SEKOLAH BARU

SEKOLAH BARU
Eps Kemping


__ADS_3

*Dipagi hari Rara sudah siap berangkat ia berangkat dengan Reza, Reza sengaja menjemput Rara dan mereka berdua naik mobil sedangkan mobil nya diparkir diarea sekolah.


mereka sampai diarea sekolah. membuat semua bertanya tanya termasuk Reyhan yang sudah disana dengan Bella dkk*.


" Hay Ra, Lo Dateng gue pikir Lo nggak jadi ikut?" ucap Amel dan mengandeng tangan Rara.


" gue ikut, karena gue tadi bareng sama kak Reza jadi nungguin sebentar" jawba Rara dan membuka bagasi mengeluarkan barang barangnya.


" gue bantu " ucap Reza yang langsung mengambil alih tas Rara. membuat Amel terkejut siap Reza yang romantis.


" uwiwiiiuu suswit " ucap Amel dengan girang dan heboh .


" Lo berdua pacaran?" tanya Amel dengan spontan. membuat semua menoleh ke arahnya.


" apaan sih Lo Mel, udah ah ayo baris." jawab Rara DNA pergi meninggalkan Amel.


" baik anak anak. regu yang dipimpin Reyhan, Reza, Siska di bus pertama sedangkan lainnya di bus berikutnya.


" apa ini gue harus satu bus sama si ketos nyebelin" gumam Rara dengan menatap Rey malas.


" pak, saya boleh pindah dibuat pertama?" tanya Bella dengan memelas.


" tidak bisa Bella kamu dan lainnya dibus berikut nya " tegas kepsek.


" sis, gue mau Lo tuker posisi " bisik Bella ke Siska.


" nggak ah enak aja, gue kan dibus pertama bell Lo sana gih Sama kelompok Lo" ucap Siska dan terus pergi meninggalkan Bella.


sedang Bella nampak urung uringan dan murung, ia duduk dengan Andra, sedangkan Rara duduk dengan Amel, Rey dengan Siska karena Siska langsung mengambil kursi Reza namun Reza ia tak masalah karen ia lebih suka duduk sendiri.


" sis Lo bisa nggak pindah duduk nya ?" tanya Rey dengan malas karena ia sangat muak dengan Siska yang terus menempel dirinya.


" kenapa sih Rey, gue cuma pengen duduk aja " jawab Siska Rey malas ribut ia langsung tidur dengan menggunakan earphone ditelinga nya.


" Ra, Lo bawa camilan?" tanya Amel diangguki Rara.


" ini gue bawa lumayan" jawab Rara seraya memberikan Camilan.


" Ra, Lo nggak kasihan sama kak Reza dia duduk sendiri tuh" ucap Amel dengan menunjuk ke arah Reza yang duduk dideretan sebelah kiri belakang nya Rey dan Siska.


" apa gue kasih camilan aja kali ya " gumam Rara dengan melirik ke arah Reza.


" yaudah gue ngasih ini ke dia dulu ya " ucap Rara diangguki Amel.


*Rara berdiri menghampiri kursi Reza namun sang supir tidak sengaja mengerem dadakan akibatnya Rara terjatuh kedalam pelukan Reza, Reza reflek ia segera menangkap Rara jatuh kedalam pelukan dalam keadaan di atas pangkuan nya.


" ciee cieee" sorak semua yang ada didalam bus, membuat Rey menoleh kearah sumber dan ternyata Rara sedang berpelukan dengan Reza. membuat hatinya Semakin marah*.


" ssttt... maaf kak, gue nggak sengaja, gue cuma mau ngasih ini aja " ucap Rara dengan memberikan Snack dan minuman


" nggak papa Ra, sini duduk disebelah gue " ujar Reza geser dan rara pun segera duduk disampingnya


Perjalanan ke tempat Kemping kurang lebih 2 jam. Rara tertidur dengan lelapnya disamping Amel, sedangkan Amel dudukan sendiri sambil selonjoran. dan Rey Yang sedari tadi duduk tanpa tidur Sam sekali setelah mengetahui Rara duduk dengan Reza, sedangkan Reza juga nampak tak tidur ia fokus membaca buku genre horor punya Rara.


"Baik anak anak sekarang kita sampai ya, kalian bersiap siaplah turun membawa barang kalian masing masing " seru guru pembimbing.


" Ra,, bangun kita udah sampe " ucap Reza dengan mengguncang guncang bahu Rara dengan lembut.


" em... " Jawan Rara dengan setengah sadar.


" woi nyet bangun, molor aje Lo" teriak Amel sedangkan Reza sudah turun terlebih dahulu karena ia sebagai pembina kelompok jadi mengabsen anggota nya.


" baik anak anak kalian ikuti kakak pembina kalian masing masing ya, buat tenda diatur pembina satu tenda buat dua orang. " ucap pembimbing.


" baik pak " seru semua siswa.

__ADS_1


mereka membuat tenda. rara dan Yura mendirikan tendanya.


" *gue nggak nyangka bisa bareng sama lo Ra" ucap Yura dengan tersenyum.


" gue juga, yaudah lanjut " ucap Rara diangguki Yura*.


sedangkan Amel ia dengan kelompok lain yang di bina oleh kak Reza.


" Mel ini bantuin dong " ucap Yesi.


" iya ya, bawel amat sih Lo" jawba Amel dengan membantu Yesi.


" Ra, Lo kalau ada apa apa bilang ke gue aja ya " ucap Alex di jawab Rara.


" oke "


" oke semua nya, kalian harus patuh dengan apa yang dikatakan pembina kalian masing masing yang akan di instruksi kan kepada kalian. sore ini adalah kalian mandi setelah mandi masak bagi cewek cewek, sedangkan cowok mencari kayu bakar terlebih dahulu. setelah itu kita akan main game jelajahi alam luar ini. dan nanti ada game game yang kalian belum tau sebelumnya" jelas Reyhan kepada semua siswa.


Akhirnya mereka semua berada di tenda masing masing dan acara memasak pun juga selesai, waktunya nya mandi namun Rara tertinggal saat ingin mandi karena ia benar benar lelah sampai akhir nya ia tertidur, segera bangun dan ikut mengantri paling belakang.


" ngeb Lo belum mandi?"tanya Amel yang udah siap semua nya


" hehe belum, gue ketiduran ditenda" jawab Rara dengan enteng membuat Amel jengah.


" dasar ogeb Lo, yaudah Sono mandi keburu dimulai acara nya " Ujar Amel diangguki Rara dan berlangsung mandi.


" Yura" panggil Bella dan Siska.


" Lo bareng satu kelompok sama Rara ? gue ada tugas buat Lo" bisik Siska ke Yura.


" Apa. nggak ah kak, gue takut " jawab Yura dengan takut


" gue akan jamin Lo, nggak usah takut Lo lakuin apa yang gue perintah tadi atau Lo gue masukin daftar pembullyan?" gertak Yura.


" jangan kak, baik nanti gue coba " Jawa yura dengan tidak yakin.


Ra, lama banget sih Lo kemana aja?" tanya yura dengan kesal, pasalnya ia menunggu kelompok nya lengkap.


" Ra Lo Idha kumpul yaudah yok kita ke sana udah ditunggu kak Rey " ujar Alex diangguki semuanya.


" oke baiklah nanti kalian lewat jangan sampai tersesat, ada arah panah Yang akan menunjukkan arah ke kalian semua, jadi kalian harus cermat. dan jangan sampai ada yg tertinggal.


" kak maaf, apa jelajah nya pembina ikut?" tanya Alex dengan mengacungkan tangan .


" iya, semua pembina akan mendampingi kelompok nya jadi jangan khawatir " ucap Rey dan langsung menatap Rara, namun Rara tidak menyadari karena ia terlalu cuek dalam keadaan apapun.


" ayok kalian baris dulu" ucap Alex.


" gue ditengah gue nggak mau dibelakang" ujar Yura, membuat Alex menatap ke arah Rara dan Rara mengangguk sebagai tanda kalau nggak masalah.


"Kegiatan dimulai semua sudah dalam baris berbaris dan jalan dengan pembina masing masing


Rara berbaris di bagian belakang sendiri, dan ia sangatlah malas mengikuti acara kemping jelajah ini*.


" Kalau bukan karena Amel gue ogah " ucap Rara, ya g tertinggal lumayan jauh disamping ada Yura.


" Ra kita tertinggal rombongan gimana nih" ujar yura pura pura cemas


" yaudah jalan aja, kan ada tandanya kan " jawab Rara dengan datar.


Ra tanda panah nya di sana, kita kesana yuk " ucap Yura dengan melangkah di ikuti Rara.


" aduh kayaknya kita tersesat deh Ra, atau gue balik lagi ya Lo disini dulu ya gue balik mastiin ini bener nggak jalannya " ujar Yura sedikit takut kalau Rara curiga.


" terserah, gue tunggu sini " jawab Rara dan langsung mendudukkan dirinya di atas pohon yang tumbang.

__ADS_1


Kini Rara sendiri yang hanya ditemani lampu dari ponsel nya, tapi tak lupa mengunyah permen karet yang ada di sakunya.


" lumayan dingin juga, Yura kemana sih kok belum balik balik " ucap Rara sendiri dan kembali melihat tanda panasnya rar segera mengikuti, ia tak tau kalau tanda panah nya telah diubah Yura.


" Feeling gue nggak enak kayaknya gue tersesat deh, masa dari tadi gue nggak Nemu tanda panah lagi" ucap Rara dengan bingung.


Sedangkan Yura ia segera bergabung dibelakang kelompok nya


" Loh Rara mana ?" tanya Alex tiba tiba membuat Rey menoleh.


" kemana Rara?" tanya Rey dengan panik


" gue juga nggak tau, tadi dia dibelakang" ucap yura pura pura polos.


" kayaknya Rara tertinggal deh atau dia nyasar " ujar Dwi dengan mengira ngira.


" kalian lanjut jalan, nanti kalau sudah dipos akhir kalian bisa langsung ke tenda, gue yang akan cari Rara " jelas Rey untuk menenangkan.


" gue ikut kak " ucap Alex dengan tiba tiba namun ditolak Rey.


mereka telah sampai dipos terakhir.


" Rara mana Rey?" tanya Reza yang tak melihat keberadaan Rara.


" Rara tertinggal kemungkinan dia nyasar " jelas Rey dan disana ada Siska mereka tersenyum puas.


" Rey Lo nggak bisa ikutan nyari soalnya Bella sakit Lo sekarang juga " ucap Siska dengan pura pura.


" dimana Bella?" tanya Rey dengan datar .


" diruang kesehatan dia nungguin Lo dari tadi" ujar Siska membuat Rey bingung.


" biar gue yang cari rara, rombongan gue udah ada ditenda " ucap Reza tanpa basa basi ia segera mengambil senter. sedangkan Rey diam mematung ia bingung pacar nya atau calon istri nya. dan ia segera menuju ke ruang kesehatan.


"*Rara"


" raa"


" Ra, Lo dimana ini gue Reza " teriak Reza.


" Rara, Lo dimana Ra" teriak Reza. perjalanan sudah lama sedari tadi namun tak kunjung ada tanda tanda Rara. namun terdengar suara tangisan dari arah kiri yang menandakan adanya kurang.


" Tolong... tolongin gue... tolong.." teriak Rara yang memegang akar pohon karena Rara sekarang dalam keadaan jatuh hanya akar yang bisa rara buat pegang.


" Rara" teriak Reza, Suara Reza terdengar oleh Rara dan Rara pun segera berteriak.


" kaya suara kak Reza. kak Reza tolongin Rara kak" teriak Rara sekencang kencangnya.


" suara itu.. " gumam Reza dan berlari.


" Astagfirullah Rara, bertahanlah " ucap Reza melihat Rara yang jatuh kedalam jurang namun masih bertahan hanya pegangan satu akar pohon.


" sini Ra pegangan tangan gue " teriak Reza seketika Rara melepas satu tangan nya untuk meraih tangan Reza.


" Lebih erat Ra, " teriak Reza dengan sekuat menarik ke atas.


" huhh... kak Reza " tangis Rara pecah dengan langsung memeluk Reza.


" tenang Ra, Lo baik baik aja sekarang, kamu terluka "tanya Reza dengan memeluk Rara erat.


" makasih ya kak, kalau nggak ada mungkin gue udah nggak tau lagi" ucap Rara dan Reza pun menenangkan nya


Mereka berdua pulang, Rara digendong Reza karena ia tak bis ajakan kakinya terpelintir akibatnya jatuh kedalam jurang..


" istirahat dulu ya Ra, gue capek " ucap Reza menurunkan Rara mereka duduk di bawah pohon.

__ADS_1


" maafin gue ya kak, " ujar Rara merasa bersalah.


" nggak papa kok Ra, gue seneng Lo udah kembali gue nggak bisa berfikir lagi gimana kalau Lo nggak bisa gue temui " ujar Reza dan memeluk Rara.


__ADS_2