
seperti biasa , malam ini sera tidur sendiri di kamarnya . sebenarnya edo sudah memohon agar mereka bisa memulai lagi dari awal . apalagi kini sera lagi mengandung anak nya . edo bertekad akan membuat sera jatuh cinta padanya .
di sisi lain , sera sedang asyik berkirim pesan dengan rendra . ntah apa yang mereka bicarakan . padahal setiap sore mereka bertemu dan malam harinya mereka masih saja berkirim pesan . seakan tak pernah bosan . sera kini semakin mencintai rendra . sera juga sudah bertekad akan meminta pisah dari edo . edo memang hanya orang biasa dan berbanding terbalik dengan rendra . namun bukan itu yang menjadi masalah . karna sera tak pernah melihat seseorang dari harta nya . perut sera semakin membesar . namun sera tak pernah mau di temani edo saat periksa ke dokter . ia selalu beralasan kalau ia bisa sendiri . ia juga tak mau mengganggu pekerjaan edo . ia juga beralasan kalau sering ambil libur , edo akan di pecat boleh boz nya . edo akhirnya nurut apa kemauan sera .
__ADS_1
tanpa di ketahui edo , sebenarnya sera selalu di temani rendra saat periksa kehamilan . rendra juga mengaku kalau ia adalah suami sera . dan itu membuat sera nyaman , karna memang itu yang ia harapkan . setelah pulang dari dokter mereka selalu menyempatkan diri ke mall tempat biasa mereka bertemu .
setelah usia kandungannya 6 bulan , sera tak lagi bekerja . sera tak bekerja lagi bukan karna edo yang larang tapi karna menuruti kemauan rendra . yah mereka berdua memang melarang sera bekerja . tapi sera justru lebih menuruti rendra di banding edo suami sah nya .
__ADS_1
sera berlalu meninggalkan edo begitu saja . membuat edo semakin kesal di buatnya . apalagi setelah mendengar jika sera berniat meninggalkan nya saat anak mereka lahir .
bulan berikutnya saat akan memeriksakan kandungan edo sudah berniat akan menemani sera . saat masuk ke ruangan dokter , dokter jadi serba salah . karna sera membawa laki laki yang beda dengan biasanya . edo dan sera memahami kebingungan dokter itu , namun mereka pura pura tidak tahu ....
__ADS_1