Senja Tanpa Jingga

Senja Tanpa Jingga
Bagian 12


__ADS_3

jam sudah menunjukkan pukul 14:40 , Ratih dan maya sudah sampai di cafe, yang itu artinya Senja sebentar lagi akan pulang,


Hai senja "sama Ratih dan maya secara bersamaan"


Hai kak, "sahut senja"


bagaimana hari ini? apa kamu sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan mu? "tanya Ratih"


iya kak, aku sudah mulai memahami pekerjaan ku,,


baguslah kalo seperti itu, bagaimana dengan Dimas apa dia mengganggu mu Senja? "kali ini maya yang bertanya"


hei maya, apa menurutmu aku terlihat seperti pengganggu? "Dimas yang mendengar pertanyaan maya langsung mencela"


ngga kok kak, kak Dimas sangat baik, dia mengajariku dengan sabar "jawab Senja dengan senyuman"


tuh dengerin kalian, aku baik "jawab Dimas yang menekankan kata akhirnya"


duh udah-udah, udah waktunya pergantian shift ini, Senja kamu pulanglah, udah waktunya jam pulang nih "ucap Ratih "


baiklah kak kalo gitu aku pulang duluan ya " ucap Senja yang mengambil tas "


iya, Hati-hati ya dijalan "Ratih dan maya melambaikan tangan"


wei gua balik yakkk "ucap Dimas yang menyusul Senja dari belakang"


yoi "jawab maya singkat, sedangkan Ratih sibuk merapikan bar"


............


sampai di depan cafe senja membuka tas nya, untuk mengambil kunci mobil, saat sedang mencari, Dimas keluar menyapanya


Senja, apa lu ga jadi di jemput temen lu?


ha? siapa temen ku kak? perasaan aku gada temen deh "tanya senja yang heran dengan pertanyaan Dimas"


lho yang tadi ke cafe, bukan nya dia temen lu?


oh iya "dalam hati senja" eng,, engga kayaknya kak, hehe "jawab Senja ragu"


saat sedang berbincang dengan Dimas, terdengar suara bas yang membuat senja dan dimas menoleh,


Senja! "ucap Aga"


ih nih orang ngapain sih kesini " gerutu senja dalam hati" senja hanya diam dan mengangkat alis nya sebelah, seolah tak menyukai kedatangan Aga


yaudah temen lu udah dateng, gua duluan yak, bye Senjaaaa "ucap Dimas sambil melambaikan tangannya dan berlalu"


ngapain sih kamu kesini? "tanya senja dengan nada tinggi"


kan aku udah bilang, aku akan jemput kamu! "ucap Aga sambil mengeluarkan sebatang rokok dan korek api lalu langsung menghisap nya "

__ADS_1


Senja hanya tertegun melihat kelakuan laki-laki dihadapan nya, " hei gila! gausah bersikap seolah kita ini dekat! bukan kah semuanya sudah beres? aku sudah memaafkan mu jadi jangan ganggu hidup ku, pergi sana! " senja yang langsung melangkah pergi meninggalkan Aga,


hei tunggu, Aga langsung menarik lengan Senja, sudah ku bilang kamu pulang bersama ku! ayo ikut aku " Aga yang mulai memaksa menarik tangan Senja "


lepas!! aku gamau pulang sama kamu! aku bawa mobil sendiri, "Senja yang sudah mulai jengkel lebih meninggikan suaranya"


Aga berbalik melihat ke arah Senja, " tinggalkan mobilmu disini, ikut bersama ku "


aku gamau "ucap senja yang memberontak'


aku tidak perduli " Aga yang menarik pergelangan tangan senja dengan kasar, hingga mau tidak mau Senja mengikutinya, jika Senja lebih memberontak maka akan menarik perhatian orang-orang "


sesampainya di dalam mobil, Aga langsung memasang sabuk pengaman lalu menghidupkan mobil dan berjalan yang entah akan pergi kemana


senja menarik nafas sedalam mungkin untuk mengontrol emosinya,,


Aga, kita mau pergi kemana? "tanya Senja yang menatap wajah Aga"


entahlah "jawab Aga singkat, tanpa menoleh Senja dan hanya fokus menghadap ke depan"


apa kau sudah kehilangan akal? "nada suara Senja yang mulai meninggi"


Aku ingin mengajak mu jalan-jalan "jawab Aga datar"


dasar laki-laki tidak waras! "gumam Senja"


di sepanjang perjalanan, mereka hanya menghabiskan waktu dengan keheningan tak butuh waktu lama , mobil yang dikendarai Aga berhenti di salah satu cafe yang lumayan cukup terkenal di sana..


Ayo turun " ajak Aga"


ngga udah banyak tanya " Aga melangkah pergi meninggalkan senja dibelakang"


setelah sampai didalam cafe yang cukup ramai, Aga memilih tempat duduk, dan menunggu Senja yang berjalan ke arah Aga dengan sedikit malas,


kamu mau pesan apa? "tanya Aga"


Aku greentea late ice "sahut Senja sambil memainkan hp nya"


Aga memanggil pelayan lalu memesan minuman dan beberapa makanan ringan,,,


dalam hening Aga memperhatikan Senja yang sibuk melihat hp nya, entah apa yang ada dalam pikiran Aga saat itu, namun dia tetep tak menunjukan ekspresi apapun, Aga memperhatikan dengan wajah datar nya,,


maaf Aga, apa aku boleh bertanya? "tanya Senja yang penasaran mengapa Aga menjemputnya dan mengajaknya kesini "


hm silahkan "jawab Aga singkat'


mengapa kamu menjemputku? lalu mengajak ku kesini? apa ada hal yang ingin kamu sampaikan?


tidak ada, ini hanya bentuk permintaan maafku tempo hari, rasanya sangat tidak nyaman jika hanya mengucap maaf " jelas Aga "


ehem "Senja berdehem" lalu menaruh hp yang dia mainkan dari tadi di meja, lalu mengangkat kedua tangan nya di meja "Aga aku sudah memaafkan mu, sungguh! kamu tidak perlu melakukan hal semacam ini, ini justru menggangu ku " jelas Senja kepada Aga

__ADS_1


sudahlah itukan menurut mu, tapi tidak dengan ku, kamu cukup menerima perlakuan ku, lagi pula ini tidak merugikan mu sama sekali bukan? "Aga yang kembali menjelaskan dengan wajah datarnya sambil memainkan korek api nya"


Senja hanya mengambil nafas dalam, malas berdebat dengan orang yang sudah hilang akal ini pikirnya,, tak lama pesanan mereka pun sampai ,,


Siapa nama lengkap mu? "tanya Aga"


untuk apa kamu tahu nama lengkap ku? apa kamu seorang polisi?


aku hanya ingin tahu,


namaku Senja Aulia,,


apa kamu orang bali?


ngga, aku disini hanya liburan,,


berapa lama? jika liburan mengapa kamu bekerja disini? apa kamu kecopetan?


Senja geleng-geleng kepala dengan cepat, lalu menjelaskan "aku disini seperti nya agak lama, sekitar setahun, aku bekerja bukan karena kecopetan ataupun kehabisan uang, hanya saja aku ingin liburan sambil menghasilkan "


hm seperti itu, ya sudah cepat habiskan makanan mu "pinta Aga"


iya "sahut Senja singkat'


.........


setelah selesai dengan makanan didalam cafe, mereka kembali ke dalam mobil, memakai sabuk pengaman dan pergi dari sana,


anterin aku ketempat aku kerja aja, " Ucap Senja yang memecahkan keheningan "


engga, kita akan pergi ke suatu tempat dulu " Sahut Aga"


kemana lagi sih? udah deh ini udah sore "rengek Senja"


turutin aja, lagi pula aku tidak akan berlaku yang tidak-tidak padamu,,


mobil Aga berhenti di sebuah toko buku, Senja heran ngapain berhenti disini? pikirnya


mau ikut turun atau stay disini? "tanya Aga"


aku disini aja "jawab Senja singkat"


tak lama Aga kembali masuk mobil sambil membawa peralatan lukis di tangan nya, laku menaruhnya di tempat duduk belakang,,


Senja yang melihat tingkah Aga hanya heran, apa yang sedang laki-laki ini lakukan pikirnya,,


Ayo kita ke pantai,,


apa? pantai? "Senja yang semakin tidak mengerti dengan maksudnya "


Aga pun mulai menjelaskan " waktu aku menabrak mu di pantai, bukan kah kamu sedang ingin melukis? namun aku merusak rencana mu dengan kejadian itu, dan kamu meninggalkan semua alat lukis mu begitu saja, maka dari itu aku membelikan ini untukmu, sebagai ganti untuk hari itu"

__ADS_1


......................


kepada teman-teman yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca, aku sangat berterima kasih, jangan lupa untuk menekan tanda jempol, hati dan jangan lupa berikan vote kalian, sedikit dukungan kalian sangat berarti untuk aku 🥺🤎


__ADS_2