
mata sera terpejam saat vaari memeluknya , terasa ada kedamaian di hatinya . sera berfikir kalau ia sedang bermimpi . ia benar benar tak percaya , vaari ada di dekatnya dan memeluknya dengan erat .
vaari yang merasa sera sudah lebih tenang , akhirnya melepaskan pelukan nya . namun sera malah semakin erat dan tak mau sedikitpun tuk melepas pelukan vaari .
"tenang sayang aku akan slalu di sini"
"maaf kan aku ya!" kata vaari
sera terkejut mendengar kata kata vaari yang seakan nyata . lalu ia melepas pelukan nya menampar pipinya bahkan mencubit lengan nya sendiri . sera merasa sakit dan ini nyata benar benar nyata .
"aku gak mimpi kan ?"
"ini nyata , benar benar nyata"
"apa aku sudah di surga?" tanya sera
"sayang ini nyata , kamu baik baik saja"
"lihatlah ini di rumah sakit" ucap vaari
"bagaimana mungkin , pasti kamu bohong . ini di surga" kata sera
"sayang , percayalah . maaf kan aku ya ...." kata vaari
__ADS_1
sebaiknya kamu istirahat dulu , aku akan ceritakan semua nya .
sera masih saja menggenggam jemari tangan vaari . ia tak mau melepaskan meski vaari sudah berjanji takkan meninggalkan nya
"tidurlah , aku akan menemanimu di sini" ucap vaari
"aku gak mau tidur , aku tau . setelah aku tidur kamu pasti akan pergi meninggalkanku" kata sera dengan yakin
"tidak akan pernah terjadi sayang"
"aku akan membawamu kemanapun aku pergi" janji vaari
akhirnya sera tertidur , meski genggaman tangan nya tak lepas dari jemari tangan vaari . namun itu justru yang membuat vaari bahagia . sera benar benar mencintai nya , itulah yang vaari rasakan .
rencana nya vaari ingin membicarakan tentang kepindahan mereka ke malang . sebenarnya ia tahu , itu pasti akan berat bagi sera . karna ia akan semakin jauh dari kedua anaknya . tapi itu sudah konsekuensi yang sera ambil saat menikah dengan rendra . orangtua sera tak menyetujui hubungan mereka . orang tua sera sangat menyayangi almarhum edo . bahkan saat edo sudah tiada pun . rasa sayang mereka tak pernah surut .
dan sera harus rela kedua anaknya di asuh oleh neneknya .
"sayang , bagaimana menurutmu seandainya kita pindah dari kota ini ?" tanya vaari
"pindah kemana sayang?" sera balik bertanya
"terserah padamu , yang penting jauh dari kota ini" jawab vaari
__ADS_1
"sebenarnya aku ingin tinggal di kampung halaman mu , tapi kurasa orang tuamu belum menerimaku"
"bagaimana kalau kita tinggal di malang"
"kita bisa membeli rumah kecil dan hidup bahagia di sana"
"aku akan memulai semua nya dari awal" kata vaari
"lalu bagaimana dengan semua yang ada di sini" tanya sera
"semua sudah aku urus"
"2hari lagi kita akan pindah"
"barang barang yang masih layak bisa kita sumbangkan . bawa seperlunya saja"
"kita akan membelinya di sana"
"didik dan arum juga sudah menyiapkan semuanya" kata vaari
akhirnya sera dan vaari pindah ke kota malang . mereka hidup bahagia di sana . mereka sudah memiliki seorang putri . sera selalu pulang ke kampung halaman ya setiap 3bulan sekali . dengan setia nya vaari selalu mengantarkan sera tuk menemui kedua anaknya . seiring berjalannya waktu kedua orang tua sera sudah bisa menerima kehadiran vaari . namun sera , vaari dan putri kecilnya tetap tinggal di malang .
sebenarnya sera selalu mengajak kedua buah hatinya tuk ikut tinggal di malang . namun mereka selalu menolak dengan alasan ingin menemani nenek nya yang sudah tua ....
__ADS_1