
sudah banyak foto yang di ambil ardi , dan foto itu yang kan menjadi kenangan bersama sera . setelah puas berfoto , ardi pun bergegas bangun dari tempat tidur . setelah mandi , ia pergi ke dapur tuk membuat sarapan .
setelah rapi semuanya , ardi masuk lagi ke kamar tuk membangunkan sera .
"bangun sayang sarapan" bisik ardi di telinga sera .
"iya vaari sayang , bentar lagi ya . aku masih ngantuk" ucap sera , ia mengira vaari lah yang membangunkan nya pagi ini ..
ardi yang mendengar kata kata sera pun hanya tersenyum . ternyata sebesar ini cinta sera ke vaari
namun tak lama sera pun bangun , karna ia ingat saat ini ia tak bersama vaari . sera melihat ardi di depan nya .
"maaf aku mau mandi dulu , aku mau pulang" ucap sera
"mandi lalu sarapan dulu , aku akan mengantarmu pulang" kata ardi
sera pun masuk ke kamar mandi , sementara itu ardi beranjak dari kamar dan menunggu sera tuk sarapan .
tak lama sera keluar dari kamar dengan memakai baju yang sudah ardi siapkan . mereka berdua sarapan dalam diam . tak ada kata kata yang keluar .
__ADS_1
"ayo pulang , aku akan mengantarmu" kata ardi
sera hanya mengikutinya , di tengah perjalanan sera menghidupkan hpnya , banyak pesan dan panggilan tak terjawab . akhirnya ia mencoba menghubungi vaari . dalam panggilan pertama , langsung di angkat ..
"lagi dimana ?"
"kamu baik baik saja kan sayang"
"aku akan menjemputmu , kirim lokasimu sekarang" ucap vaari tanpa menunggu sera tuk menjawab pertanyaan pertanyaan nya
"aku baik baik saja sayang , bentar lagi aku nyampe rumah" jawab sera
lalu sera menutup telfon nya .
"begitu besarkah cintamu padanya ?"
"hingga tak ada ruang sedikitpun buat aku"
"meskipun aku tak bisa melupakan mu , tapi aku sudah merelakanmu bersama nya . kalau itu bisa membuatmu bahagia"
__ADS_1
aku tak kan mengganggumu lagi , setiap saat kamu membutuhkan aku . aku akan selalu ada . setelah perceraian ku dengan Ira . aku akan tinggal di rumah yang sengaja aku bangun buat kita . aku juga akan selalu menunggumu disana .
sera hanya menunduk mendengar ungkapan hati vaari
"maafkan aku , seandainya dulu aku tak memanfaatkan mu . mungkin kejadian nya tak seperti ini" ucap sera yang menyesali perbuatan nya dulu
"aku tak pernah merasa kamu memanfaatkan aku , aku justru bahagia pernah dekat dengan mu . meski hanya jiwamu tidak dengan hatimu
"maaf aku tak ingin kamu mengantar ku sampai rumah , aku tak ingin ada salah paham lahi" kata sera
"baiklah , aku rasa . orang tersayangmu sudah menunggumu di rumah" ucap ardi
akhirnya ardi menurunkan sera di ujung jalan .
ardi hanya bisa menatap sera , hingga sera menghilang .
sera langsung masuk ke rumah , ia tak menyangka kalau vaari , didik dan arum sudah menunggunya . vaari langsung memeluk sera , ia sangat takut akan kehilangan sera .
"baru sehari tak ketemu saja sudah kayak orang gila" ejek arum
__ADS_1
vaari yang mendengar ejekan arum , langsung melotot ke arum . ia tak ingin ada yang mengganggu waktunya , saat bersama sera . vaari langsung menarik sera ke kamarnya .
sesampainya di kamar . vaari langsung mencium seluruh wajah Sera dan berhenti di bagian bibir . lama ia mencium bibir sera , hingga sera kehabisan nafas . vaari melepaskan bibir sera dan beralih ke leher sera ....