Sera Yang Malang

Sera Yang Malang
keresahan sera


__ADS_3

setelah menutup panggilan dari ardi , sera berusaha memejamkan Matanya namun seakan susah terpejam . perasaan tidak enak mulai merasuki hatinya . tiba tiba saja ia kepikiran dengan vaari . sera bangun ini mencoba menghubungi vaari namun di urungkanya . ia tak mau mengganggu vaari yang sedang mengemudi . vaari selalu bolak balik jakarta malang dengan mobilnya . ia tak pernah mau menggunakan angkutan umum . bahkan vaari tak pernah mau naik pesawat . karna ia cukup trauma dengan kendaraan itu . kedua orang tuanya kecelakaan saat naik pesawat . itu yang membuat vaari tak pernah mau lagi naik pesawat . hingga dini hari sera masih saja tak bisa tidur . pikirannya benar benar melayang tak tahu kemana . ia hanya ingin bisa tertidur dan berencana esok akan menemui bima di rumah putra . karna sudah tiga hari ini bima keluar dari rumah sakit . sera akan menceritakan semuanya . ia tak mau bima berharap terus kepadanya . akhirnya pukul 3 dini hari sera tertidur .


keesokan harinya , sera terbangun lalu ke kamar mandi dan bersiap ke rumah putra .


sesampainya di rumah putra , ia di bikin terkejut dengan sikap putra . sera melihat putra jalan mondar mandir di teras depan rumahnya . lalu sera menghampirinya dan menanyakan apa yang terjadi .

__ADS_1


putra menjelaskan semuanya , ia juga menceritakan tentang hubungan sera dan vaari kemaren siang saat mereka duduk berdua di ruang tengah sambil minum kopi . karna putra ingin menceritakan dengan rileks . namun ternyata semua salah . bima tak bisa menerima semuanya hingga membuat bima murka , bima mengamuk hingga membanting semua perabotan yang ada di rumah putra . lalu pergi meninggalkan rumah putra begitu saja . dan baru pulang tengah malam lalu masuk ke dalam kamar sambil terus tertawa . hingga membuat ardi ketakutan . ardi terpaksa mengunci pintu dari luar karna takut bima akan kabur dan mengamuk di luar . putra begitu sakit melihat keadaan bima .


sera yang mendengar penjelasan putra jadi ragu tuk menemui bima . ia mengurungkan niat nya . lalu mencoba menghubungi vaari . namun aneh tak seperti biasanya telpon vaari tak bisa ia hubungi . vaari tak pernah membiarkan hp nya ke habisan baterei . bahkan dari semalam vaari tak menghubunginya . sera jadi takut terjadi sesuatu pada vaari . lalu sera mencoba menghubungi didik . namun didik juga heran dari semalam vaari tak bisa di hubungi . didik juga berjanji setelah vaari tiba , ia akan menghubungi sera . harusnya vaari sudah tiba dari satu jam yang lalu . namun mereka berpikir kalau vaari kena macet di jalan .


akhirnya sera pulang lalu berangkat ke toko buku nya . tak berapa lama bima bangun saat mendengar suara sera saat berpamitan dengan putra . bima menggedor gedor pintu dan berharap putra mau membukakan pintunya . bima hanya ingin menemui sera . ia sangat merindukan sera . sudah beberapa hari ini ia tak bertemu dengan sera . putra hanya mampu mendengarkan dari luar pintu sambil berkata

__ADS_1


"ia takkan bertemu lagi dengan vaari" ucap bima


putra kaget mendengar perkataan bima ,


"apa yang kamu lakukan , bang?" tanya putra

__ADS_1


"dia sudah pergi tuk selamanya , sera hanya milikku . tak ada yang bisa merebutnya dariku" ucap bima sambil tertawa .


putra jadi takut , takut apa yang ia pikirkan akan terjadi . ia tahu bima adalah orang yang bisa melakukan apapun yang ia mau ...


__ADS_2