Sera Yang Malang

Sera Yang Malang
kejujuran bima


__ADS_3

ardi semakin tak tega melihat keadaan sera . ia bingung apa yang harus ia lakukan . lalu ia mencoba menghubungi putra dan menceritakan semua nya . putra syok dan kaget . ia berfikir kalau apa yang kemarin ia dengar itu hanyalah kesalahan . putra masih terngiang saat bima mengucapkan kalau sera takkan pernah bersatu dengan vaari . akankah bima sanggup melakukan semua itu . akhirnya putra berniat akan melihat keadaan sera . bima yang mendengar kabar kalau sera ada di rumah sakit langsung mendekat ke putra dan berharap apa yang ia dengar adalah salah .


"apa yang terjadi pada sera" tanya bima


"sera di rawat di rumah sakit"


"aku harap abang tak melakukan apapun pada vaari"


"aku tak percaya kalau abang bisa melakukannya"


"sera di rawat , vaari kecelakaan bang dan ku harap abang tak ada hubungan nya dengan kecelakaan itu" ucap putra


bima kaget saat mendengar perkataan putra , karna sejujurnya memang bima lah yang menyabotase mobil vaari .


bima sudah kehingan akal sehatnya hingga menghalalkan segala cara tuk mendapatkan sera .

__ADS_1


putra dan bima berjalan ke rumah sakit tuk melihat keadaan sera . mereka berdua sampai di kamar paling ujung dan melihat ardi di depan kamar itu . mereka belum di izinkan masuk karna sera yang terus histeris . hingga tangan dan kakinya yang di ikat di samping ranjang nya . karna sera yang terus mengamuk . mereka bertiga hanya bisa melihat dari balik kaca .


bima menangis melihat keadaan sera , ia tak menyangka kalau sera akan tersiksa . padahal dalam bayangannya bima akan langsung membawa sera pulang ke kampung halaman nya dan hidup bahagia hingga tua nanti . ardi terus mengepalkan jemarinya . ardi benar benar hancur saat melihat keadaan sera .


"apa kamu sudah menghubungi didik , aku rasa didik bisa membantu"


"didik juga harus tau keadaan sera"


"mereka sudah seperti kakak adik" jelas putra


"namun aku tak punya nomornya" ucap ardi .


sementara itu bima masih terpukul melihat keadaan sera . sebegitu dalam kah cinta sera pada vaari . tak ada kah ruang di hati sera tuk ia tempati . rasanya semua sudah tertutup . akankah ia menyerah pada keadaan .


"maaf , maaf , maafkan aku" bima mengucapkan kata itu dengan lirih namun masih terdengar jelas di telinga putra dan ardi . hingga mereka berdua kompak melihat bima .

__ADS_1


"apa yang kamu ucapkan bang?"tanya putra


akhirnya bima pun menceritakan semuanya . bahwa dia lah yang menyabotase mobil vaari .


ardi yang mendengar penjelasan bima , langsung mendaratkan tinjunya ke muka bima . putra pun tak dapat mencegahnya . putra terpaku saat mendengar pengakuan bima .


"aku akan menyerahkan diri ke polisi"


"maafkan aku sera"


"aku tak bermaksud membuatmu begini"


ardi langsung menghubungi pihak kepolisian dan menceritakan semua itu ...


hingga polisi datang bima hanya duduk lesu . putra hanya diam , dia menyesal bagaimana ia bisa begitu sayang pada bima . ia tak percaya orang yang sudah ia anggap saudara mampu mencelakai orang .

__ADS_1


polisi langsung membawa bima tanpa perlawanan . bima terlihat pasrah saat polisi membawanya .


ardi mengambil hp sera lalu mencari kontak didik . tp ga ada nama didik di Hp sera . ia tak kehabisan akal . akhirnya ia melihat notifikasi pesan ya ardi yakini buat didik , namun di situ jelas tertera nama "andika" .....


__ADS_2