Sera Yang Malang

Sera Yang Malang
merelakan 2


__ADS_3

sudah banyak foto yang di ambil ardi , dan foto itu yang kan menjadi kenangan bersama sera . setelah puas berfoto , ardi pun bergegas bangun dari tempat tidur . setelah mandi , ia pergi ke dapur tuk membuat sarapan .


setelah rapi semuanya , ardi masuk lagi ke kamar tuk membangunkan sera .


"bangun sayang sarapan" bisik ardi di telinga sera .


"iya vaari sayang , bentar lagi ya . aku masih ngantuk" ucap sera , ia mengira vaari lah yang membangunkan nya pagi ini ..


ardi yang mendengar kata kata sera pun hanya tersenyum . ternyata sebesar ini cinta sera ke vaari


namun tak lama sera pun bangun , karna ia ingat saat ini ia tak bersama vaari . sera melihat ardi di depan nya .


"maaf aku mau mandi dulu , aku mau pulang" ucap sera


"mandi lalu sarapan dulu , aku akan mengantarmu pulang" kata ardi


sera pun masuk ke kamar mandi , sementara itu ardi beranjak dari kamar dan menunggu sera tuk sarapan .


tak lama sera keluar dari kamar dengan memakai baju yang sudah ardi siapkan . mereka berdua sarapan dalam diam . tak ada kata kata yang keluar .

__ADS_1


"ayo pulang , aku akan mengantarmu" kata ardi


sera hanya mengikutinya , di tengah perjalanan sera menghidupkan hpnya , banyak pesan dan panggilan tak terjawab . akhirnya ia mencoba menghubungi vaari . dalam panggilan pertama , langsung di angkat ..


"lagi dimana ?"


"kamu baik baik saja kan sayang"


"aku akan menjemputmu , kirim lokasimu sekarang" ucap vaari tanpa menunggu sera tuk menjawab pertanyaan pertanyaan nya


"aku baik baik saja sayang , bentar lagi aku nyampe rumah" jawab sera


lalu sera menutup telfon nya .


"begitu besarkah cintamu padanya ?"


"hingga tak ada ruang sedikitpun buat aku"


"meskipun aku tak bisa melupakan mu , tapi aku sudah merelakanmu bersama nya . kalau itu bisa membuatmu bahagia"

__ADS_1


aku tak kan mengganggumu lagi , setiap saat kamu membutuhkan aku . aku akan selalu ada . setelah perceraian ku dengan Ira . aku akan tinggal di rumah yang sengaja aku bangun buat kita . aku juga akan selalu menunggumu disana .


sera hanya menunduk mendengar ungkapan hati vaari


"maafkan aku , seandainya dulu aku tak memanfaatkan mu . mungkin kejadian nya tak seperti ini" ucap sera yang menyesali perbuatan nya dulu


"aku tak pernah merasa kamu memanfaatkan aku , aku justru bahagia pernah dekat dengan mu . meski hanya jiwamu tidak dengan hatimu


"maaf aku tak ingin kamu mengantar ku sampai rumah , aku tak ingin ada salah paham lahi" kata sera


"baiklah , aku rasa . orang tersayangmu sudah menunggumu di rumah" ucap ardi


akhirnya ardi menurunkan sera di ujung jalan .


ardi hanya bisa menatap sera , hingga sera menghilang .


sera langsung masuk ke rumah , ia tak menyangka kalau vaari , didik dan arum sudah menunggunya . vaari langsung memeluk sera , ia sangat takut akan kehilangan sera .


"baru sehari tak ketemu saja sudah kayak orang gila" ejek arum

__ADS_1


vaari yang mendengar ejekan arum , langsung melotot ke arum . ia tak ingin ada yang mengganggu waktunya , saat bersama sera . vaari langsung menarik sera ke kamarnya .


sesampainya di kamar . vaari langsung mencium seluruh wajah Sera dan berhenti di bagian bibir . lama ia mencium bibir sera , hingga sera kehabisan nafas . vaari melepaskan bibir sera dan beralih ke leher sera ....


__ADS_2