
Senja sampai di depan cafe yang telah dijanjikan sebelumnya, Senja celingak celinguk melihat kesana kemari, hingga seseorang mengangkat tangan nya
Senja? "panggil bu Ayu sambil melambaikan tangan"
bu Ayu "Senja langsung menghampiri bu Ayu "
ibu apa kabar? "senja reflek memeluk sang wanita paruh baya tersebut"
ibu baik Senja " bu Ayu tersentuh dengan sikap Senja, lalu membalas pelukan Senja"
syukurlah kalo ibu baik, ibu sudah pesan makanan?
belum senja, ibu masih nungguin kamu,,
ya sudah, ayo kita pesan bu..
setelah memesan makanan, Senja kembali bercerita dengan bu Ayu, menanyakan bagaimana hubungan bu Ayu dengan anak nya, namun bu Ayu bercerita jika sang anak masih mengabaikan nya, terlebih lagi kelurga nya yang tak pernah menganggapnya, namun hal itu membuat Senja penasaran, jika sang anak mengabaikan nya, dan keluarga bu Ayu tak ada yang memperdulikan nya maka, untuk memenuhi kebutuhan bu Ayu bagaimana? Senja yang penasaran langsung melontarkan pertanyaan nya tersebut,,,
maaf bu, boleh senja bertanya pada ibu?
Bu Ayu mengangguk, mau bertanya apa Senja?
hmm, jika anak ibu mengabaikan ibu dan kelurga ibu tak memperdulikan ibu, bagaimana ibu hidup selama ini? maksud senja untuk memenuhi kebutuhan ibu sehari-hari apa yang ibu lakukan? "tanya Senja penasaran"
oh soal itu, meski anak ibu mengabaikan ibu, dia selalu memenuhi kebutuhan ibu nak, dia hanya bersikap dingin nak, james hanya mengacuhkan ibu, namun untuk urusan semua kebutuhan telah dipenuhi oleh dia "ucap bu Ayu yang menatap jauh"
oh seperti itu, syukurlah bu, Senja pikir anak ibu menelantarkan ibu di jalanan, "Wajah senja yang tampak cemas"
tidak sayang, namun apakah kamu tau? rasa nya di acuhkan dan tak dianggap ada? lebih sakit dari di telantarkan, "jawab bu Ayu dengan wajah yang begitu sedih'
Senja mencoba menghibur, Bu selama Senja ada di kota ini, ibu tidak akan kesepian lagi, Senja akan lebih sering bertemu dengan ibu, dan ibu jangan sungkan untuk menghubungi Senja jika ibu membutuhkan sesuatu ya, " ucap Senja sambil memegang tangan bu Ayu dan tersenyum"
terimakasih senja, "jawab bu Ayu dengan mengukur Senyum di wajahnya'
ibu tidak perlu berterimakasih, Senja seneng kok bu,,,,
Senja bagaimana liburan mu disini? apa mengasikkan?
hmm, tentu bu, aku sangat menikmatinya, meskipun ada beberapa tempat yang belum aku kunjungi, karena aku pikir aku lumayan cukup lama disini jadi aku pikir nanti-nanti saja,
__ADS_1
iya kamu benar, seandainya kamu butuh seseorang untuk berjalan-jalan ibu siap menemani mu Senja,
baiklah ibu, Senja akan menghubungi ibu jika ingin kembali berkeliling kota ini, soalnya Senja mau cari kerja dulu bu di sini, kemungkinan seperti freelance gitu bu,,
lho kenapa malah cari kerja? bukan nya kamu mau liburan disini nak? kok malah cari freelance sih?
hehehe senja hanya ingin mandiri bu, liburan sambil menghasilkan uang sendiri pasti akan sangat menyenangkan,
kamu benar-benar mengagumkan Senja, "ucap bu Ayu sambil mengelus rambut Senja"
kamu ingin bekerja di bidang apa Senja?
apa saja bu, nama nya juga freelance jika ada lowongan yang Senja lihat, Senja akan langsung melamar kerja disana,,
setelah bercakap lama, datang lah makanan yang mereka tunggu, pastinya makanan laut, menu yang dipesan memang lumayan banyak, karena itu mereka menghabiskan waktu mengobrol dengan waktu yang cukup lama,,
setelah selesai makan, mereka akhirnya berpisah,,,,
bu Ayu yakin ga mau Senja anterin pulangnya?
ngga senja ibu udah pesen taksi online kok, kamu gausah khawatir
ya sudah kalo seperti itu senja tungguin sampe taksi ibu datang,
ya sudah dah ibu,,, Senja melambaikan tangan nya "
bu Ayu pun berlalu dengan taksi nya, dan Senja melanjutkan kegiatannya yaitu mencari pekerjaan,, Senja memarkirkan mobilnya, lalu berjalan menuju toko-toko dimana yang kira-kira membutuhkan tenaga nya,,
................
lama menyusuri pertokoan yang ada, akhirnya senja melihat sebuah coffee shop yang membutuhkan karyawan, sontak membuat Senja langsung memasuki cafe kecil tersebut , dengan paras yang Senja miliki tentu tak membutuhkan waktu untuk sang pemilik cafe tersebut berpikir, dia bahkan senang Senja melamar di cafe nya, karena bali begitu terkenal dengan bar yang dipenuhi oleh orang asing yang datang untuk meminum bir bukan kopi, namun Senja malah memilih tempatnya yang khusus berjualan kopi saja,,
baiklah Senja kapan kamu bisa bekerja?
hari ini saya bisa pak! " jawab Senja penuh semangat"
apa kamu serius! kamu tidak ingin memulai nya besok?
tidak pak, bukankah lebih cepat, itu lebih baik?
__ADS_1
baiklah jika kamu yang memaksa, kamu bisa mulai bekerja hari ini, mari saya antarkan untuk berkenalan dengan rekan mu yang lain,, "Ajak sang pemilik cafe yang bernama haikal"
baik Pak, terimakasih sebelumnya pak "Senja yang membungkukkan badan "
sampai di tempat Senja dikenalkan dengan rekan nya, diantara nya ada yang bernama Ratih, maya, dan Dimas
Senja, kamu disini sebagai waiters ya, nah Ratih adalah kasir disini, maya juga waiters, dan andi adalah barista disini, "haikal yang mencoba menjelaskan pada Senja"
Senja mengangguk, ia mengerti dengan apa yang disampaikan sang pemilik kepadanya, dan Senja pun langsung memperkenalkan dirinya pada rekan kerja baru nya,,
Hai semua namaku Senja,,
mereka pun dengan ramah menyapa Senja,,
setelah berkenalan, Senja langsung mempelajari jobdesk yang harus dia kerjakan, senja mulai dengan mengantarkan menu, dan menunggu pesanan, lalu mengantarkan nya pada customer yang datang,,,
tak butuh waktu lama untuk Senja mempelajari pekerjaannya, dengan waktu singkat Senja sudah bisa melakukan tugas yang dilakukan maya, dan itu membuat rekan kerja nya puas dengan hasil kerja Senja,,
setelah berjam-jam senja melayani para customer yang berdatangan, membuat Senja merasakan kelelahan yang belum pernah Senja rasakan, "maklum anak horang kaya"
duh lelah juga ternyata "pikir Senja" padahal dia baru beberapa jam disini, namun sudah membuat kaki Senja pegal bukan main,,
kamu kenapa Senja? tanya dimas
oh nggak kak, aku ngga kenapa-kenapa" jawab Senja tersenyum"
apa kamu begitu kelelahan?
apakah terlihat kak?
ya tentu, liat wajahmu yang kusut itu, jelas semua orang tau bahwa kamu kelelahan "ejek dimas"
hehehe, iya lumayan sih kak, soalnya ini baru pertama kerja beginian,,
oh pantesan kalo gitu "ucap dimas sambil membulatkan mulutnya"
ya sudah siap-siap yuk, kita prepare buat tutup, udah jam 10 malam nih "ucap dimas sambil menunjuk jam yang ada di pergelangan tangan nya "
sontak membuat Senja terkejut, sialan, pantesan aku rasa udh mau mati ternyata udah jam segini, dan aku ga ada break dari jam 3 sore tadi "pikir Senja"
__ADS_1
Alamak! udah malem ternyata "jawab Senja sambil memukul jidatnya sendiri"
..............................