
kata "maaf" itu bahkan sampai di ulang berkali kali . sera yang bingung akan hal itu jadi semakin bingung . akhirnya vaari bercerita , saat ini ibunya sedang di rawat di rumah sakit karna serangan jantung dan hari ini masuk ruang ICU karna kolab . vaari ngomong ke sera mungkin sore ini ia akan ke malang untuk menjaga ibunya . dan tak tau kapan balik kesini . dan vaari juga bilang kalau tiga hari lagi didik akan kesini nganter kado untuk sera . vaari minta maaf tak bisa memberikan kado secara langsung ke sera . sera bingung kenapa harus didik yang anter kado itu , kenapa gak vaari sendiri yang nganterin kado itu . sera gak menginginkan kado itu , sera hanya ingin saat ulang tahun nya ada vaari di sampingnya . tapi sera juga gak mau egois , ibu nya lebih membutuhkan nya . dan kini sera berusaha tersenyum . akhirnya sera tau , kenapa akhir akhir ini vaari berbeda . saat sudah siang sera yang ingin pamitan pun di cegah vaari . vaari beralasan sore ini ia harus pergi . maka sebelum pergi vaari hanya ingin berduaan dengan sera . arum yang saat itu pulang sekolah pun tak berani mengganggu kami . hari ini arum izin ke sekolahan karna harus pulang kampung untuk nengok ibu nya yang di rawat . vaari selalu menggenggam jari sera seakan tak ada hari esok . vaari tak banyak bicara , ntah apa yang di fikir kan nya . dan selalu kata "maaf" yang sera dengar . saat vaari membereskan pakaian nya pun , vaari tak pernah melepaskan genggaman nya . setelah semua rapi akhirnya vaari bilang sebelum ke malang , ia akan mengantar ku pulang . namun aq menolaknya . perjalanan dari desaku ke malang membutuhkan waktu hingga 7 jam . dan sera gak mau kalau vaari terlalu capek harus mondar mandir nganter sera . vaari hanya berpesan belajar , biar nilainya seperti yang di harapkan .
__ADS_1
setelah hari itu , sera sering ngelamun . harusnya sera belajar karna sebentar lagi ujian ..
__ADS_1
namun sera seakan kehilangan separuh jiwanya . tidak ada lagi semangat , sera lebih banyak mengurung diri di kamar . hingga hari itu tiba . malam harinya sera seakan tak bisa memejamkan mata nya . dia hanya berharap esok vaari akan datang tuk menemuinya meski sekedar mengucapkan selamat ulang tahun lalu memeluk nya . sera rindu pelukan vaari . pelukan hangat yang selalu bikin sera nyaman . pagi itu sera semangat , pagi pagi buta sera sudah mandi , dia sudah rapi . sera menyapu halaman , sebenarnya itu hanya alasan . karna sebenarnya sera hanya menanti kehadiran seseorang . dan tak lama kemudian sera mendengar suara motor lewat , sera hapal banget . itu suara motor didik . yah vaari menepati omongan nya , bukan vaari yang dateng tapi didik . tanpa membuka helm yang dia pake . didik menyerahkan sebuah kotak , lalu mengucapkan selamat ulang tahun ke padaku . lalu ia pergi begitu saja . tanpa menunggu apa yang akan sera ucapkan . sera semakin bingung dengan semuanya . akhirnya sera pun masuk ke kamar , lalu membuka isi kotak itu dengan perasaan cemas . saat kotak itu terbuka tak terasa airmata keluar dari pelupuk mata sera . sera melihat sebuah undangan yah nama yang tak asing lagi "yoyox shidiq qeivaariyanto" itu adalah nama vaari . dan itu adalah undangan pernikahan vaari dengan ntah siapa . sera bingung tak sanggup lagi ....
__ADS_1