
dibawah langit sore yang berwarna jingga, Aga menghisap rokoknya dengan kuat lalu menghembus kan nya...
Aga? apa kamu yakin baik-baik saja? "tanya kemal"
ya tentu, kenapa apa ada yang salah menurutmu?
ya! ini sudah hari ke lima kita setiap sore hari selalu duduk di tepi pantai ini, apa ada hal yang mengganggu mu? apakah Citra sudah membuatmu seperti ini?
apa kau ingin mati kemal? "Aga tersenyum sinis melihat tingkah kemal yang bertanya, seakan-akan Aga depresi karena Citra "
jika bukan karena Citra yang berselingkuh dari mu, lalu apa? mengapa kau terlihat begitu keras berpikir?
seorang wanita,,(jawab Aga singkat)
apa? karena wanita kau jadi seperti ini? apa itu tidak aneh, hei Aga sadarlah dirimu seorang tuan Aga, pemilik saham terbesar di Wonner group dan kamu juga owner dari gedung beberapa gedung cakrawala di kota besar! apa tidak aneh?! kau bisa memilih wanita mana saja yang kau inginkan! (mendengar ucapan Aga membuat kemal berdecak kesal, karena seorang wanita dia jadi harus menemani sahabatnya setiap sore hari)
aku bersalah padanya kemal, aku melakukan hal yang buruk! bukan karena aku alasan yang lain! , dan kita kesini setiap hari, agar aku bisa bertemu dengan nya lalu meminta maaf dengan tulus, itu saja.
salah apa maksudmu? apa kau sudah tidur dengan nya? atau jangan-jangan dia sedang mengandung anak mu?!
hei sialan jaga mulutmu! apa menurutmu, aku akan sembarangan menanam benih ku pada sembarang perempuan! "Aga mulai naik pitam"
baiklah, namun kenapa harus menunggu disini? apa kamu yakin dia akan datang ke tempat ini?
hmm, aku yakin dia pasti akan kesini, entah itu hari ini, besok atau lusa, tapi aku akan tetap menunggunya disini, karena aku melakukan kesalahan disini,
Kemal yang tak paham entah kesalahan apa yang telah sahabatnya perbuat , namun kemal tetap setia menemani Aga.
............... ..
setelah kejadian 5 hari yang lalu Senja memutuskan untuk tetap berada di villa, tidak keluar selangkah pun dari pintu villa , untuk makan dia selalu memesan makanan online, dan melakukan kegiatan yang membuat rasa bosan nya hilang, seperti melukis, membaca mendengarkan musik, menonton TV atau menangis tersedu-sedu karena drama yang ditonton olehnya,,,
Drt,,, drt,,,, (bunyi getaran handphone di atas meja)
hallo? sapa orang disebrang sana
ya hallo? sahut Senja
apakah benar ini Senja?
ya saya Senja, ini siapa ya? ada yang bisa saya bantu?
Hai Senja, ini aku Citra! , "sapa Citra yang bersemangat"
Oh Hai Citra, "jawab riang senja yang dari tadi mulai bosan "
bagaimana kalo kita bertemu dan bercerita Senja? "ajak Citra
__ADS_1
ya tentu, jam berapa di mana ?
kita akan rencanakan besok Senja,
Baiklah kalo begitu, sampai jumpa besok ya,,,,
mendengar ajakan Citra untuk keluar dengan nya membuat Senja sedikit bersemangat! dengan begitu dia memiliki teman untuk pergi menghabiskan waktu.
......................
hari yang di tunggu akhirnya tiba, Senja langsung bergegas dari villa, dan langsung mendatangi tempat yang Citra tentukan,
Hai Senja? "sapa Citra dengan ramah"
Hai Citra! " Senja menjawab dengan riang" apa kamu sudah lama menungguku? Citra? maaf ya aku sedikit terlambat,
ngga kok Senja, aku baru saja datang,,
benarkah? baguslah kalo seperti itu, mau kemana kita hari ini? apa kamu sudah punya rencana Cit?
hmm sebenarnya sih belum punya rencana kemana-mana, cuma aku mau kita ke toko kue yang kemaren, lagi pengen banget makan cake yang kamu pilih kan untuk ku,,,
oh baiklah, tapi gimana kalo kita ke toko buku sebentar, soalnya ada yang mau aku beli,,
ya tentu, aku tau kok dimana toko buku terdekat dari sini,,,
...........
Senja apa kamu suka membaca?
hmm, "jawab Senja singkat"
bagaimana bisa di jaman seperti ini masih ada yang suka membaca buku?
apakah salah cit?
eng,,enggak bukan seperti itu, maksudku sekarang kamu bisa mendapatkan informasi ataupun membaca melalui handphone tanpa perlu membelinya ke toko buku,,,,
Citra, aku suka mengoleksi buku-buku, mereka terlihat sangat indah saat tersusun rapi di rak buku, dan aku juga suka menulis,, makanya aku memilih untuk membeli buku dibanding membaca melalui handphone, ya meskipun praktis sih,
hmm kamu bener juga sih, oh jadi kamu suka menulis! apa kamu seorang penulis Senja?
ya, tapi itu dulu, sekarang aku hanya melukis, meskipun suka menulis bukan berarti aku harus jadi seorang penulis bukan?
ya kamu benar Senja, gimana udah ketemu yang kamu cari?
kayaknya ngga ada deh Cit, kita langsung ke toko kue saja yuk!
__ADS_1
ya sudah kalo gitu, aku juga ga sabar pengen makan cake nya!
...............
Di dalam toko kue,
Ayo Senja, "ajak Citra yang tidak sabar"
Iya sebentar, aku nyari handphone ku dimana ya, Oh ini dia! keselip ternyata, hehehe
Mas, mau pesan sepotong cake Redvelvet sama sepotong lagi cake greentea ya, tolong antar ke meja sana,
baik nona"jawab karyawan yang ada di sana"
mereka kembali ke meja, lalu duduk manis menunggu pesanan datang,
setelah pesanan datang Citra dan Senja mulai memakan cake yang ada di depan mereka, namun hal yang tak mereka rencanakan terjadi.
ini nona pesanannya,,,,, "pelayan meletakan 2 piring kecil yang berisi cake dengan varian yang berbeda"
terimakasih "jawab Senja"
Citra, ayo makan cake nya "ajak Senja, yang melihat Citra sibuk dengan Handphone ditangan nya"
oh iya dong, ini yang aku tunggu-tunggu, kamu tau Senja sejak hari kamu memberikan aku sepotong cake redvelvet, aku rasa ini jadi favorit ku! (jawab Riang Citra yang masih fokus pada handphone ditangannya)
baguslah, itu artinya usaha ku tidak sia-sia untuk membuat mood kamu bagus lagi pada waktu itu,,,
ya itu memang berhasil ! "Citra menjawab sambil menoleh kepada Senja" ngomong-ngomong Senja, setelah hari itu sebenarnya aku merasa menyesal padanya, meskipun aku menganggapnya yang bersalah, tetap saja aku tidak bisa melupakan nya, dia punya tempat istimewa di sini "Citra yang bercerita dengan mata yang berbinar lalu memukul dadanya yang mengisyaratkan didalam hatinya"
kalo dia istimewa mengapa kamu berselingkuh? "tanya Senja heran"
yah seperti yang aku ceritain ke kamu Senja, seandainya dia memperlakukanku dengan hangat! aku tidak akan mungkin berpaling, namun sekarang aku hanya bersyukur setidaknya dia memaafkan perbuatan ku, kami masih berteman, mungkin memang ini yang paling baik dalam hubungan kami,
ya sudah pokoknya kamu jangan sedih ya cit, kalo sedih bilang aku, nanti aku bawain cake ini dua ,hahahaaa
yah sepertinya kamu memang benar, ini kurang! aku harus pesan satu lagi! (Citra yang berjalan menuju ketempat pemesanan)
hei aku juga mau , pesan punya ku juga sekalian ya!
(Citra kembali duduk , sambil membawa dua piring kecil yang berisi cake)
nih punya mu Senja, dan yang satu ini punyaku, "citra memberikan piring tersebut"
emang paling enak, (sahut senja)
"baru suapan kedua, Citra melihat seseorang dengan wajah yang sangat dia kenal! dia bersama seorang wanita, menggandengnya, mencium tangan perempuan tersebut memasuki pintu toko kue tersebut, mata Citra membulat, mulai memerah, dia berdiri lalu berteriak, David! "
__ADS_1
***********************