkam.


" jahat banget sih Lo, gue kan nggak mau mati" rengek Amel dengan menidurkan kepala nya dimeja. membuat Rara gemas dan mengacak acak rambut Amel.


Akhirnya mereka pulang dan masing masing mempersiapkan untuk kebutuhan yang acara kemping.

__ADS_1


__ADS_2