
Setelah sampai di pantai, Aga menurunkan semua peralatan yang telah ia beli di toko buku, lalu berjalan menuju hamparan pasir yang luas, tak luput Aga merapikan peralatan lukis,
Senja yang melihat tingkah laku Aga hanya terdiam, lalu mengikuti Aga dari belakang,
Senja lihatlah ini sudah ku siapkan, segeralah melukis "perintah Aga"
Aku sedang tidak mood "jawab Senja"
jawaban mu selalu begitu, apa sebenarnya kamu tidak bisa melukis? "ejek Aga "
Senja langsung melihat ke arah Aga laku membuka mulutnya sedikit, karena tidak percaya dengan apa yang barusan Aga katakan,,
melihat Senja dengan tatapan membunuh, tanpa Aga sadari terukir senyum di wajahnya
kenapa tersenyum? "tanya Senja"
apa? siapa yang tersenyum? "jawab Aga yang kembali bertanya"
dasar laki-laki tidak waras, "ucap Senja"
ya sudah, Ayo kerjakan "ucap Aga, lalu pergi yang entah kemana"
Senja yang melihat Aga berlalu, lalu melepaskan kemeja nya, hingga tertinggal tanktop di tubuh nya, dan datang seorang anak kecil memberikan ya setangkai bunga kamboja putih,
Hai kakak, sini "pinta sang anak kecil itu meminta Senja menunduk"
Senja tersenyum padanya lalu menunduk kan badan nya " ada apa sayang "
ini untuk kakak, (Anak kecil menyelipkan setangkai bunga ke telinga Senja)
Senja sedikit terharu dengan perilaku sang anak itupun mencium pucuk kepala sang anak " terimakasih sayang" ucap Senja sambil tersenyum
sama-sama kakak , anyway kakak cantik "ucap sang anak laki-laki tersebut sambil berlari meninggalkan Senja"
............
Senja duduk, lalu mulai mencampur cat yang ada, dan mulai melukis apa yang ada di depannya, warna langit yang semakin merah, laut yang benar-benar tampak sangat indah, Senja tersenyum ketika menyadari dirinya saat ini sedang berdamai dengan hal yang selalu dia hindari,,
hey! "suara Aga yang membuyarkan lamunan indah Senja"
ish kenapa pake acara balik kesini lagi sih? "gumam Senja" Senja berbalik melihat Aga yang membawa 2 kelapa muda di tangan nya
shit! "ucap Aga dalam hati, melihat Senja dengan tanktop dan bunga yang menyelip di telinga Senja" ini aku bawain minum untuk mu, sepertinya kamu sedang melamun "tanya Aga"
hmm mood ku sangat baik sekarang "ucap Senja yang mengambil kelapa muda tersebut lalu meminumnya"
__ADS_1
what?! Secepat itu ya, perasaan tadi kamu bilang kamu sedang tidak mood, Apa perempuan selalu seperti itu Senja? memiliki mood yang berubah setiap detiknya? "tanya Aga sambil menatap Senja"
entahlah mungkin hanya aku yang seperti ini "jawab Senja yang mulai menoreh kuas di kanvas "
hmm benar, seperti nya memang hanya kamu Senja "jawab Aga sambil mengulum Senyum "
Senja menaruh kuas ditangan nya, lalu menatap Aga lekat dan berkata " Aga lihatlah jingga ini, apa kamu ingin tahu sesuatu? "
Aga yang salah tingkah melihat Senja menatapnya secara dekat menjawab sambil mengalihkan wajahnya " ada apa dengan jingga ini? tahu apa? "
aku beri tahu sesuatu tentang ku "mood ku seperti rollercoaster saat bersama warna jingga, kadang aku begitu bahagia bisa melihat indah nya seperti saat ini, namun kadang mood ku benar-benar hancur melihat keindahannya, bisa dibilang aku iri melihat Senja yang begitu indah dengan warna jingga yang dia miliki, sedangkan aku? aku merasa gelap"
Aga terdiam mendengar penjelasan Senja, wanita ini rusak, dia sedang tidak baik-baik saja "gumam Aga dalam hati"
ya sudah, selesaikan melukis mu, "Aga menatap ke arah laut sambil menghidupkan rokok dan menghisap nya dengan kuat "
...................
Setelah penjelasan Senja, mereka hening tanpa suara, Senja menyelesaikan lukisannya dengan cepat, senja menatap ke arah Aga lalu memang ujung baju Aga, Sontak membuat Aga berbalik melihat Senja
Ada apa? "tanya Aga"
ini untukmu "jawab Senja sambil menyerahkan hasil lukisan nya pada Aga"
untuk ku? "tanya Aga lagi"
Aga mematikan rokok ditangan nya, lalu mengambil lukisan yang Senja berikan "terimakasih ucap Aga pelan "
Sama-sama, ya sudah hari ini sudah malam, aku harus pulang, besok aku harus bekerja "ucap Senja"
dengan sigap Aga membereskan peralatan lukis yang telah Senja gunakan ,,
..........................
Anterin aku ke cafe aja, aku mau ambil mobilku sekalian "ucap Senja dijalan menuju mobil"
engga! aku anterin kamu ke penginapan mu , "jawab Aga sambil memegang peralatan ditangan nya"
tidak perlu, lagi pula aku membutuhkan mobilku untuk bekerja besok ,,
nanti aku akan menyuruh orang ku untuk mengantar mobil ke tempatmu,,,
hmm ya sudah terserah kamu aja deh "senja yang sudah malas berdebat dengan nya"
pakai lagi kemeja mu " pinta Aga "
__ADS_1
hm baiklah, "Senja memakai kemeja nya kembali"
setelah masuk kedalam mobil, mereka memasang sabuk pengaman, lalu langsung bergegas pergi, setelah menanyakan alamat tempat tinggal senja mereka menikmati perjalanan pulang dengan keheningan tanpa ada suara sedikitpun yang keluar dari mulut Senja maupun Aga,,
......................
setelah sampai di depan villa Senja, Senja segera turun dari mobil, yang tanpa Senja sadar Aga ikut turun
eh ngapain? "tanya Senja"
mengantar mu masuk "jawab Aga dengan wajah datarnya"
ga perlu, cukup sampai disini saja, terimakasih juga untuk hari ini Aga, aku sangat senang "ucap senja dengan tulus"
iya sama-sama, sebenarnya kamu tidak perlu berterimakasih aku juga senang hari ini "ucap Aga"
baiklah kali begitu kembalilah ke mobilmu, "Senja yang mendorong Aga"
tunggu aku belum tau nomor hp mu ,"ucap Aga"
nomorku buat apa? "tanya Senja"
jika ingin keluar lagi denganmu, aku bisa mengabari mu terlebih dahulu "ucap Aga seperti tak tahu malu"
what?! keluar lagi? Aga bukan kah ini bentuk permintaan maaf mu, lantas aku rasa cukup hari ini saja, kamu tidak perlu melakukan lebih "jawab Senja"
aku ingin berteman dengan mu Senja, kamu wanita yang unik biarkan aku menjadi temanmu selama kamu berada di kota ini "pinta Aga"
Senja sungguh tidak ingin memiliki hubungan lanjut dengan laki-laki meskipun itu hanya sebatas teman, setelah 4 tahun yang lalu, ini adalah pertama kalinya Senja kembali mau bersosialisasi dengan lawan jenis terlebih menghabiskan waktu bersama seperti tadi
hmm Aga bukan nya aku bermaksud menolak berteman dengan mu hanya saja aku tidak ingin melanjutkan segala bentuk hubungan setelah hari ini Aga "ucap Senja pelan"
Aga tak putus asa, dia langsung mengambil hp dari tas senja yang sedikit memaksa membuat Senja kaget,,
sini aku saja "ucap Senja merogoh tas senja"
ih apaan sih, aku bilang ga mau!
ga peduli "Aga memasukan nomor telpon Aga kedalam hp Senja, lalu menelpon nomer Aga menggunakan hp Senja" setelah itu Aga menarik tangan Senja lalu menaruh hp itu di telapak tangan Senja,,
aku akan memblokir nomormu "lirih Senja kecil namun masih bisa didengar oleh Aga "
jika kamu berani memblokir nomorku, maka aku pastikan besok kamu tidak akan lagi bisa tinggal di villa ini! "sahut Aga seraya berjalan meninggalkan Senja sambil melambaikan tangan nya " see u Senja "Senyum terukir di wajah Aga"
what?! ngga bisa tinggal di villa ini lagi? dia barusan mengancam ku? benar-benar tidak waras "pikir Senja sambil menggelengkan kepalanya dan masuk ke villa"
__ADS_1
..........................