
Senja terbangun mendengar bunyi alarm dari ponselnya, melihat matahari sudah bersinar dengan indah Senja langsung bergegas mandi dan bersiap untuk pergi bekerja, namun saat sudah berada diluar Senja dikejutkan dengan kehadiran sosok Aga di halaman ,
Aga? apa yang sedang kamu lakukan disini? "tanya Senja heran dengan kehadiran Aga yang sudah berdiri di depan villa nya pagi-pagi seperti ini"
kenapa tidak membalas pesan ku? "tanya Aga dengan wajah datarnya, lalu mengeluarkan rokok dan pematik api dari saku celana nya dan mulai menghisap"
apa? pesan? "balas Senja yang merasa kesal karena Aga datang hanya ingin menanyakan hal seperti itu"
iya kenapa kamu ngga balas pesan terakhirku? aku menunggu balasan dari semalam namun sepertinya kamu mengabaikan nya bukan? "ucap Aga sambil menaikan sebelah alisnya"
Aga aku tidak ada waktu dengan mu! aku harus berangkat kerja sekarang, jadi jangan menggangguku ! mengerti? dan soal pesan mu, ya aku mengabaikan nya, karena itu tidaklah penting! "Senja menjawab sambil melangkah mengambil kunci mobil dari tas nya dan ingin beranjak pergi"
?apa kau akan terus mengabaikan ku Senja? bersikap dingin dengan ku? aku sudah mencoba untuk berbaikan denganmu, mencoba menjadi teman mu, namun sikap mu tetap seperti ini! apa aku begitu tidak pantas jika menjadi teman mu? " ucap Aga sambil menahan tangan Senja yang hendak membuka pintu mobil"
Aga ini sudah cukup untuk ku! jika kau ingin berteman denganku, maka seperti ini lah caranya berteman! jangan melewati batas mu Aga "jawab Senja geram"
Tidak, aku tidak ingin jika hanya seperti ini, aku ingin lebih dekat dengan mu, aku tidak pernah memiliki batasan dengan siapapun Senja, kau harus tau! "jawab Aga yang mulai menggenggam keras tangan Senja"
aw sakit, lepasin Aga " pinta Senja dengan suara meringis"
turuti permintaan ku Senja, bekerjalah sebagai asisten pribadiku, percayalah akan ada banyak benefit yang kamu dapatkan jika bekerja denganku! bukankah tujuan mu ke Bali untuk berlibur? aku tanya sudah kemana saja kamu selama berada disini? "bujuk Aga kepada Senja"
Senja mulai memikirkan tawaran yang diberikan kepadanya, jika dia bekerja dengan Aga, dia akan memiliki banyak waktu untuk bersenang-senang dan tanpa memikirkan pengeluaran , gaji yang Aga tawarkan juga lumayan besar dan waktu yang sedikit, tapi bagaimana, aku sudah menolak tawarannya malam tadi... "gumam Senja dalam hati"
ayolah Senja, bekerjalah denganku! "sambung Aga dengan sedikit memohon"
kenapa kamu terobsesi denganku? aku rasa ada banyak orang yang membutuhkan pekerjaan yang kamu tawarkan "jawab Senja, sambil menatap Aga dengan lekat"
sudah ku katakan aku ingin lebih dekat dengan mu, apa itu masih kurang? apa masih butuh lebih banyak penjelasan? "tanya Aga"
cih sangat tidak masuk akal, tapi ya sudahlah lagi pula ini menguntungkan juga "gumam Senja dalam hati"
baiklah aku akan menerima tawaran mu, tapi sebelum itu aku harus ke cafe untuk mengundurkan diri dengan bos ku "ucap Senja"
tidak perlu, aku sudah mengatakan nya dengan bos mu "jawab Aga datar"
maksudmu? "tanya Senja kepada Aga karena tak mengerti apa yang dimaksud oleh Aga"
ya aku sudah bilang sama haikal, jika kamu mulai hari ini tidak akan bekerja lagi ditempatnya "jelas Aga sambil menghisap kembali rokok ditangan nya"
kamu kenal dengan pak haikal? "tanya Senja penuh selidik"
__ADS_1
ya, tentu aku kenal, dia yang menyewa tempat untuk buka usaha coffee shop nya itu dengan ku "jelas Aga lagi"
oh jadi kamu si pemilik gedung " ucap Senja sambil membulatkan mulutnya"
hm "jawab Aga singkat"
ya sudah mulai hari ini kamu bekerja denganku, dan masalah gaji mu yang beberapa hari di sana akan di rapel dengan gaji mu bulan depan "sambung Aga lagi"
hmm baiklah "jawab Senja singkat"
ikut aku "ajak Aga"
Senja pun mengikuti Aga dari belakang lalu masuk kedalam mobil, dan perjalan mereka pun dimulai
...................
setelah sampai di perusahaan, Aga langsung mengajak Senja masuk kedalam ruangannya, melihat Senja memasuki perusahaan dan mengekor dibelakang Aga sontak saja membuat seisi kantor heboh,
wah siapa dia? apa dia pacarnya tuan Aga? "tanya nia salah Satu karyawan"
kayaknya ngga deh, sejak kapan bos kita bawa pasangan kekantor? "jawab tia"
bos kita emang ga pernah bawa pasangan kekantor, tapi ingat tidak waktu bu Citra yang datang ke kantor? kan sama saja itu "balas nia lagi"
saat para karyawan di kantor sibuk membicarakan Aga dan Senja, tak sengaja kemal mendengar percakapan tersebut, lalu membubarkan para karyawan yang bergunjing,,
hey pada ngapain? sudah sana balik ketempat kerja kalian masing-masing! "perintah kemal"
eh pak kemal, maaf Pak "sahut para karyawan"
lagian Aga bawa siapa ke kantor, kenapa tidak menghubungiku, apa yang sebenarnya anak itu rencana kan "gumam kemal sambil berjalan menuju ruangan Aga"
..................
nah Senja ini ruangan ku "ucap Aga"
ohh jadi ini ruangan kerjamu "ucap Senja dengan bola mata yang mengelilingi seisi ruangan"
kamu akan bekerja satu ruangan denganku, nanti aku akan minta kemal untuk menambahkan meja di sebelah sini "ucap Aga sambil menunjuk salah satu tempat di sebelah mejanya"
hmm bolehkah mejanya di dekat sini? "pinta Senja sambil menunjuk ke arah lainnya"
__ADS_1
kenapa kamu mau disini? "tanya Aga"
karena dekat dengan jendela, jadi kalo aku bosan, aku bisa melihat keluar "balas Senja"
saat sedang berbincang kemal pun sampai di ruangan Aga,
ceklek "bunyi pintu"
sontak membuat Aga dan Senja menoleh ke arah pintu,
hei kemal, kebetulan kamu di sini "ucap Aga dengan wajah sumringah"
kenapa "tanya kemal"
kenalkan kemal, ini Senja dia akan menjadi assisten pribadiku "ucap Aga"
dan Senja kenalkan ini kemal dia manager disini "sambung Aga lagi"
hmm halo, aku Senja "ucap Senja seraya memberikan tangan nya"
aku kemal "jawab kemal singkat"
Aga bisa bicara berdua? "pinta kemal"
seketika Senja langsung sadar akan keberadaannya "ya sudah saya tunggu di luar kalo gitu" ucap Senja seraya berjalan keluar
ada apa kemal "tanya Aga"
sejak kapan lu mau punya assisten pribadi? dan kenapa lu ga bilang ke gua kalo lu mau mempekerjakan orang? "tanya kemal dingin"
sejak saat ini gua mau punya assisten pribadi, sorry gua ga ngomong dulu, terjadi begitu aja "jawab Aga"
apa dia wanita yang lu ceritain tempo hari? "tanya kemal penasaran"
hmm, itu dia " jawab Aga singkat"
jadi lu memperkerjakan dia karena rasa bersalah? "todong kemal"
ya enggak lah, emang gua pengen punya assisten pribadi, udah deh ngga usah banyak tanya, kayak nenek-nenek lu "jawab Aga yang takut jika kemal menyadari perasaannya kepada Senja"
..................................
__ADS_1
ini adalah sosok Aga